Sebuah kabar yang kurang mengenakkan berhembus ke Timnas Indonesia. Jelang perilisan nama penggawa untuk bertarung melawan Australia dan Bahrain, Pasukan Merah Putih berpotensi untuk kehilangan salah satu pemain terbaiknya di sektor pertahanan, Kevin Diks.
Menyadur laman Suara.com (7/3/2025), pemain FC Copenhagen tersebut dikabarkan tengah mengalami cedera yang cukup parah saat membela timnya di leg pertama babak 16 besar UEFA Conference League 2024/2025.
Imbas dari cedera tersebut, Kevin Diks kemungkinan harus beristirahat selama beberapa waktu, dan berpotensi untuk melewatkan pertandingan bersama Timnas Indonesia di bulan Maret 2025 ini.
Sejatinya, Patrick Kluivert memiliki banyak stok untuk menggantikan posisi dari Kevin Diks di Timnas Indonesia. Pada posisi center back, Kluivert bisa saja menempatkan Rizky Ridho, Mees Hilgers, Jordi Amat, atau bahkan Justin Hubner.
Sementara di posisi bek kanan, masih ada nama Sandy Walsh, Eliano Reijnders atau bahkan Asnawi Mangkualam yang semakin diakui kualitasnya di pentas Liga Thailand belakangan ini.
Namun, kehilangan seorang Kevin Diks tentulah tetap menjadi sebuah kerugian tersendiri bagi Pasukan Merah Putih. Pasalnya, di antara deretan para pemain belakang yang ada, Kevin adalah satu-satunya pemain center back atau bek kanan yang tampil reguler di level tinggi persepakbolaan Eropa.
Rizky Ridho memang tampil apik bersama Persija Jakarta, namun seperti yang kita ketahui bersama, Ridho sampai saat ini baru melawan para pemain yang berkiprah di pentas domestik saja, tak seperti Diks yang sampai melawan para pemain Chelsea yang tersohor itu.
Pun demikian dengan Mees Hilgers. Pasca mendapatkan cedera, pemain yang satu ini masih belum sepenuhnya on fire seperti sebelumnya. Sementara Jordi Amat? Yah, kita ketahui bersama, saat ini dirinya bermain di Liga Malaysia yang banyak disebut-sebut sebagai Liga Petani imbas terlalu dominannya JDT di sana.
Sandy Walsh, Eliano Reijnders pun sama saja. Mereka belakangan masih harus berjibaku dengan penampilan yang fluktuatif. Mungkin satu-satunya nama pengganti Kevin Diks di sektor kanan yang cukup konsisten adalah Asnawi Mangkualam Bahar yang cukup apik di Port FC.
Namun sayangnya, sepertimana yang kita ketahui bersama, Asnawi seringkali tampil underperform ketika bersama Timnas Indonesia, terlebih ketika menghadapi lawan yang kualitasnya berada di atas Timnas Indonesia.
Nah, sepertinya memang agak repot ketika Kevin Diks nantinya memang benar-benar tak bisa memperkuat Timnas Indonesia di dua laga bulan Maret ya. Meskipun ada banyak opsi pengganti, namun untuk saat ini, Kevin Diks lah yang paling siap untuk bertarung di pertandingan dengan tensi tinggi.
Baca Juga
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Artikel Terkait
-
Belajar Bahasa Indonesia, Thom Haye: Hobi Saya Tidur
-
Tanggapi Langkah Besar PSSI, Media Vietnam: Indonesia Menaruh Ambisi Tinggi ke Piala Dunia
-
Harganya Gila! Emil Audero Bikin Pemain ASEAN Cuma Jadi 'Remahan Rengginang' Usai Perkuat Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Cedera, Patrick Kluivert Tidak Perlu Pusing
-
Head to Head Bek Kiri Timnas Indonesia: Dean James Bikin Verdonk Ngos-ngosan
Hobi
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rilis Teaser Trailer, Serial Harry Potter Segera Tayang Natal 2026
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat