Mantan pembalap MotoGP, Casey Stoner, memberi peringatan terhadap Jorge Martin, tentang apa yang bisa dilakukan Ducati untuk menang di pertarungan gelar juara dunia musim ini.
Jelang seri terakhir, GP Barcelona, yang akan dilaksanakan akhir pekan ini, Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara dengan gap 24 angka dari pesaingnya, Pecco Bagnaia.
Ducati sendiri mengaku membebaskan pembalapnya untuk bersaing di lintasan, mereka tidak akan memberi 'perlakuan khusus' kepada salah satu kontender juara dunia, demi bisa menjadikan dia sebagai juara dunia, termasuk rumor soal team order.
Terkait dengan hal ini, Casey Stoner mengatakan bahwa dirinya terkejut Ducati telah mengizinkan para pembalapnya untuk balapan dengan bebas tahun ini, karena dia tahu pabrikan asal Italia tersebut tentu tidak ingin kehilangan gelar yang sudah mereka pertahankan selama dua tahun.
Hal tersebut didukung dengan pengalaman Stoner bersama Ducati pada musim 2007-2010 silam, di masa-masa itu Stoner tentu telah menyaksikan sendiri beberapa politik internal pabrikan asal Borgo Panigale tersebut.
"Saya pikir Jorge pantas mendapatkan gelar juara dan berada dalam posisi untuk memenangkannya. Akan tetapi, Pecco akan melakukan apapun yang bisa dilakukannya untuk menang dan Ducati pasti ingin mempertahankan nomor satu (juara)," ujar Stoner pada Gazzetta dello Sport, yang dilansir dari laman Motorsport.
Tak hanya itu, Stoner bahkan berpendapat bahwa kemungkinan Ducati memiliki keinginan agar Jorge Martin tidak menang di seri terakhir MotoGP 2024 di Barcelona nanti.
"Saya sependapat, saya tahu perusahaan itu dan saya tahu apa yang mereka bersedia lakukan untuk menang," lanjutnya.
Meskipun Bos Ducati, Gigi Dall'Igna memastikan untuk memberi kesempatan yang sama pada Pecco dan Martin, Stoner meyakini bahwa pasti ada beberapa orang Ducati yang tidak ingin gelar juara tersebut jatuh ke tim Pramac.
Seperti yang kita ketahui, bahwa Ducati telah memenangkan 2 gelar juara dalam 2 tahun terakhir, gelar yang sudah lama mereka nantikan. Dengan performa yang hampir setara, Ducati pabrikan tentu tidak ingin gelar tersebut diraih oleh tim satelit mereka, Prima Pramac racing.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
-
Pindah ke Yamaha, Jack Miller Terinspirasi oleh Lorenzo dan Rossi
-
Tak Hanya Fisik, Borsoi Bantu Jorge Siapkan Mental Jelang Final MotoGP 2024
-
Legowo, Ducati Tak Marah Jika Jorge Martin Bawa Gelar Juara 2024 ke Aprilia
-
Jadwal MotoGP Barcelona 2024, Siapa yang Akan Jadi Juara Dunia Musim Ini?
-
Balapan Terakhir di MotoGP, Aleix Espargaro Ingin Maksimal di GP Barcelona
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
-
Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi