Persaingan ketat tak hanya terjadi dalam papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025, sebab di papan tengah juga ada pertarungan-pertarungan sengit demi menjaga diri dari ancaman degradasi.
Mimpi buruk itu juga dialami oleh PSIS Semarang. Berada di urutan ke-14 tak menjamin keselamatan Laskar Mahesa Jenar, mengingat bahwa mereka hanya selisih dua poin dari peringkat ke-18 yang sekarang masih dihuni oleh Madura United.
Setiap pertandingan terasa seperti laga final, termasuk duel menghadapi Persebaya Surabaya yang ada di depan mata. Tim asuhan Gilbert Agius bakal dijamu Bajul Ijo pada Rabu (12/3/2025) berlokasi di Gelora Bung Tomo.
“Tekanan saat ini terasa lebih berat dengan situasi yang lebih suli. Saat ada di papan bawah, selalu ada ketakutan tersendiri akan kekalahan. Persaingan di papan bawah memang sangat ketat. Ada PSS yang baru saja memenangi pertandingan, juga Persis Solo yang memetik hasil imbang,” kata Agius, melansir ligaindonesiabaru.com, Minggu (9/3/2025).
Sayangnya, PSIS harus menatap pertandingan tersebut dengan hasil minus di pekan kemari, yakni kekalahan atas Persija Jakarta. Septian David Maulana CS tak mampu membalas dua gol yang bersarang ke gawang.
Pelatih asal Malta ini terus memantau para pesaingnya dan berharap Laskar Mahesa Jenar bisa mengamankan setidaknya satu poin di Stadion GBT. Meski dihadapkan pada situasi tak menentu, dirinya tetap optimis dengan performa yang ditunjukkan para pemain.
“Saat laga lawan Arema FC, PSIS bermain bagus dan berakhir dengan hasil imbang. Lalu melawan Persija, sebenarnya kami menciptakan banyak peluang emas di babak pertama dan babak kedua. Walau harus kalah, saya rasa kami tidak pantas menerima kekalahan itu,” tegas Gilbert Agius.
Di sisi lain, PSIS Semarang punya satu laga tunda menghadapi Madura United. Pertandingan kandang yang berlangsung di Stadion Jatidiri itu diselenggarakan hari Minggu (16/3/2025) setelah bertandang ke Surabaya.
Misi bangkit saat hadapi Persebaya dinilai tak akan mudah. Lantaran Bajul Ijo sedang dalam tren positif dan pastinya ingin melanjutkan catatan manis di depan publik sendiri.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Onadio Leonardo Ungkap Pelajaran Berharga usai Jalani Rehabilitasi Narkoba
-
Shayne Pattynama Merasa Terhormat Bisa Bela Persija Jakarta
-
Maarten Paes Dikabarkan Merapat ke Ajax, Timnas Indonesia Ikut Naik Kelas?
-
Tinggalkan Sinemaku Pictures, Prilly Latuconsina Antusias Coba Hal Baru
-
Persib Bandung Rekrut Dion Markx, Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak?
Artikel Terkait
Hobi
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
-
Ajax Amsterdam, Maarten Paes dan Pentingnya Federasi Menaturalisasi Pemain yang Sudah Matang
-
Jadi Lawan Tertangguh, Bulgaria Terikat Erat dengan Timnas Indonesia Berkat 3 Hal Ini
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
Terkini
-
Hotel Rajawali
-
Film Kafir: Gerbang Sukma, Kembalinya Karma yang Datang Menagih Nyawa!
-
4 Sunscreen Stick dengan Blue Light Protection, Praktis untuk Daily Use
-
Return to Silent Hill: Adaptasi Horor yang Mengecewakan dan Gagal Total!
-
Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?