Skuad final Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala AFF 2024 atau ASEAN Mitsubishi Electric Cup (AMEC) 2024 telah diumumkan. 26 nama dikukuhkan nan dipercaya memperkuat pasukan Merah Putih dalam kompetisi akbar Asia Tenggara tersebut.
Dari 26 pemain, persaingan ketat di posisi striker alias lini depan menjadi sorotan. Pelatih Shin Tae-yong membawa enam orang yang dinilai mampu menebar ancaman ke gawang para lawan. Ada Ronaldo Kwateh, Rafael Struick, Victor Dethan, Arkhan Kaka, Alfriyanto Nico, serta Hokky Caraka.
Keenam penyerang itu tentu memiliki kualitasnya masing-masing yang perlu dibuktikan di atas lapangan agar bisa diturunkan sebagai pilihan utama Shin Tae-yong. Rafael Struick dan Hokky Caraka adalah dua kandidat kuat.
Mereka yang mentas di timnas senior. Meski jam terbangnya belum setinggi Rafael Struick, sang juru taktik sempat memberi kode akan mengandalkan Hokky Caraka sebagai juru gedor. Di bagian penjaga gawang, tiga kiper yang dibawa meliputi Daffa Fasya, Cahya Supriadi, serta Erlangga Setyo.
Melansir Antara News, Jumat (6/12/2024), berikut daftar lengkap skuad Garuda Muda untuk Piala AFF 2024:
Penjaga gawang: Daffa Fasya, Cahya Supriadi, Erlangga Setyo
Pemain bertahan: Arhan Pratama, Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel, Achmad Maulana, M.Ferarri, Kakang Rudianto, Sulthan Zaky, Mikel Tata
Pemain tengah: Marselino Ferdinan, Rivaldo Pakpahan, Zanadin Fariz, Arkhan Fikri, M.Rayhan Hannan, Robi Darwis
Pemain depan: Ronaldo Kwateh, Rafael Struick, Victor Dethan, Arkhan Kaka, Afriyanto Nico, Hokky Caraka
Misi Berat Timnas Indonesia
Target juara memang tidak dibebankan kepada pundak para pemain muda yang diturunkan pada kompetisi Piala AFF 2024 besok. Sebab selain untuk regenerasi, tim ini juga disiapkan untuk SEA Games 2025 mendatang.
Namun ambisi untuk meraih gelar juara tentu dimiliki oleh setiap pemain hingga staf kepelatihan. Apalagi kenyataan bahwa capaian terbaik Timnas Indonesia di kancah ASEAN adalah posisi runner up.
Pasukan Merah Putih tercatat menjadi runner up sebanyak enam kali, yakni pada Piala AFF edisi 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, serta 2020. Turnamen yang bakal dimulai pada 9 Desember nanti tentu merupakan kesempatan lagi bagi Indonesia mencatatkan sejarah baru.
Kendati demikian, bagaimanapun juga suporter atau warganet tak boleh berekspektasi terlalu tinggi. Mengingat yang dibawa pelatih Shin Tae-yong bukanlah skuad utama Timnas Indonesia, sehingga misi membidik juara bisa dikatakan cukup berat.
Myanmar akan menjadi ujian pertama Garuda Muda. Laga tersebut dimainkan pada 9 Desember, kemudian dilanjut dengan bertemu Laos, Vietnam, dan Filipina.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Ivar Jenneer dan Justin Hubner Tinggalkan Lubang di Timnas Indonesia: 3 Titik Lemah Garuda di Piala AFF 2024
-
Siapa Sudish Kumar Pandey? Wasit Myanmar vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
-
Marselino Ferdinan Betah di Oxford United: Saya Kan Katolik...
-
Ekonomi Rizky Ridho Jatuh: Siapa Mau Beli Ayam? Saya Antar Sendiri
-
Sandy Walsh: Insya Allah...
Hobi
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
Terkini
-
Ada Dowoon dan Lee Chae Min, Variety Show Take a Hike Siap Tayang Agustus
-
Sony Resmi Adaptasi Game Bloodborne Jadi Film Animasi Dewasa
-
Moon Chae Won Umumkan Menikah Bulan Juni, Ramalan Masa Lalu Terbukti Benar?
-
Ngronggo Sport Art Center: Tempat Nyore Sederhana yang Penuh Kenangan
-
Melihat Sunaryo Bekerja