Habis sudah asa Putri KW untuk menciptakan sejarah bagi kariernya dengan tampil di sebuah turnamen BWF dengan level super 750. Kekalahan dari Wang Zhi Yi, sore tadi, Sabtu (19/10/2024) menjadi penyebabnya. Putri harus menyerah dalam 2 gim.
Namun apa pun yang terjadi, penampilan Putri di hadapan Wang Zhi Yi tetap sebuah penampilan yang luar biasa. Kemenangan pebulu tangkis China ini, walau dalam 2 gim dilalui tidak dengan mudah. Skor yang tersaji 21-18 dan 21-14, sebuah gambaran pertarungan yang seru.
Dilansir dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.com, Sabtu (19/10/2024), pertandingan pada gim pertama berlangsung sangat ketat. Pemilik peringkat ketiga BWF ini terbukti tidak dengan mudah merebut gim pertamanya.
Terbukti kedua pemain dengan ranking terpisah jauh ini saling berkejaran poin sejak awal. Pada posisi 18-13, sebenarnya Putri telah tertinggal. Wang Zhi Yi hanya membutuhkan 3 angka untuk menutup laga. Namun Putri mampu menyamakan kedudukan di angka 18-18.
Situasi semakin seru saat terjadi setting antara keduanya, 20-20. Namun pengalaman Wang Zhi Yi yang lebih baik membuat laga berakhir dengan skor 22-20 untuk kemenangannya.
Dalam pertandingan di gim kedua, situasi sedikit berubah. Putri tampak mulai tidak mampu mengimbangi Wang Zhi Yi. Putri tidak pernah mampu melampaui Wang Zhi Yi dan harus menyerah 14-21.
Kekalahan Putri dari Wang Zhi Yi bukan sebuah hal yang perlu disesali, karena Putri bermain di level tinggi. Sehingga pencapaian Putri hingga babak semifinal Denmark Open 2024 sudah menjadi bukti progres dalam kariernya.
Langkah awal Putri dengan mengalahkan unggulan ke-6, Aya Ohori di babak 32 besar menjadi bukti awal. Demikian pula dalam babak 8 besar, Putri mampu menikung Yeo Jia Min di gim ketiga, sebuah pencapaian yang sangat luar biasa.
Hasil lain yang dicapai Putri dalam ajang Denmark Open 2024 tentu saja berupa pengalaman berharga bermain di ajang dengan level tinggi. Selain itu, tambahan poin besar dipastikan diterima Putri pasca Denmar Open 2024, otomatis tambahan ini akan mendongkrak ranking Putri di jajaran tunggal putri BWF.
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan