Pembalap Aprilia, Jorge Martin, mengungkapkan bahwa dirinya telah siap untuk bersaing di MotoGP 2026. Segala upaya dan persiapan telah dilakukan agar dia bisa tampil maksimal sejak seri perdana di Thailand nanti.
Jorge Martin berhasil keluar menjadi juara dunia di musim 2024 saat masih menjadi pembalap Pramac dan menggunakan motor Ducati. Dia menjadi pembalap tim satelit pertama yang berhasil meraih gelar.
Sayangnya, prestasi ini seolah hilang ditelan bumi ketika Martin menjajaki musim pertamanya di Aprilia tahun lalu. Martin mengalami cedera saat tes pramusim yang menyebabkan dia harus absen dalam banyak seri. Hal ini membuat Martin finis di posisi ke-21 dengan 34 poin saja di klasemen akhir.
Tahun ini akan menjadi awal yang menegangkan lagi bagi Martin, di musim terakhirnya bersama Aprilia, pembalap Spanyol itu pasti ingin memberikan yang terbaik sebelum membuat keputusan terkait dengan kontraknya.
Dalam tes pramusim di Sepang kemarin, Martin belum dinyatakan fit untuk turun ke lintasan karena masih dalam masa pemulihan pasca operasi. Martinator dijadwalkan mengikuti tes pramusim di Buriram, Thailand, lada 21-22 Februari yang akan datang.
Meskipun kondisinya di awal musim masih belum sepenuhnya pulih, Martin merasa jika dia bisa sembuh dengan cepat, serta beradaptasi dengan baik terhadap motor Aprilianya, bukan tidak mungkin dia akan menjadi salah satu kontender juara dunia musim ini.
"Saya rasa jika saya bisa beradaptasi dengan baik dan mempersiapkan diri secara fisik dengan cepat, saya akan punya kesempatan (menang). Tidak ada rencana B. Saya akan memberikan yang terbaik untuk kembali bertarung dengan mereka. (Saya akan) bersyukur jika bisa bertarung dengan mereka)," ujar Martin optimistis, dilansir dari laman MotoGP News.
Sebagai bentuk dukungan untuk Sang Pembalap, Aprilia sendiri sudah menyiapkan motor terbaik untuk musim 2026. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi nantinya akan menggunakan motor yang berbeda dari yang mereka gunakan tahun lalu.
Aprilia telah mendesain sayap belakang mirip seperti yang digunakan pada mobil Formula 1 sebagai bagian dari rencana pengembangan aerodinamika agresif mereka tahun ini. Tampaknya, Martin pun menyambut baik adanya perubahan yang dilakukan pada RS-GP.
Dampak positifnya bisa dilihat dari hasil tes pramusim di Sepang kemarin, di mana Marco Bezzecchi menjadi yang tercepat kedua secara keseluruhan.
Namun, Martin tetap perlu melakukan adaptasi karena jam terbangnya dengan motor Aprilia sangat sedikit. Terutama di sesi kualifikasi yang menurutnya masih perlu ditinglatkan.
"Saya tidak ingin terlalu optimis, tapi saya merasa motor ini bekerja dengan sangat baik. Ini terutama akan bergantung pada kemampuan saya beradaptasi. Saya rasa motor ini sedikit lebih mudah dikendarai daripada yang saya uji di Valencia, jadi saya senang," tambahnya.
Lebih lanjut, keinginan untuk bisa bersaing meraih gelar artinya dia juga harus menghadapi rival-rival lain yang semakin kompetitif.
Marc Marquez, rekan senegaranya, sudah pasti menjadi tantangan terbesar Martin tahun ini. Marquez dengan motor Desmosedici GP25 miliknya tak terkalahkan musim lalu, tampaknya Baby Alien masih akan menjadi penguasa tahun ini.
Tak hanya Marquez, rekan setim Martin sendiri, Marco Bezzecchi juga punya performa yang gemilang sepanjang tahun lalu, tak ayal dia menduduki peringkat 3 klasemen akhir. Hasil tes pramusim yang positif juga semakin menguatkan prediksi bahwa dia akan menjadi salah satu yang tercepat musim ini.
Nah, kalau menurut kalian, bagaimana penampilan Jorge Martin musim ini? Akankah dia kembali seperti Jorge Martin dua tahun lalu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pedro Acosta Dekat dengan Ducati, Yakin Mau Bersanding dengan Marc Marquez?
-
16 Pembalap MotoGP yang Kontraknya Habis Tahun 2026, Lanjut ke Mana?
-
7 Fakta Unik MotoGP 2026, Tahun Terakhir Gunakan Mesin 1000cc
-
11 Tim Formula 1 Rilis Tampilan Baru Mobil 2026, Mana yang Paling Keren?
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
Artikel Terkait
Hobi
-
Gelaran Piala Asia U-17 2026 dan Perjalanan Penuh Keraguan bagi Pasukan Garuda Muda
-
Skuad Indonesia di All England Open 2026 dan Polemik Adnan/Indah Jadi Sorotan
-
Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
-
FIFA Series 2026: Lawan St. Kitts and Nevis, Harusnya Bukan Masalah Besar bagi Timnas Indonesia
-
Pedro Acosta Dekat dengan Ducati, Yakin Mau Bersanding dengan Marc Marquez?
Terkini
-
Potret Kuasa dan Moralitas dalam Krisis Ekonomi di Buku Negeri Para Bedebah
-
Paramount Tegas Akuisisi Warner Bros., Tawaran Naik Jadi U$30 Per Lembar
-
Wajah Cerah Bebas Kusam Saat Puasa! Ini 4 Pelembab Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Hindari Mi Instan, Pilih Telur Dadar Sayur Agar Puasa Tetap Berenergi
-
Puasa sebagai Jeda: Mengurai Burnout Digital di Bulan Ramadhan