Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong telah mengumumkan target pasukannya di turnamen Piala ASEAN 2024 mendatang. Sepertimana menyadur laman Suara.com, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut menyatakan akan membawa Pasukan Merah Putih mencapai partai final gelaran.
Sebuah target yang sejatinya tak terlalu muluk bagi seorang STY, mengingat pengalaman sang pelatih di Piala AFF 2020 lalu, yang sukses membawa Timnas Merah Putih menuju partai puncak gelaran di Singapura dengan bermodalkan para pasukan muda.
Namun demikian, meskipun STY telah mencanangkan target bakal membawa Pasukan Garuda menuju partai puncak gelaran, namun sejatinya kita sebagai pencinta ataupun pendukung Timnas Indonesia jangan terlalu berharap ataupun menaruh ekspektasi yang tinggi.
Pasalnya, coach Shin sendiri memutuskan akan menurunkan skuat Timnas Indonesia U-22 untuk menjalani turnamen kali ini. Menyadur laman Suara.com, mantan pelatih Korea Selatan tersebut memang telah memutuskan untuk menurunkan skuat Garuda Muda di ajang biennial milik AFF itu.
Alasan lainnya tentu saja berkaitan dengan komposisi tim yang akan bertanding. Karena tak masuk dalam kalender FIFA, para pemain muda pengisi barisan Merah Putih senior seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Justin Hubner, Rafael Struick ataupun Nathan Tjoe-A-On, kemungkinan besar membutuhkan lobi-lobi kelas wahid untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia di pentas Piala AFF 2024.
Hal-hal itulah yang menjadi alasan utama mengapa barisan pendukung Timnas Indonesia tak boleh terlalu berharap. Dengan bermodalkan para pemain muda, sementara lawan-lawan yang akan mereka hadapi adalah skuat utama berisikan para pemain senior terbaik di negara masing-masing, tentunya memasang harapan tinggi kepada para anak muda ini menjadi sebuah hal yang tak terlalu bijak.
Misalpun nantinya coach Shin bersama anak-anak Garuda Muda berhasil merealisasikan target yang telah dia canangkan, hal itu tentunya patut untuk disyukuri. Adapun jika nantinya STY bersama Timnas Indonesia U-22 gagal mencapai partai final gelaran, maka hal itu tentunya bukan sebuah hal yang patut untuk dicaci maki.
Jadi, mari persiapkan dari sekarang untuk tak terlalu berharap kepada STY dan pasukannya di pentas Piala AFF 2024 nanti, meskipun sang pelatih sudah mencanangkan target mencapai partai puncak gelaran.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Mertua Ikut Campur Masa Depan Pratama Arhan: Dia Aset Timnas Indonesia
-
Piala AFF Futsal 2024: Vietnam Takut Bertemu Indonesia di Babak Semifinal
-
Kepuasan Publik terhadap Kinerja Erick Thohir di PSSI Capai 94,5 Persen
-
Otak-atik Komposisi Lini Tengah Timnas Indonesia vs Jepang, STY Bikin Kejutan?
-
Ivar Jenner Absen Lawan Jepang, Siapa Penggantinya di Timnas Indonesia?
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Percabulan di Pati: Pak, Anjing Saya Saja Tidak Seperti Itu
-
Bia dan Kapak Batu: Kisah Inspiratif Perempuan Papua di Tengah Arus Zaman
-
Ketika Rupiah Melemah, Kelas Menengah Dipaksa Bertahan Lebih Keras
-
'Berpikir dan Bertindak Kreatif for Gen Z': Senjata Bertahan di Era Digital
-
Esensi Lagu 'Dance No More' Milik Harry Styles Punya Makna Lebih Energik