Persebaya Surabaya menatap putaran kedua BRI Liga 1 musim 2024/2025 dengan mantap. Bursa transfer yang terbuka sudah dimanfaatkan dengan baik guna menambah kekuatan tim agar bisa semakin bersaing di kompetisi.
Usai memiliki Dusan Stevanovic yang berasal dari Serbia, kini Bajul Ijo juga mempunyai tiga pemain asing dari Balkan atau Eropa bagian Tenggara. Ketiganya adalah Slavko Damjanovic (Montenegro), Dejan Tumbas (Sergia), serta Dime Dimov (Makedonia Utara).
Keberadaan trio Balkan yang mempunyai kesamaan rumpun bahasa maupun kebudayaan sontak membuat Persebaya Surabaya diuntungkan sebab proses adaptasi menjadi lebih cepat.
“Ini penting bagi saya, ditambah lagi kualitas para pemain itu. (Proses) adaptasinya tidak akan begitu lama, karena mereka berasal dari wilayah yang sama. Apalagi, dua dari tiga pemain itu sudah pernah bermain di Asia,” kata pelatih Paul Munster seperti mengutip laman resmi ligaindonesiabaru.com, Jumat (10/1/2025).
Tak memungkiri bahwa Dejan pernah bermain di Tajikistan, dan Slavko sebelumnya menjajal kompetisi di India. Sedangkan Dime sempat berkarier di liga teratas Bulgaria.
Munster menyebut, pengalaman dan kesamaan ini akan berguna bagi Persebaya Surabaya. Dimov yang diproyeksikan menambah kekuatan lini belakang Bajul Ijo memiliki peluang untuk dengan Slavko.
Sepanjang putaran pertama lalu, Slavko berpasangan dengan Kadek Raditya Maheswara dan mereka tampil impresif. Kolaborasi antara Dimov dan Slavko di jantung pertahanan Persebaya bakal menjadi tantangan sulit bagi tim lawan.
Ketika Slavko berpasangan dengan Kadek Raditya, tim kebanggaan Jawa Timur itu hanya kebobolan 13 gol dalam 17 pertandingan di BRI Liga 1 2024/2025 yang dilalui. Sebuah catatan yang lebih dari cukup untuk menunjukkan bahwa ia layak kembali menjadi pilihan utama Paul Munster.
Namun, Munster tidak bisa memberi jaminan apakah amunisi tambahan Bajul Ijo itu akan langsung menjadi starter atau tidak saat mereka bertandang ke markas PSS Sleman, yakni Stadion Manahan, Solo.
Juru taktik berpaspor Irlandia Utara ini hanya mengungkap bahwa kehadiran para pemain asing tersebut memunculkan kompetisi yang positif di kubu Persebaya Surabaya.
“Semua pemain harus bersaing untuk mendapatkan tempat. Kami sudah mempersiapkan mereka dan pemain-pemain lainnya untuk menghadapi laga pertama putaran kedua melawan PSS,” tutupnya.
Sebagai informasi, duel PSS Sleman vs Persebaya Surabaya akan dimainkan pada Sabtu (11/1/2025) pukul 15.30 WIB.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
'Less Than A Lover' Puncaki Chart Musik Dunia, Jennie Perkokoh Karier Solo
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
Artikel Terkait
-
Digaet Persis Solo, Lautaro Belleggia Bocorkan Masalah Utama yang Dihadapi
-
Lalui Perjalanan Melelahkan Hadapi PSBS Biak, Persib Minus 3 Pemain Andalan
-
Ambisi Bojan Hodak Ukir Sejarah Lagi Bersama Persib Bandung
-
PSIS Semarang Tandemkan Tiga Striker Asing, Ini Kata Pelatih Gilbert Agius
-
CEO Persebaya Dukung PSSI: Shin Tae-yong Tak Bisa Bahasa Indonesia dan Inggris
Hobi
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"