Nasib apes lagi-lagi harus dialami Harimau Malaya, sebutan bagi timnas Malaysia. Maksud hati mengejar peringkat FIFA Indonesia, namun justru dihajar Selandia Baru 0-4 dalam FIFA Matchday yang digelar Senin (14/10/2024).
“Ya, saya pikir semuanya positif. Ide untuk datang ke sini dan menghabiskan beberapa hari dan bermain bersama, mengadakan pertandingan menit regular dan menghadapi lawan seperti ini. Sulit menghadapi lawan seperti ini tetapi bagi kami, ini adalah tantangan dan kemi akan belajar darinya,” ungkap Pau Mati, pelatih timnas Malaysia dilansir dari makanbola.com, Senin (14/10/2024).
Pertandingan persahabatan antara timnas Malaysia melawan Selandia Baru dalam FIFA Matchday Oktober ini sebenarnya tidak terlalu diharapkan Malaysia. Pasalnya, dalam rangka memperbaiki ranking FIFA, Malaysia mengincar negara-negara Oceania.
Namun entah karena apa, 8 negara yang diajak untuk pertandingan persahabatan menolak. Negara-negara tersebut di antaranya Kepulauan Solomon, Papua Nugina, Vanuatu, Fiji, dan lain-lain. Karena penolakan tersebut, Malaysia menghadapi Selandia Baru yang berada di ranking 96 FIFA.
Skor 0-4 yang terjadi di Stadion North Harbour, Auckland ini menunjukkan bahwa Harimau Malaya tidak mampu melakukan perlawanan berarti. Pada sehari sebelumnya Pau Marti yakin mereka bisa merepotkan Selandia Baru. Namun kenyataannya justru sebaliknya.
Imbas dari kekalahan ini langsung menghantam ranking FIFA timnas Malaysia. Harapan menaikkan ranking FIFA justru terjadi sebaliknya. Dengan kekalahan ini, Malaysia kehilangan -3,72 poin FIFA. Dari pengurangan ini, diperkirakan Malaysia akan turun ke peringkat 133 FIFA, turun satu strip.
Kekalahan ini juga menjadi isyarat bahwa skuat Malaysia belum menunjukkan performa terbaiknya. Padahal skuat ini yang diharapkan mampu berbicara banyak dalam Piala AFF 2024. Pau Marti sangat berharap Malaysia mampu bersaing dengan Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Sebelum terjun ke Piala AFF 2024, Malaysia telah mengagendakan 1 kali uji coba lagi di bulan November. Pau Marti berharap laga ini akan mampu mereka menangkan untuk menaikkan rasa percaya diri tim.
Namun berkaca pada hasil imbang antara India dan Vietnam beberapa hari lalu, upaya Malaysia tidak akan semudah itu. Pasalnya, India pun berkepentingan untuk memperbaiki peringkat FIFA mereka. Maka jika Malaysia kalah lagi saat melawan India, nasib timnas Malaysia akan semakin terpuruk.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
-
Kalahkan Filipina 3-0, Rivan Nurmulki Jaga Asa Medali Emas Voli SEA Games
Artikel Terkait
-
2 Dampak Positif Timnas Malaysia andai Dilatih Park Hang-seo
-
Kabar Duka Jelang Laga Bahrain vs Timnas Indonesia, Bek Ini Ditemukan Meninggal Dunia
-
Indonesia Tak Terkejar? Malaysia Apes di FIFA Matchday, Gagal Salip Ranking Gegara Hal Ini
-
Kasihan, Malaysia Ditolak 8 Negara untuk FIFA Matchday Oktober 2024
-
Gempa Bumi Guncang Wellington Selandia Baru, 36.000 Orang Rasakan Getaran Dahsyat
Hobi
-
Tak Terlibat dalam Pemilihan Pelatih Baru, Sebuah Cara Cuci Tangan Model Baru dari Erick Thohir?
-
Diresmikan Menjadi Pelatih, Timnas Indonesia Harusnya Tak Butuh Berproses Lagi Bersama John Herdman
-
Ajakan Uji Coba Ditolak, Mengapa Indonesia Tak Ajak Bangladesh Bermain di FIFA Series?
-
Erick Thohir Minta Semua Elemen Hargai Proses Pembentukan Timnas Indonesia
-
John Herdman Siap Lanjutkan Naturalisasi, Cari Pemain Keturunan Inggris?
Terkini
-
6 Toner Korea Bebas Fragrance untuk Kulit Sensitif, Kemerahan Auto Hilang!
-
Mengawal Hukum atau Mengintimidasi? Kehadiran TNI di Ruang Sidang Tipikor
-
Perjuangan Hak Perempuan: 4 Film Sinema Dunia yang Menginspirasi Perubahan Sosial
-
Analisis Teaser Avengers: Doomsday Soroti Aliansi Wakanda dan Fantastic Four
-
Teuku Rassya Matangkan Persiapan Pernikahan, Usung Adat Aceh dan Jepang