Princess Sirivannavari Thailand Masters 2025 bersiap menggelar laga hari kedua untuk babak 32 besar di Nimibutr Stadium, Bangkok pada Rabu (29/01/2025). Kali ini, ada 15 wakil Indonesia yang turun tanding demi berebut tiket ke babak 16 besar.
Dari sektor tunggal putra, dua wakil kompak bertemu India. Chico Aura Dwi Wardoyo bersiap melawan Tharun Mannepally dan Alwi Farhan Alhasny kembali menghadapi Rithvik Satish Kumar. Sebelumnya Alwi unggul di pertemuan perdana pada turnamen XPora Indonesia IC 2023.
Di sisi lain, Yohanes Saut Marchellyno bakal melakoni laga berat kontra unggulan asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Sedangkan Moh Zaki Ubaidillah yang merangkak dari babak kualifikasi akan melawan Justin Hoh dari Amerika Serikat.
Tiga wakil tunggal putri yang berlaga hari ini yaitu Putri Kusuma Wardani, Komang Ayu Cahya Dewi, dan Yulia Yosephine Susanto. Putri KW akan melawan Saloni Mehta asal Hong Kong, sementara Komang bertemu wakil Ceko, Tereza Svabikova.
Yulia Susanto harus mengulang pertemuan kontra Pornpicha Choeikeewong dari Thailand untuk kali ketiga. Namun, dua pertemuan sebelumnya berbuah kekalahan untuk tunggal putri Indonesia ini, termasuk di Taipei Open 2023.
Ada tiga laga perang saudara di nomor ganda campuran. Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu bertemu Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil kontra Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, dan Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati melawan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Widjaja.
Di sisi lain, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah bakal menghadapi unggulan Hong Kong, Tang Chun Man/Ng Tsz Yau. Sedangkan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan melawan Leong Iok Chong/Ng Weng Chi dari Macau.
Jadwal Laga Indonesia di Thailand Masters 2025 Hari Kedua
Tunggal Putra
- Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) vs Tharun Mannepally (India)
- Alwi Farhan Alhasny (Indonesia) vs Rithvik Satish Kumar (India)
- Yohanes Saut Marchellyno (Indonesia) vs Ng Ka Long Angus (Hong Kong)
- Moh Zaki Ubaidillah (Indonesia) vs Justin Hoh (Amerika Serikat)
Tunggal Putri
- Putri Kusuma Wardani (Indonesia) vs Saloni Mehta (Hong Kong)
- Komang Ayu Cahya Dewi (Indonesia) vs Tereza Svabikova (Republik Ceko)
- Yulia Yosephine Susanto (Indonesia) vs Pornpicha Choeikeewong (Thailand)
Ganda Campuran
- Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu vs Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata
- Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati vs Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Widjaja
- Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (Indonesia) vs Tang Chun Man/Ng Tsz Yau (Hong Kong)
- Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia) vs Leong Iok Chong/Ng Weng Chi (Macau)
Baca Juga
-
Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Fenomena HopeTok di Era Digital: Kenapa Konten Positif Semakin Dicari GenZ?
-
Hustle Culture Adalah Jebakan, Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Berhenti Sejenak
-
Lingkaran Pertemanan Mengecil? Jangan Panik, Kamu Justru Sedang Bertumbuh
Artikel Terkait
-
Rekap Thailand Masters 2025 Day 1: Enam Wakil Indonesia Lolos Next Round
-
Thailand Masters 2025 Day 1: Jadwal Sembilan Wakil Indonesia yang Berlaga
-
Thailand Masters 2025: Jadi Unggulan Satu, Ana/Tiwi Hadapi Wakil Taipei
-
Thailand Masters 2025: 20 Wakil Indonesia Siap Bertanding Besok
-
Rekap Indonesia Masters 2025 Day 2: Tujuh Wakil Lanjut ke Babak Kedua
Hobi
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Sisa Setengah Musim, Ini 5 Transfer Pembalap Paling Heboh di MotoGP
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
Terkini
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa
-
Prabowo Ngaku Diserang karena MBG: Salah Kaprah Pemimpin Memahami Kritik
-
Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?
-
Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa