Sebentar lagi timnas Indonesia U-20 akan berlaga di ajang Piala Asia U-20 2025 mendatang. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), ajang Piala Asia U-20 2025 mendatang akan digelar di Tiongkok (Republik Rakyat Cina) mulai tanggal 12 hingga 1 Maret 2025 mendatang.
Dalam ajang kali ini, timnas Indonesia U-20 tergabung di grup C bersama raksasa-raksasa sepakbola Asia seperti Uzbekistan, Iran dan Yaman. Kondisi ini membuat Jens Raven dkk memang tak cukup diunggulkan untuk bisa lolos ke babak perempat final ajang Piala Asia U-20 2025. Timnas Indonesia U-20 dianggap menjadi tim terlemah di fase grup C nanti dibandingkan 3 konstestan lainnya.
Namun, bukan peluang timnas Indonesia U-20 untuk bisa lolos dari fase grup C nanti terbilang masih cukup terbuka lebar. Akan tetapi, tentunya langkah skuad garuda U-20 dipastikan tak akan mudah di babak fase grup nantinya.
Tergabung Bersama Raksasa Sepakbola Asia, Indra Sjafri Harus Pandai Atur Taktik
Di sisi lain, tergabungnya timnas Indonesia di grup C ajang Piala Asia U-20 2025 nanti tentunya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi sang pelatih, yakni Indra Sjafri. Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, pelatih berusia 62 tahun tersebut tengah disorot kinerjanya usai hanya meraih 1 kali kemenangan dari 3 laga uji coba jelang turnamen tersebut.
Melihat dari komposisi lawan di grup C nanti, peluang terbesar timnas Indonesia untuk meraih 3 poin adalah saat bertemu dengan Yaman. Jens Raven dkk sendiri pernah menghadapi tim asal Timur tengah tersebut di babak Kualifikasi Piala Asia U-20 kemarin dan berakhir dengan skor kemenangan 2-0.
Namun, bukan berarti Yaman akan mudah dikalahkan oleh timnas Indonesia, tentunya negara tersebut akan belajar dari laga sebelumnya dan mencoba untuk membalaskan kekalahan di laga yang digelar pada tahun 2024 kemarin. Di sisi lain, 2 kontestan lainnya juga berpeluang menjadi ‘batu sandungan’ bagi langkah skuad garuda U-20.
Iran dan Uzbekistan memang menjadi salah satu kekuatan klasik pesepakbolaan benua Asia. Iran merupakan negara langganan lolos ke ajang Piala Dunia baik di level kelompok umur dan senior. Sementara itu, Uzbekistan juga berstatus sebagai mantan juara Piala Asia U-20 edisi sebelumnya juga tengah mengalami kebangkitan luar biasa di dunia sepakbola.
Jika melihat dari performa timnas Indonesia U-20 dan ketiga kontestan lainnya, Jens Raven dkk diprediksi mampu meraih kemenangan atas Yaman dan bisa menahan imbang Iran dan Uzbekistan guna membuka peluang lolos ke babak perempat final Piala Asia U-20. Skenario inilah yang paling mungkin terjadi nantinya.
Jadi, bagaimana menurutmu? apakah peluang timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-20 2025 ini cukup besar?
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia U-20 Bersama Tim Geypens dan Dion Markx
-
Ole Romeny Masih Puasa Gol, Erick Thohir: Dia Dibutuhkan Patrick Kluivert
-
Iris de Rouw Keturunan Apa? Calon Penjaga Gawang untuk Perkuat Timnas Putri
-
Luke Xavier Keet Harus Naturalisasi atau Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia?
-
Mauro Zijlstra Pasrah Naturalisasinya Diselak Ole Romeny: Saya Tak Berani...
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu