Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S. T.
Para pemain Timnas Indonesia U-23 berselebrasi setelah memastikan tiket semifinal Piala Asia U-23 (pssi.org)
M. Fuad S. T.

Penampilan apik yang ditunjukkan oleh Timnas Indonesia U-23 di pentas Piala Asia U-23 di Qatar tahun lalu membuat banyak kalangan memprediksi mereka bakal menjadi salah satu unggulan utama di babak kualifikasi ini.

Dengan bekal status tim semifinalis gelaran, Pasukan Muda Merah Putih digadang-gadang bakal menempati pot unggulan pertama dalam drawing pembagian grup, bersanding dengan tim-tim mapan benua Asia sekelas Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, Uzbekistan dan tim-tim lain.

Namun sayangnya, perubahan peraturan yang dibuat oleh AFC pada akhirnya membuyarkan segala prediksi tersebut.

Alih-alih menggunakan dasar penampilan terakhir sang kontestan untuk menentukan hunian di pot undian babak kualifikasi, induk sepak bola Asia tersebut memutuskan untuk mendasarkan pembagian pot unggulan dari tiga penampilan terakhir para kontestan.

Alhasil, Indonesia yang di edisi terakhir berhasil melaju hingga babak semifinal gelaran, pada akhirnya harus tersalip oleh dua rival abadi mereka di Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand.

Sepertimana unggahan akun instagram @seasiagoal (3/5/2025), Timnas Indonesia U-23 akhirnya hanya bisa menghuni pot unggulan kedua, sementara Thailand dan Vietnam berada di pot unggulan satu yang berarti akan terhindar dari tim-tim kuat Asia.

Cara Penentuan Posisi di Pot Unggulan

Sejatinya, cara penentuan posisi suatu negara di pembagian pot ini sendiri masih berbasis pada banyaknya poin yang mereka dapatkan.

Semakin jauh laju suatu negara di turnamen Piala Asia U-23 dalam tiga edisi terakhir, maka semakin banyak poin yang mereka dapatkan.

Rumusnya terbilang cukup mudah, yakni perolehan poin yang mereka dapatkan di fase penyisihan grup, ditambahkan dengan satu poin dari hasil kemenangan yang mereka dapatkan saat melakoni pertandingan fase gugur.

Contoh nyatanya adalah Timnas Indonesia U-23. Dalam perhitungan AFC, Pasukan Garuda Muda memiliki 7 poin, yang semuanya didapatkan dari edisi terakhir di Qatar tahun lalu. 

Tujuh poin tersebut didapatkan oleh Indonesia hasil dari 6 poin di fase penyisihan grup, ditambah dengan 1 poin hasil dari memenangi laga melawan Korea Selatan di babak delapan besar turnamen.

Meskipun Timnas Muda Indonesia berhasil melangkah ke babak semifinal, namun karena mereka kalah dari Uzbekistan di babak ini, maka tak ada tambahan poin lagi yang mereka dapatkan.

Ingat, karena di turnamen ini Indonesia adalah tim debutan, maka mereka tak mendapatkan tambahan poin lagi dari dua turnamen sebelumnya.

Lantas, bagaimana dengan Thailand dan Vietnam?

Ternyata, kunci kesuksesan Vietnam dan Thailand bisa mengudeta Indonesia dari pot unggulan pertama adalah tambahan poin dari dua turnamen edisi sebelumnya.

Di turnamen edisi terakhir, Vietnam tercatat mendapatkan 6 poin yang semuanya mereka dapatkan dari fase penyisihan grup. Poin ini tentunya masih kalah dari Indonesia yang memiliki 7 poin bukan?

Namun jangan salah, Vietnam pada akhirnya bisa menyalip Indonesia karena di edisi 2022 lalu mereka memiliki tabungan 5 poin, dan di edisi 2020 mereka mempunyai tabungan 2 poin. 

Sehingga secara total, tim Negeri Paman Ho tersebut memiliki 13 poin, dan membuat mereka unggul cukup jauh dari Indonesia.

Sementara Thailand, sejatinya mereka hanya memiliki 3 poin saja dari edisi terakhir. Namun, Thailand yang terhenti langkahnya di babak penyisihan grup, memiliki tabungan 4 poin di Piala Asia U-23 edisi 2022, dan 4 poin pula di turnamen edisi 2020.

Sehingga total poin yang mereka dapatkan dalam tiga penyelenggaraan terakhir adalah 11 poin, dan lebih unggul daripada poin milik Indonesia yang hanya berjumlah 7.

Nah, poin-poin yang didapatkan oleh para kontestan inilah yang dijadikan acuan oleh AFC untuk menentukan peringkat tim-tim peserta babak kualifikasi ini.

Dan karena poin yang dimiliki oleh Indonesia masih kalah dengan negara-negara lain serta hanya berada di peringkat ke-12, maka Pasukan Garuda Muda akhirnya harus rela menempati pot unggulan kedua saja untuk drawing nanti. 

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS