Bek timnas Indonesia, Rizky Ridho kini benar-benar menjadi buah bibir di pesepakbolaan nasional. Melansir dari laman berita suara.com (04/12/2024), bek asal klub Persija Jakarta tersebut kini dirumorkan tengah didekati oleh klub asal benua Eropa, tepatnya asal Spanyol dan Italia. Kabar tersebut diungkapkan oleh salah satu pengamat sepakbola senior, yakni Ronny Pangemanan atau yang akrab disapa Bung Ropan.
“Ada dua klub yang ada disana, saya bilang aja buat teman-teman, walaupun belum bisa dipastikan iya, tapi info ini saya pikir bagi Rizky oke kalau di hubungin nanti sama agennya. tu di liga Spanyol (Kasta Kedua) dan Italia, nah mungkin bukan bermain di kasta tertinggi, tapi di kasta kedua, kalau di Italia itu mungkin Serie B,” ujar Bung Ropan melalui kanal youtube pribadinya, Bung Ropan.
Sebelumnya, Rizky Ridho juga dirumorkan tengah didekati oleh klub asal liga Jepang, yakni FC Tokyo. Melansir dari laman instagram @perspectivefootball.id, mantan kapten timnas Indonesia U-23 tersebut juga disebutkan tengah diincar oleh tim asal kota Tokyo, Jepang tersebut. Namun, menurut Bung Ropan sendiri rumor diminatinya Rizky Ridho oleh klub FC Tokyo hanyalah rumor belaka.
“Saya berikan info kepada teman-teman, bahwa sebenarnya Rizky Ridho itu, bukan akan ke Tokyo, dia diincar di Eropa,” imbuh Bung Ropan.
Apakah Sebaiknya Rizky Ridho Langsung ke Eropa atau Berkarir di Asia Dahulu?
Rumor diminatinya Rizky Ridho oleh klub asal Italia dan Spanyol tentunya cukup membuat banyak pecinta sepakbola nasional kegirangan. Pasalnya, sejak lama Rizky Ridho memang diharapkan segera bermain di luar negeri atau abroad seperti banyak rekan-rekannya di tim nasional.
Namun, tentunya banyak pula pihak yang mengharapkan dirinya tetap mendapatkan menit bermain reguler saat di klub nanti. Oleh karena itu, akan menjadi sebuah dilemma ketika saat ini dirinya ditawar oleh klub asal benua Eropa, khususnya dari Italia dan Spanyol yang merupakan negara-negara sepakbola papan atas di benua Eropa.
Bermain di benua Eropa tentunya memerlukan banyak persiapan dan harus mampu bersaing dengan banyak pemain lain. Hal ini karena ketatnya persaingan di benua Eropa memang jauh lebih berat dibandingkan berkompetisi di liga-liga Asia lain seperti Jepang, Korea, Cina ataupun Thailand.
Banyak pemain asal Indonesia yang kurang begitu beruntung saat mencoba peruntungan di benua Eropa. Mulai dari kalah saing dengan pemain lain hingga terjebak ‘penyakit’ klasik, seperti rindu rumah menjuadi salah satu penghalang pemain-pemain asal Indonesia yang berkompetisi di Eropa agar lebih baik lagi.
Maka dari itu, mungkin sebaiknya Rizky Ridho memilih berkarir di liga-liga Asia lainnya dan kian membangun performa yang lebih baik agar bisa bersaing di liga Eropa jika ada klub yang meminatinya kembali.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
-
Waduh! Pelatih Oxford United Gagal Paham Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia
-
Beda Mata Lihat Eliano Reijnders, Shin Tae-yong Burem dan Dirtek PEC Zwolle Cerah
-
Berapa Rata-rata Usia Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2024? Prospek Masa Depan Cerah!
-
Pemain Muda Jadi Andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Asnawi: Semoga...
-
Ditanya Soal Pemain Timnas Indonesia, Bek Manchester United Sebut Maarten Paes
Hobi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Sepatu Pemain Raib, Logistik Timnas Inggris Dibobol Jelang Piala Dunia 2026
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
Terkini
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?