Republik Indonesia resmi telah memiliki Presiden baru untuk masa kepemimpinan dari tahun 2024-2029. Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, pada Minggu (20/10/2024) kemarin, Presiden terpilih ke-8 Indonesia, Prabowo Subianto telah dilantik bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka untuk masa jabatan tahun 2024-2029 mendatang.
Uniknya, Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subiano memiliki cita-cita yang mungkin juga diimpikan oleh banyak masyarakat Indonesia, yakni melihat tim nasional Indonesia berlaga di ajang Piala Dunia. Hal tersebut diutarakan oleh akun instagram @nusantara.ballers yang menyebut Prabowo Subianto saat berkeinginan Indonesia berlaga di ajang Piala Dunia.
“Kapan Indonesia bisa ikut Piala Dunia? Saudara-saudara negara yang jauh lebih kecil dari kita jumlahnya penduduknya, Ghana, Nigeria, kemarin Saudi Arabia bisa mengalahkan Argentina. Saudara-saudara maaf, saya ini pecinta sepak bola, tapi saya enggak sampai hati saya nonton world cup, di TV pun saya tidak nonton, karena Indonesia tidak main. Tapi dalam hati saya, saya ingin buat suatu hari Indonesia ikut Piala Dunia,” ujar Prabowo Subianto.
Jika melihat dari rekam jejak sejarahnya, Indonesia memang belum pernah sekalipun berpartisipasi di ajang Piala Dunia sejak merdeka di tahun 1945 silam. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), Indonesia terakhir kali berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia adalah pada tahun 1938 silam. Namun, kala itu skuad garuda masih memakai nama Hindia-Belanda (Dutch East-Indies) karena masih dalam masa penjajahan Belanda.
Mimpi Prabowo Subianto Bisa Terwujud dalam Waktu Dekat?
Jika melihat dari cita-cita Prabowo Subianto saat ini, sejatinya peluang Indonesia untuk berlaga di ajang Piala Dunia pada edisi 2026 nanti masih ada. Pasalnya, kini skuad garuda masih berjuang di babak round 3 yang merupakan salah satu babak akhir untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), timnas Indonesia kini masih berada di peringkat ke-5 klasemen sementara grup C dengan raihan 3 poin dari 3 hasil imbang dan 1 kekalahan. Timnas Indonesia setidaknya perlu mengakhiri klasemen di posisi ke-3 atau ke-4 guna masuk ke babak round 4 untuk memperebutkan 1 tiket play-off Piala Dunia 2026. Namun, apabila beruntung timnas Indonesia bisa mengakhiri di posisi ke-1 atau ke-2, maka dipastikan skuad garuda akan berlaga langsung di putaran final Piala Dunia 2026.
Jadi, apakah kamu optimis timnas Indonesia bisa berlaga di ajang Piala Dunia 2026?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
Artikel Terkait
-
Ungkap Target Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko: Orang Miskin jadi Supplier
-
Kualifikasi AFC U-17: Jika Tak Berhati-hati, Nasib Garuda Muda Bisa Lebih Buruk dari Seniornya!
-
3 Pemain yang Diprediksi Jadi Tumpuan Timnas U-17 di Kualifikasi Piala Asia
-
Mewek! Dahnil Anzar Ungkap Alasan Tangisnya Pecah saat Dilantik Prabowo
-
Profil dan Harta Dyah Roro Esti, Wamen Termuda di Kabinet Prabowo-Gibran
Hobi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
-
Mental Baja! John Herdman Optimis Bidik Antar Tiket Piala Dunia 2030
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
Terkini
-
Pekerja Seni vs. Hukum: Dilema Empati Publik di Kasus Videografer Amsal Sitepu
-
Relatable Tapi Bikin Sesak: Film Senin Harga Naik Cocok untuk Kamu yang Pusing dengan Tekanan
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Cerita dari Desa Majona
-
Urban Loneliness: Kesepian yang Mengintai Pekerja di Kota Besar