Beberapa waktu yang lalu, ketua umum PSSI, Erick Thohir resmi mengumumkan bahwa salah satu pemain keturunan Indonesia-Belanda, yakni Jairo Riedewald akan menjalani proses naturalisasi guna membela timnas Indonesia. Melansir dari akun instagram pribadinya, @erickthohir, Jairo Riedewald kemungkinan besar akan segera memproses naturalisasinya pada awal tahun 2025 ini.
Jika memang mantan pemain timnas Belanda tersebut jadi dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia, tentunya hal ini akan membuat ada beberapa nama pemain di skuad garuda yang akan tersisihkan. Belum lagi pelatih terbaru timnas Indonesia, Patrick Kluivert sangat ketat dalam seleksi pemain tim nasional dan mendasarkan pada jam menit bermain di klub. Berikut ini 3 gelandang timnas Indonesia yang bisa tergeser dengan hadirnya Jairo Riedewald.
1. Nathan Tjoe-A-On
Meskipun bukan pemain gelandang murni, Nathan Tjoe-A-On di era kepelatihan Shin Tae-yong kerap kali mengisi posisi gelandang bertahan atau gelandang tengah dibandingan bek kiri yang merupakan posisi aslinya. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, meskipun cukup mendapatkan menit bermain di tim nasional, akan tetapi karir pemain berusia 23 tahun ini cenderung kurang baik di klubnya saat ini, yakni Swansea City.
Dirinya hanya bermain 1 kali sejak didatangkan pada tahun 2023 lalu. Hal inilah yang membuatnya rawan tergeser dari skuad timnas Indonesia. Belum lagi posisi Jairo Riedewald yang berada di sektor gelandang tengah dan gelandang bertahan bisa menggeser posisi Nathan Tjoe-A-On di timnas Indonesia.
2. Ricky Kambuaya
Kapten klub Dewa United ini memang cukup jarang mendapatkan menit bermain di timnas Indonesia dalam 2 tahun terakhir. Kalah saing dengan nama-nama lain seperti Thom Haye dan Ivar Jenner membuat mantan pemain Persebaya Surabaya ini hanya menjadi pilihan ke-2 di sektor gelandang tengah. Kedatangan Jairo Riedewald yang mengisi sektor tengah tentu bisa kian menggeser Ricky Kambuaya dari skuad timnas Indonesia.
3. Marselino Ferdinan
Kerap dianggap sebagai ‘anak emas’ Shin Tae-yong, posisi Marselino Ferdinan juga cukup terancam dengan hadirnya Jairo Riedewald. Belum lagi pemain berusia 19 tahun ini juga baru bermain sebanyak 1 kali bersama klub Oxford United sejauh ini. Kendati berposisi sebagai gelandang serang, posisinya justru tetap bisa terancam dengan hadirnya Jairo Riedewald karena dirinya otomatis akan digeser oleh Ragna Oratmangoen ataupun Eliano Reijnders yang juga bisa mengisi pos gelandang serang.
Nah, itulah 3 pemain gelandang timnas Indonesia yang rawan tergeser posisinya dengan hadirnya Jairo Riedewald.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
Artikel Terkait
-
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Australia: Bulan Maret Paling Penting
-
Calvin Verdonk: Di Indonesia Saya Seperti Bintang Pop
-
Patrick Kluivert Bakal Dirujak Netizen? Australia Mode Serius Hadapi Indonesia
-
Keributan Ban Kapten Jay Idzes Dicopot, Begini Ceritanya
-
Australia vs Timnas Indonesia, Inilah 5 Pemain dengan Rating Tertinggi di EA FC25
Hobi
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
Terkini
-
Berhenti Menggosok Dudukan Toilet Umum dengan Tisu, Ini Cara Membersihkan yang Benar
-
Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Diadaptasi Jadi Anime, Tayang 2027
-
Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas
-
Teror Spoiler di Era Streaming: Ketika Menonton Bukan Lagi Soal Menikmati Cerita
-
Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing