PSSI menegaskan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tak bakal digunakan Timnas Indonesia untuk gelaran Piala AFF (ASEAN Mitsubishi Electric Cup) 2024. Hal ini seperti ditegaskan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.
SUGBK sebelumnya sempat disebut-sebut akan menjadi lokasi pertandingan kandang untuk skuad Garuda di Piala AFF, namun itu tidaklah benar.
Di babak penyisihan grup, skuad Merah Putih memilih Stadion Manahan Solo untuk menjadi venue untuk laga kandang mereka.
Adapun stadion itu bakal menjadi tempat untuk menjamu Laos pada 12 Desember dan Filipina pada 21 Desember mendatang.
Sementara itu, seperti laporan dari media Vietnam, The Thao 247, Arya Sinulingga juga menegaskan, apabila skuad Garuda lolos ke babak semifinal atau final, ada beberapa pilihan stadion lain yang akan digunakan, di antaranya yakni Stadion Manahan, Pakansari, atau Gelora Bung Tomo.
"Kami masih mempertimbangkan beberapa pilihan stadion. Tapi yang pasti, Gelora Bung Karno tidak termasuk dalam daftar itu," kata Arya Sinulingga, dilansir dari The Thao 247, dikutip penulis pada Kamis (12/12/2024).
"Ada kemungkinan pertandingan diadakan di Stadion Manahan, Pakansari, atau Gelora Bung Tomo. Kami masih mengkaji opsi-opsi tersebut," sambungnya.
Arya menegaskan, SUGBK tak bisa menjadi venue AFF lantaran masih dalam proses perawatan.
"Kemarin memang ada acara Natal di stadion tersebut, tapi kondisi rumputnya tidak terlalu terpengaruh," tuturnya.
Timnas Indonesia jamu Laos dan Filipina di Solo
Skuad Garuda akan menjamu Laos (12 Desember) dalam matchday kedua, dan Filipina (21 Desember) dalam matchday keempat di Solo, tepatnya di Stadion Manahan.
Sementara itu, dalam matchday ketiga, skuad asuhan Shin Tae-yong akan bertandang ke Vietnam di tanggal 15 Desember.
Timnas Indonesia berhasil membuka laga pertama dengan sangat baik lantaran mampu menumbangkan Myanmar dengan skor tipis 1-0.
Usai taklukkan Myanmar, kini skuad Garuda duduk di posisi kedua di klasemen sementara Grup B, dengan raihan 3 poin, di bawah Vietnam.
Apabila mampu mencapai posisi pertama dan kedua di klasemen grup, Timnas Indonesia akan bisa dipastikan melaju ke babak semifinal di ajang ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
STY Buka Peluang Rotasi Pemain saat Lawan Laos, Indonesia OTW Menang Mudah?
-
Dihubungi Pelatih Liverpool Arne Slot, Mees Hilgers: Saya Bangga!
-
PSSI Siapkan Anggaran Miliaran Rupiah untuk 2025, Erick Thohir: Tak Sebanding Jepang, tapi...
-
Stadion GBK Resmi Dicoret, Timnas Indonesia Berkandang di Mana?
-
Adu Kelas Pelatih Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Laos, Siapa Lebih Unggul?
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui