Dalam unggahan akun fanbase badminton @bolalobbadminton yang melansir laman resmi BWF, disebutkan jika Apriyani Rahayu terdaftar di Orleans Masters 2025. Bahkan tercatat Apri bermain di nomor ganda putri dan dipasangkan kembali dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Setelah cukup lama menepi dari sederet turnamen dunia, tentu kabar kembalinya Apri memberikan harapan baru bagi badminton lovers tanah air. Mantan partner Greysia Polii ini akhirnya 'turun gunung' usai lama menepi dan berbagai kabar negatif muncul berseliweran di media sosial.
Mulai dari kabar cedera berkepanjangan yang tidak segera ditangani dengan baik hingga selentingan kabar Apri keluar dari Cipayung. Namun, sejak pengumuman nama-nama atlet yang bertahan di Pelatnas dipublikasi dan masih ada nama Apri, tentunya kabar degradasi bisa ditepis.
Meski begitu, sejak agenda BWF World Tour Series 2025 dimulai, Apri masih belum diturunkan untuk mengikuti sederet turnamen dunia bulan Januari 2025, termasuk di Indonesia Masters 2025. Barulah muncul kabar di awal Februari 2025 ini jika Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti terdaftar di Orleans Masters 2025 sebagai partner ganda putri.
Turnamen level Super 300 ini sendiri baru akan digelar pada tanggal 4 sampai 9 Maret 2025. Artinya, Apri/Fadia masih punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri dan membangun chemistry kembali setelah cukup lama tidak berduet di lapangan hijau bersama.
Terlebih kepelatihan sektor ganda putri saat ini menjadi tanggung jawab Nitya Krishinda Maheswari, mantan partner Greysia Polii sebelum dengan Apri. Harapannya, Nitya bisa kembali mengeluarkan potensi Apri/Fadia yang sempat renggang setelah lama tidak dipasangkan.
Lalu, bagaimana nasib Lanny Tria Mayasari yang saat ini masih menjadi pasangan Fadia? Memantau kabar ter-update dari akun media sosial Instagram @jhon_teaa, ternyata Lanny akan mendapat pasangan baru. Racikan teranyar, Lanny dipasangkan dengan Velisha Christina.
Lanny/Velisha bahkan langsung diturunkan di Srilanka International Challenge 2025 yang berlangsung pada 25 Februari - 2 Maret 2025 mendatang. Tentunya, kedua turnamen tersebut akan dinantikan oleh BL. Semoga hasil terbaik yang akan didapat tim Indonesia.
Baca Juga
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Persaingan Karier Makin Ketat, Gen Z Sebaiknya Kuliah atau Langsung Kerja?
-
Perempuan dan Budaya Konsumtif: Belanja buat Healing atau Cuma Pelarian?
Artikel Terkait
Hobi
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terkini
-
Review Film Smile: Drama Horor Psikologis dengan Kejutan Maut yang Nyata!
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah