Kampanye Timnas Indonesia dalam mengarungi kerasnya persaingan di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga ternyata tak berlangsung dengan baik. Menyadur data yang ada di laman AFC, dari lima pertandingan yang dimainkan oleh Pasukan Merah Putih, mereka hanya mampu bermain imbang tiga kali dan menuai kekalahan dua kali.
Maka tak mengherankan jika pada akhirnya Pasukan Garuda hanya mampu meraih tiga poin hingga pertengahan kampanye ini. Tak hanya itu, berdasarkan tabel klasemen yang dirilis oleh AFC pada Jumat (15/11/2024), hingga berakhirnya match day kelima babak kualifikasi ini, mereka masih terjerembab di posisi juru kunci klasemen grup C.
Memang, jika dilihat dari para pesaing yang dihadapi di putaran ini, apa yang didapatkan oleh Timnas Indonesia ini bisa saja dimaklumi. Pasalnya, negara-negara yang dihadapi oleh anak asuh Shin Tae-yong kali ini benar-benar memiliki kualitas yang berbeda jika dibandingkan dengan putaran-putaran sebelumnya.
Namun demikian, perolehan tiga poin yang didapatkan oleh Timnas Indonesia saat ini, benar-benar sebuah hal yang sangat membanggakan, mengingat mereka adalah negara dengan peringkat terendah FIFA yang lolos ke putaran ini. Meskipun saat ini baru memiliki tiga poin, namun sejatinya Pasukan Garuda masih bisa membanggakan diri, setidaknya di level ASEAN jika berhasil mendapatkan minimal satu poin saja di sisa laga yang dimiliki.
Hal ini tak lepas dari pencapaian-pencapaian kontestan lainnya dari kawasan Asia Tenggara, di mana dua negara sebelumnya, yakni Vietnam dan Thailand, memiliki pencapaian terbaik dengan empat poin saja. Dan dengan kondisi saat ini di mana Timnas Indonesia sudah memiliki 3 poin, maka mereka hanya memerlukan satu poin untuk menyamai apa yang didapatkan oleh Vietnam di babak Kualifikasi Piala Dunia edisi 2022 lalu.
Namun sayangnya, ibarat sebuah poin yang sakral, Timnas Indonesia selalu saja mendapatkan kesulitan untuk mendapatkan tambahan barang satu poin pun. Setelah tiga laga awal sukses menahan imbang Arab Saudi, Australia dan Bahrain, Indonesia harus tersungkur di dua pertandingan terakhir ketika bersua dengan China dan Jepang.
Sehingga, satu poin yang digadang-gadang bakal menjadikan mereka sebagai penampil terbaik dari ASEAN, masih urung untuk didapatkan imbas selalu saja terjegal dari lawan-lawan yang dihadapi.
Akan tetapi, poin sakral yang terasa sulit untuk didapatkan oleh Timnas Indonesia ini berpotensi untuk terpatahkan di match day keenam ini saat mereka berhadapan dengan Arab Saudi. Dengan bekal hasil imbang melawan Arab Saudi di kandang sang lawan, tentunya membuat anak asuh Shin Tae-yong ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi bakal bisa meraup setidaknya satu poin saat mereka menjamu The Green Falcon.
Kita harapkan semoga saja demikian, agar poin sakral yang selama ini terkesan sulit untuk didapatkan oleh Thom Haye dan kolega, bisa terealisasikan dengan segera.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
-
Dear Shin Tae-yong, Ini 3 Taktik Baru Arab Saudi di Bawah Herve Renard, Bisa Antisipasi?
-
Kevin Diks Terpantau Ikut Latihan Timnas Indonesia, Main Lawan Arab Saudi?
-
Ole Romeny di Antara Manchester City dan Juventus, Kini Yakin Bela Timnas Indonesia
-
Media Asing Soal Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Cuma 0,5 Persen!
-
Berapa Biaya Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI jika Pecat Shin Tae-yong?
Hobi
-
Bobot Nyaris 300 Kg Tapi Tetap Lincah Menikung? Intip Rahasia Suspensi Gila Yamaha Niken GT
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
Terkini
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"