Timnas Indonesia U-17 mengantongi poin sempurna pada laga perdana mereka di babak Kualifikasi Piala Asia U-17 2025. Menyadur laman PSSI, anak asuh coach Nova Arianto tersebut berhasil memecundangi tuan ruma Kuwait dengan skor tipis, satu gol tanpa balas.
Dari laman AFC disebutkan, satu-satunya gol yang membuat Pasukan Muda Merah Putih mengepakkan tinggi sayap-sayapnya tersebut diciptakan oleh Mathew Baker ketika pertandingan memasuki menit ke-8.
Raihan tiga poin yang didapatkan oleh Pasukan Garuda Muda ini tentu saja membuat mereka sukses melewati beratnya laga perdana ini dengan baik. Tak hanya itu, tiga poin yang didapatkan oleh Pasukan Garuda Muda, juga menjadi modal berharga bagi mereka untuk bisa menuntaskan misi balas dendam kepada Australia yang memang sudah diusung semenjak bulan Juli 2024 lalu.
Ketika itu, Pasukan Garuda Muda yang bertemu dengan Australiadi babak semifinal gelaran Piala AFF U-16, harus tertunduk lesu setelah dikalahkan oleh The Young Socceroos dengan skor 3-5. Bukan perkara kalah menang yang merupakan sebuah kewajaran dalam setiap laga yang dimainkan, namun drama-drama yang tersaji di laga itulah yang menjadi bumbu penyedap mengapa Indonesia mencanangkan balas dendam kepada Australia di babak kualifikasi ini.
Buntut selebrasi provokatif para pemain Australia, membuat ketua umum PSSI, Erick Thohir berang. Karena menilai selebrasi yang dilakukan oleh pihak Australia saat itu berlebihan, mantan pemilik DC United tersebut memberikan pesan kepada para pemain Timnas Indonesia U-16 untuk membalaskan kekalahan saat kembali bersua dengan mereka.
"Oktober kita ketemu mereka (Australia) lagi. Kita Oktober melawan Kuwait, Kepulauan Mariana Utara, dan ketemu mereka lagi. Kita kasih liat siapa kita, siapa Indonesia. Oke?" ujar Erick Thohir sepertimana dilansir laman Suara.com.
Dan tentunya, dengan raihan tiga poin penuh di laga pembuka yang mereka dapatkan dari tim sekelas Kuwait yang berstatus sebagai tuan rumah, hal tersebut bisa menaikkan motivasi bertanding para Garuda Muda, sehingga nantinya bisa benar-benar merealisasikan apa yang dipesankan oleh Erick Thohir beberapa bulan yang lalu.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Update Ranking FIFA Oktober 2024: Indonesia Turun Peringkat ke Posisi 130
-
Hadapi Kepulauan Mariana Utara, Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Pesta Gol
-
Baru Laga Pertama, Timnas Indonesia U-17 Sudah Dapat Ancaman dari Australia
-
3 Kelakuan Menjijikkan Kuwait saat Lawan Timnas Indonesia U-17, Fandi Ahmad Diseret
-
3 Alasan Publik Indonesia Perlu Abaikan Selebgram Bahrain yang Bohong Datang ke Jakarta
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam