Sempat dibungkam cedera hingga absen di sejumlah laga, Malik Risaldi sukses menunjukkan ketajamannya bersama Persebaya Surabaya. Duel menghadapi Persis Solo menjadi panggung bagi penggawa Timnas Indonesia tersebut untuk menyajikan performa super gemilang.
Melansir laman resmi klub, sejatinya Malik Risaldi telah diturunkan sejak pekan ketiga BRI Liga 1 2024/2025. Tepatnya ketika Bajul Ijo bertandang ke markas Persita Tangerang di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Meski dimainkan sebagai starter, kala itu Malik belum mencetak gol.
Rupanya gol debut Malik Risaldi untuk Persebaya Surabaya tercipta di markas sendiri, yakni Stadion Gelora Bung Tomo dan disaksikan oleh belasan ribu suporter yang hadir. Tak tanggung-tanggung, dirinya mencatatkan dua gol alias brace yang mengantar skuad asuhan Paul Munster mengalahkan Laskar Sambernyawa.
“Saya sangat senang karena habis cedera, lalu bisa mencetak gol saat main pertama di Gelora Bung Tomo. Saya sangat termotivasi melihat banyak penonton, ini kemenangan penting untuk tim kita,” ujarnya saat konferensi pers usai laga, dikutip pada Sabtu (21/9/2024).
Lebih lanjut, Malik mengungkap bahwa seluruh pemain Persebaya Surabaya memberi dukungan besar padanya ketika masih dibekap cedera. Keberadaan Paul Munster sebagai pelatih yang selalu memberikan kepercayaan dan motivasi juga sangat disyukuri oleh Malik Risaldi.
Moncernya Malik Risaldi membuat kedalaman skuad Persebaya Surabaya kian seimbang. Sebab di kiri ada Bruno Moreira yang sudah mencetak tiga gol.
Bajul Ijo Merangsek Naik di Klasemen
Pelan tapi pasti, kini Persebaya Surabaya perlahan naik ke papan atas klasemen sementara BRI Liga 1. Bahkan tim asuhan Paul Munster telah menyamai catatan poin Borneo FC yang sempat mengambil start manis di kompetisi musim ini, yakni 13 angka.
Poin tersebut membuat Persebaya Surabaya menduduki urutan kedua, disusul PSM Makassar dengan catatan 10 poin. Sedangkan di tiga peringkat terbawah ada Semen Padang FC (3), Madura United FC (1), dan PSS Sleman (-1).
Kemenangan memuaskan atas Persis Solo turut disambut respon positif oleh Paul Munster. Sempat tertinggal satu gol di babak pertama, juru taktik asal Irlandia Utara tersebut mengakui bahwa laga menjamu Laskar Sambernyawa berlangsung alot.
“Ini pertandingan sulit, kami tertinggal. Namun, sebenarnya kami sebenarnya mulai menguasai pertandingan pada sepuluh meni babak pertama. Malik mencetak gol cepat pada babak kedua, dua gol, lalu kami terus menguasai pertandingan, menciptakan banyak peluang dan menang,” kata Munster.
Nama Malik Risaldi sendiri sejatinya sempat masuk dalam radar pemain yang dipanggil Shin Tae Yong untuk memperkuat Timnas Indonesia hadapi Arab Saudi dan Australia kemarin. Namun saat itu, Malik tengah dalam kondisi cedera dan akhirnya ditepikan.
Kini Malik Risaldi bisa terus menunjukkan performa yang gemilang, dirinya dapat kembali mendapat kesempatan membela skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia round 3, terutama melawan Bahrain dan China. Dirinya berpotensi menjadi solusi bagi lini depan Timnas Indonesia yang kerap dikritik masih tumpul.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Efek Yeom Ki-hun Mulai Terasa, Striker Keturunan Gunung Kidul Mendadak Deras Buka Keran Gol
-
Yakin Taklukkan Bahrain dan China di Babak Kualifikasi, Ini Kata Sandy Walsh
-
Media Asing Sebut Asnawi Bek Kanan Terbaik di Liga Thailand, Kok Bisa?
-
Erick Thohir Pasang Badan untuk Pemain Keturunan, Mees Hilgers Kena Imbas?
-
Kisah Anwar Ujang, Legenda Bek Timnas Indonesia Matikan Serangan Pele Jadi Pemain Terbaik Asia
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan