Beberapa waktu yang lalu, PSSI resmi merilis daftar nama-nama pemain yang akan menjalani pemusatan latihan timnas Indonesia jelang ajang ASEAN Championship 2024 atau yang dulu dikenal dengan nama AFF Cup. Melansir dari akun instagram @timnasindonesia, ada 33 nama pemain yang masuk ke dalam daftar dan akan menjalani pemusatan latihan di Gianyar, Bali.
Dalam pemanggilan kali ini, Shin Tae-yong memutuskan untuk memanggil 2 pemain diatas usia 22 tahun, yakni Pratama Arhan (23 tahun) dan Asnawi Mangkualam (25 tahun). Kedua pemain ini diprediksi akan menjadi mentor para pemain muda yang notabene masih berusia di bawah 22 tahun dan nantinya dipersiapkan untuk ajang Sea Games 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 mendatang.
Pemanggilan nama bek kiri timnas Indonesia senior, Pratama Arhan tentunya cukup mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya Shin Tae-yong diprediksi tak akan memanggil bek asal klub Korea Selatan, FC Suwon tersebut. Hadirnya Pratama Arhan diprediksi akan membuat sektor bek kiri timnas Indonesia akan lebih kokoh. Namun, bukan berarti mantan pemain klub Jepang, Tokyo Verdy tersebut akan menjadi pilihan utama bagi Shin Tae-yong di ajang AFF Cup 2024 nanti.
Hadirnya Dony Tri Pamungkas Siap Panaskan Persaingan di Sektor Bek Kiri
Kendati Pratama Arhan merupakan pemain senior dan menjadi andalan Shin Tae-yong, akan tetapi di ajang AFF Cup 2024 nantu kemungkinan dirinya tak pasti menjadi pilihan utama di sektor bek kiri. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Shin Tae-yong juga memanggil 2 nama lainnya di sektor bek kiri, yakni Dony Tri Pamungkas dan Mikael Tata.
Nama Dony Tri Pamungkas diprediksi akan menjadi pesaing kuat bagi Pratama Arhan guna memperebutkan sektor bek kiri timnas di ajang AFF Cup nanti. Bek yang juga kapten timnas Indonesia U-20 tersebut memang bukan nama asing bagi Shin Tae-yong. Dirinya beberapa kali masuk ke dalam timnas Indonesia U-20 maupun U-23. Bahkan, dirinya juga pernah turut dipanggil masuk ke skuad senior meskipun belum pernah menjalani laga debut.
Dengan adanya pesaing sekelas Pratama Arhan, kemungkinan hal ini akan menjadi hal yang cukup baik bagi Dony Tri Pamungkas. Usianya yang masih 19 memang mengingatkan kita dengan Pratama Arhan saat masih mengikuti ajang AFF Cup 2020 silam. Kemungkinan Shin Tae-yong mulai merencanakan bek asal klub Persija Jakarta tersebut menjadi penerus dari pemain yang memiliki keahlian lemparan jarak jauh tersebut.
Jadi, bagaimana menurutmu? apakah sektor bek kiri timnas akan tetap dipercayakan kepada Pratama Arhan atau Dony Tri pamungkas.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Pelatih Jay Idzes: Saya Tidak Senang, Ini Memalukan!
-
Orang Dekat Jay Idzes: Kami Marah dan Kecewa...
-
AFF Cup 2024: Jadi Ajang Pembuktian Bagi Seorang Asnawi Mangkualam?
-
Asnawi Optimis Indonesia Akan Jadi Negara ASEAN Pertama yang Lolos ke Piala Dunia
-
Miliano Jonathans Dicap Tengil Colek Pemain Keturunan Timnas Indonesia Cuma Cadangan di Eredivisie
Hobi
-
Pirelli Bukan Jaminan, Toprak Harus Upgrade Skill untuk Bersinar di MotoGP!
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Bedah Duel Premier League: Arsenal Kokoh Tanpa Kebobolan, Chelsea Rawan di Lini Belakang
-
Xbox Krisis, Blizzard Justru Tampil Sebagai "Top-Performing" Studio!
-
Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!
Terkini
-
Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang
-
Tanpa Ribet, Ini 5 Contour Stick Lokal yang Bikin Wajah Kelihatan Tirus
-
Tanam Pohon Setelah Menebang Hutan: Solusi atau Pencitraan?
-
Mahkota Perjuangan: Menelusuri Makna di Balik Gaya Rambut Cornrow
-
Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California