Progres membanggakan Timnas Indonesia dalam kancah internasional juga diikuti oleh Saddil Ramdani, putra bangsa yang kini merumput di Liga Super Malaysia dengan Sabah FC.
Maka bukan hal mengherankan ketika dirinya melayangkan sanjungan atas prestasi-prestasi apik skuad Garuda. Pernyataan tersebut diungkap Saddil melalui kanal YouTube Harimau Malaya.
“Saya lihat Timnas Indonesia sangat luar biasa bersama coach Shin Tae-yong. Kepemimpinan pak Erick Thohir semua sangat luar biasa. Saya berharap dengan adanya mereka, Indonesia semakin maju,” kata pemain yang pernah berseragam Persela Lamongan tersebut, Sabtu (30/11/2024).
Apa yang dikatakan Saddil juga dirasakan oleh para pencinta Timnas Indonesia di semua kalangan. Kebangkitan sepak bola bangsa, utamanya tim nasional disambut hangat dan gembira.
Bahkan dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga, skuad Garuda berhasil mencatatkan performa yang brilian. Terakhir, skuad besutan Shin Tae-yong mampu menaklukkan Arab Saudi di hadapan jutaan pasangan mata yang menyaksikan langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun dari rumah.
Pun ketika mengintip ranking FIFA saat ini, pasukan Merah Putih berhasil melesat naik ke posisi 125. Asa menuju panggung Piala Dunia 22026 juga masih terbuka.
Saddil Berpeluang Kembali Rebut Perhatian Shin Tae-yong?
Meski kini merantau ke negeri tetangga, nama Saddil Ramdani sempat gemilang pada masanya. Pemain berusia 25 tahun tersebut sempat menjadi andalan Shin Tae-yong sebelum akhirnya absen panjang dari komposisi skuad Timnas Indonesia.
Ia terakhir berseragam merah putih adalah ketika babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 dan mencetak gol penyeimbang ke gawang Filipina. Kemudian sempat juga diproyeksikan ke Piala Asia 2023, bahkan tampil dalam laga uji coba menghadapi Libya.
Namun Saddil kemudian dicoret di detik-detik akhir pendaftaran pemain Piala Asia 2023. Sejak saat itu, ia belum pernah dipanggil lagi. Dilansir dari transfermarkt, Saddil memilliki 26 caps dan mencetak 2 gol bersama timnas senior usai memulai debut pada 21 Maret 2017 silam.
Kemudian dalam Liga Super Malaysia musim ini, dirinya juga mencatatkan performa yang cukup mentereng. Saddil Ramdani mencatatkan 691 menit bermain dari 8 pertandingan, bahkan menyumbang 2 gol untuk Sabah FC.
Bicara soal kesempatan kembali memperkuat Timnas Indonesia, ia tak bisa menampik tekadnya untuk kembali memperkuat pasukan Merah Putih.
“Kalau diberikan peluang saya sebagai pemain warga negara Indonesia, pemain Indonesia juga, siapa pun pemain dipanggil Timnas Indonesia tentu bangga. Baik saya sendiri, atau pemain lain. Sebab, bukan hanya saya saja yang ingin (ke Timnas Indonesia), tapi semua pemain lain untuk membela negaranya sendiri,” papar Saddil.
Kini melihat bagaimana persaingan ketat di kubu skuad Garuda, Saddil tentu perlu bekerja ekstra menunjukkan kemampuannya agar bisa kembali merebut hati pelatih Shin Tae-yong.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2024: Suporter Pasti Ingin Juara, Tapi...
-
Profil Peter F Gontha, Sebut Naturalisasi Bukti Pemerintah Tak Peduli Sepak Bola Indonesia!
-
STY Minta Jangan Bereskpektasi Tinggi Kepada Timnas Indonesia : Itu Jadi Beban Saya
-
Nathan Tjoe-A-On Frustasi di Swansea City, Segera Pindah?
-
Dipinggirkan Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Saddil Ramdani: Kalau Diberikan Peluang Saya...
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
The Motherhood Penalty: Dosa Karier yang Harus Dibayar Mahal oleh Perempuan
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Han Ji Min dan Koo Kyo Hwan Berpeluang Jadi Pasangan di Film Typhoon
-
Review Film Hokum, Minim Jumpscare tapi Bikin Tegang Sampai Akhir
-
Viral Podcast Raditya Dika: Bongkar Rahasia Bertahan Hidup dari Gigitan Ular