YONEX Sunrise India Open 2025 menggelar laga babak 16 besar di K. D. Jadhav Indoor Stadium, New Delhi, India pada Kamis (16/01/2025). Gregoria Mariska Tunjung menjadi wakil pertama Indonesia yang berhasil mengamankan tiket perempat final.
Jorji, sapaan akrab tunggal putri Pelatnas ini melakoni laga sengit kontra Natsuki Nidaira asal Jepang. Meski unggul tanpa kendala berarti di set pertama, tetapi Jorji sempat hampir kehilangan set kedua hingga berulang kali terjadi setting point.
Usaha Nidaira untuk mempercepat permainan memang cukup menyulitkan Jorji. Namun, keberuntungan masih berpihak pada tunggal putri Indonesia. Jorji menang straight game dengan skor akhir 21-12 dan 24-22 atas Nidaira.
Jika melihat pada riwayat pertemuan kedua atlet tunggal putri Indonesia dan Jepang ini, sebenarnya hasil pertandingan babak kedua turnamen Super 750 sudah bisa diprediksi. Dengan keunggulan di tiga turnamen sebelumnya, tentu menjadi bekal Jorji menambah keunggulan head to head.
Terlebih secara peringlat, Jorji masih berada di atas Nidaira yang menempati urutan ke-22 dunia. Saat ini Jorji menjadi juru kunci top 5 dunia sektor tunggal putri di BWF World Rank.
Dengan kemenangan atas Natsuki Nidaira ini artinya Jorji telah berhasil menembus perempat final India Open 2025. Pencapaian tersebut jauh lebih baik dari hasil turnamen India Open 2024 lalu yang hanya sampai babak kedua.
Bahkan hasil ini juga bisa menjadi cambuk bagi Jorji untuk melesat lebih jauh lagi demi meraih gelar juara pertama di tahun 2025. Pasalnya, di Malaysia Open 2025 pekan lalu, Jorji terhenti di babak pertama usai drama perang saudara kontra Putri Kusuma Wardani.
Besar harapan badminton lovers agar Jorji naik podium tertinggi turnamen Super 750. Hal ini dikarenaka Jorji belum menambah koleksi medali lagi setelah Japan Masters 2023 lalu. Laga final turnamen terakhir di Japan Masyers 2024 saja Jorji harus puas menjadi runner up setelah kalah dari Akane Yamaguchi.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Ketika Tidak Ada Ruang Rapuh untuk Perempuan: Kuat Jadi Terasa Melelahkan
-
Tanggung Jawab Tak Terlihat: Beban Emosional Perempuan dalam Keluarga
-
Polemik LCC 4 Pilar MPR: Keberanian Pelajar Koreksi Ketidakadilan Tuai Sorotan
-
Antara Idealisme dan Realita: Susahnya Hidup Less Waste di Era Serba Cepat
-
Budaya Konsumtif Gen Z: Risiko Masa Depan Bumi di Tangan "Generasi Checkout"
Artikel Terkait
Hobi
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Katanya AI Mau Gantiin Manusia? Atlet Excel Ini Buktikan Robot Gak Ada Apa-apanya!
Terkini
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Modis Kapan Saja dengan Intip 4 Ide Daily OOTD ala Yujin IVE yang Cozy Ini!
-
Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek
-
Sinopsis The Author I Admired Was Not Human, Drama Terbaru Hiyori Sakurada