Ditunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru timnas Indonesia ternyata juga mendapatkan banyak komentar dari berbagai pihak. Melansir dari laman berita suara.com (11/01/2025), salah satu legenda timnas Indonesia, Peri Sandria turut berkomentar dengan penunjukkan pelatih asal Belanda tersebut oleh PSSI.
Pria yang juga mantan bintang timnas Indonesia di ajang Sea Games 1991 ini mengungkapkan harapannya untuk mantan legenda Ajax Amsterdam tersebut selama melatih timnas Indonesia. Menurutnya, dirinya berharap kepada para punggawa timnas Indonesia dan Patrick Kluivert dapat bekerja sama memberikan prestasi yang cukup membanggakan bagi timnas Indonesia. Belum lagi nantinya akan ada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 melawan Australia dan Bahrain di bulan Maret 2025 mendatang.
“Harapan saya sebagai mantan pemain,ke depannya bisa lebih baik di tangan Kluivert karena di situasi ini sangat kritis sekali ya karena ada pergantian pelatih tiba-tiba. Kita berharap sama pelatih yang baru ini minimal bisa draw lawan Australia dan berharap juga timnas kita bisa lolos ke Piala Dunia,” ujar Peri Sandria.
Peri Sandria memang tak menutupi dengan pergantian pelatih tiba-tiba tentunya akan adanya kejutan di skuad garuda kedepannya. Namun, dirinya tentu berharap hal ini tidak akan mengganggu performa timnas Indonesia yang memang dalam beberapa tahun terakhir ini sedang mengalami peningkatan pesat.
Peri Sandria Kritik Timnas Indonesia di Era Shin Tae-yong, Kenapa?
Di sisi lain, mantan penyerang timnas Indonesia dengan torehan 5 golnya ini juga sedikit mengkritik timnas era Shin Tae-yong yang dinilai kurang begitu tajam di sektor depan. Menurutnya, banyaknya pemain gelandang dan bertahan yang ada saat ini justru membuat ketajaman lini depan berkurang. Dirinya berharap kedepannya banyak penyerang-penyerang tangguh baik lokal maupun naturalisasi yang bisa masuk ke timnas Indonesia.
“Ya salah satu kendala striker waktu pelatih Shin Tae-yong yang saya lihat, karena terlalu banyak memanggil pemain-pemain bertahan dan gelandang dan saya lihat baru kemarin Ole (Romeny) yang akan dipanggil, berharap juga pelatih baru ini bisa memaksimalkan striker,” imbu Peri Sandria.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Peri Sandria merupakan salah satu andalan timnas Indonesia di era 1990-an. Dirinya sukses mempersembahkan medali emas Sea Games 1991 yang kala itu masih memakai format timnas senior untuk cabor sepakbola.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Pantau Persija, Ini 3 Pemain Lokal yang Diprediksi Dilirik Patrick Kluivert
-
3 Prestasi Shin Tae-yong di Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Bayang-Bayang untuk Patrick Kluivert
-
Bung Towel Bisa Dilaporkan ke Polisi Ledek Shin Tae-yong "Jualan": Pencemaran Nama Baik
-
Patrick Kluivert: Jay Idzes Tetap Kapten Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Tanggapi Rumor Maarten Stekelenburg dan Dirk Kuyt Gabung Timnas Indonesia
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban