Dalam lansiran akun media sosial resmi milik PBSI di Instagram @badminton.ina, dirilis nama-nama atlet yang masuk daftar Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Di fase pertama, sudah ada 11 nama atlet Indonesia yang mendapat undangan resmi untuk berlaga di BAC 2025.
Semua sektor sudah dipastikan mendapat undangan dan PBSI menerima undangan tersebut. Jalur undangan menuju BAC 2025 sendiri dibuat berdasarkan peringkat hingga memang federasi sendiri tidak bisa mengajukan nama atlet yang mewakili Indonesia sesuai keinginan.
Sesuai informasi yang diunggah pihak PBSI, kelima sektor sudah memiliki wakil. Dari nomor tunggal putra, ada Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting. Sementara tunggal putri, nama Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani juga dipastikan menerima undangan ke Ningbo, China.
Dari sektor ganda putra, empat pasangan resmi diundang untuk berlaga ke BAC tahun ini. Tiga di antaranya dari Pelatnas dan satu pasangan dari atlet profesional.
Ganda putra Pelatnas bakal diwakili Fajar Alfian/M. Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Sementara dari jalur profesional, ada nama Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Wakil Indonesia di dua sektor lainnya cukup mencuri perhatian. Selain Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi, nomor ganda putri bakal diperkuat Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Lanny/Fadia sendiri sebenarnya sudah dipisah karena Fadia akan berduet kembali dengan Apriyani Rahayu dan Lanny sudah resmi ditandemkan bersama Velisha Christina. Terlebih secara peringkat Apri/Fadia lebih tinggi jadi seharusnya urutan undangan tidak jatuh ke Lanny/Fadia.
Cukup banyak spekulasi yang muncul di kalangan badminton lovers tanah air. Mulai dari wewenang pihak BAC yang lebih menyoroti Lanny/Fadia hingga PBSI yang menolak undangan untuk Apri/Fadia hingga kesempatan berpindah urutan.
Namun, apa pun itu, harapan Indonesia sama besarnya untuk sektor ganda putri bisa tampil maksimal di BAC 2025 nanti. Di tambah lagi Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari yang juga mendapat undangan BAC meski sempat dipisah.
Tampaknya, ajang BAC 2025 juga bakal menjadi ajang comeback setelah Rinov/Pitha 'rujuk' sebagai partner di ganda campuran. Semoga hasil terbaik bagi tim Indonesia yang berlaga di BAC 2025.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Tag
Baca Juga
-
Quiet Quitting atau Self-Respect? Cara Gen Z Memandang Dunia Kerja Modern
-
Overthinking di Era Informasi Digital: Semua Mendesak, Gamang Prioritas?
-
Perempuan Harus Mandiri, tapi Tetap Dihakimi: Realita yang Sering Terjadi
-
Validasi di Media Sosial: Kebutuhan atau Ketergantungan yang Tak Disadari?
-
Menjadi Dewasa Tanpa Panduan: Proses Hidup Belajar dari Kesalahan Sendiri
Artikel Terkait
Hobi
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terkini
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
Menenun Kembali Persahabatan di Ujung Cakrawala Aldebaran
-
Resep Ketenangan di Pojok Kopi Dusun: Saat Modernitas Bertemu Tradisi di Kawasan Candi Muaro Jambi