Dua informasi berbeda dan saling bertolak belakang diberikan oleh Kemenpora RI dan induk sepak bola Indonesia, PSSI terkait nasib pelatih Indra Sjafri.
Sebelumnya, pihak Kemenpora melalui Dito Ariotedjo menyatakan bahwa pasca diberhentikan oleh PSSI dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri langsung mendapatkan mandat untuk menakhodai Timnas Indonesia proyeksi SEA Games 2025.
Namun, tak berselang lama kemudian, pernyatan tersebut dibantah oleh Erick Thohir, ketua umum PSSI. Dalam lansiran laman Suara.com (26/2/2025), mantan presiden klub Inter Milan itu menyatakan bahwa nasib Indra Sjafri saat ini belum ditentukan, termasuk dalam hal menangani skuat SEA Games Indonesia.
Bahkan, dari laman yang sama diinformasikan, ketua umum PSSI tersebut membantah dengan tegas pernyataan pihak Kemenpora, serta meminta berbagai pihak untuk berhenti berspekulasi karena bisa menciptakan kebingungan di khalayak.
Sikap saling berbantah yang ditunjukkan oleh PSSI dan Kemenpora ini pun sontak membuat khalayak bingung. Entah pihak mana yang harus dipercaya, entah siapa yang bisa dijadikan rujukan untuk informasi yang sebenarnya.
Namun, jika dilihat-lihat, dua komentar saling bertolak belakang antara PSSI dan Kemenpora ini bisa berarti dua hal. Yang pertama adalah semacam cek ombak terkait kembalinya Indra Sjafri dalam pusaran pelatih Timnas, dan yang kedua memang antara kedua organisasi ini sedang terjadi sebuah ketidaksinkronan yang nyata.
Jikapun saling berbantah komentar antara PSSI dan Kemenpora ini adalah sebuah tes ombak, hal tersebut cukup bisa dimaklumi oleh para pencinta Timnas Indonesia. Pasalnya, setelah kepergian Shin Tae-yong dan kemudian disusul dengan kegagalan coach Indra di gelaran Piala Asia U-20, suara untuk memecat coach Indra semakin nyaring terdengar.
Alhasil, setelah melalui beragam evaluasi, PSSI pada akhirnya melepas sang pelatih pada Minggu (23/2/2025) lalu. Dan karena dalam waktu dekat ini Timnas Indonesia akan terjun dalam gelaran SEA Games dan perlu adanya sosok pelatih untuk mendampingi mereka, maka nama Indra Sjafri kembali dimunculkan untuk mengetaui respon masyarakat luas jika sang pelatih kembali ke Timnas Indonesia.
Namun sayangnya, jika ini benar merupakan cek ombak ternyata mayoritas pendukung Timnas Indonesia menolak hal tersebut. Hal ini bahkan memancing reaksi keras dari publik jika coach Indra kembali ke Timnas Indonesia.
Menyadur laman Suara.com (25/2/2025) pernyataan Menpora terkait comback-nya Indra Sjafri tersebut mendatangkan respon penolakan yang masif, bahkan membuat gaduh di kalangan akar rumput pendukung Timnas.
Kemudian yang kedua, jikapun pernyataan berbeda antara PSSI dan Menpora ini adalah sebuah ketidaksinkronan, maka kita sebagai pendukung Timnas level paling bawah, hanya bisa berdoa, semoga saja di tingkatan pimpinan hal itu bisa diminimalisir demi membuat Timnas Indonesia semakin berprestasi.
Karena sudah bukan sebuah rahasia lagi jika prestasi sebuah Timnas, juga bergantung dari sinergitas yang digalang oleh para pimpinan. Bukankah demikian?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
Dean James Bisa Ancam Calvin Verdonk: Saya Ingin Jadi Starter
-
Pengamat: Sudah Dikonfirmasi Elkan Baggott Tidak Dipanggil
-
Denny Landzaat: Semuanya Masih Mungkin
-
2 Alasan Alih Warganegara Joey Pelupessy Tetap Worth It Meski Sudah Berusia Uzur, Apa Saja?
-
Dean James Dinaturalisasi, Selamat Tinggal Pratama Arhan?
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim
-
Mitos Sekolah Gratis: Menelusuri Labirin Biaya di Balik SPP Nol Rupiah
-
Era Baru Smartphone: 5 HP 2026 dengan Daya Tahan 3 Hari dan Performa Ngebut
-
Dari Carnaby Street ke New York: Realitas yang Menampar dalam The Look
-
Sinopsis Lets Begin Again, Drama Thailand Dibintangi Namtarn Pichukkana