Pembalap Aprilia, Jorge Martin, baru-baru ini menggemparkan dunia balap MotoGP. Bukan karena dia akan kembali membalap di seri berikutnya, tapi terkait hubungannya dengan Aprilia.
Melansir dari laman Motorsport, Martin akan hengkang dari Aprilia di akhir musim 2025 dan memberlakukan klausul kerja dalam kontraknya saat ini.
Awal Kontrak Aprilia dan Martin
Jorge Martin resmi meneken kontrak dengan Aprilia pada pertengahan tahun 2024 lalu, setelah mengetahui dia bukan opsi terbesar Ducati untuk menempati kursi pabrikan.
Keputusan Martin ini terbilang cepat dan mengejutkan karena sebelumnya dia terlihat begitu meyakinkan akan ke Ducati, lebih-lebih dia berpeluang besar dalam perebutan gelar juara dunia musim lalu.
Namun, Martin telah memilih Aprilia sebagai tim barunya untuk menggantikan Aleix Espargaro yang pensiun dan dipasangkan dengan Marco Bezzecchi yang mencapai kesepakatan beberapa bulan setelahnya.
Cedera Jorge Martin
Keputusan hengkangnya Jorge Martin dari Aprilia ini tidak terlepas dari insiden yang menimpa pembalap Spanyol tersebut di awal musim 2025.
Setelah berhasil merengkuh gelar juara dunia pada bulan November 2024, Jorge Martin mulai menatap masa depannya dengan Aprilia.
Martin mengalami cedera saat baru beberapa kali menaiki RS-GP. Dia terjatuh di tes pramusim yang menyebabkan dia harus absen dan baru kembali di GP Qatar.
Sayangnya, Martinator kembali dilanda cedera setelah dia jatuh di sesi balap utama GP Qatar yang membuatnya mengalami beberapa patah tulang rusuk. Sehingga saat ini Martin kembali harus absen untuk masa pemulihan.
Keraguan Martin dan Klausul
Melansir dari laman Crash, keinginan Jorge Martin untuk hengkang dari Aprilia dipicu dengan ketidakyakinannya dengan potensi Aprilia tahun ini.
Setelah 6 seri berlalu, Aprilia kini menduduki posisi klasemen terakhir dan menjadi satu-satunya pabrikan yang belum pernah naik podium.
Dalam kontrakya disebutkan bahwa tahun kedua kontrak Martin dan Aprilia akan aktif jika dia menjadi salah satu kontender juara dunia pada GP Prancis 2025.
Pada kenyataannya hal itu belum terjadi dan Martin memberi tahu Aprilia soal keinginannya untuk pergi. Namun, kabarnya batas waktu penampilan akan diperpanjang sampai GP San Marino mendatang.
Sementara itu dari sisi Aprilia, mereka siap memperjuangkan hal ini secara hukum mengingat Martin baru saja tampil di 1 balapan musim ini, yakni GP Qatar dan berpotensi absen hingga bulan Juni.
Tim Mana yang Berpotensi Menerima Jorge Martin?
Ketika Martin dan Aprilia sudah resmi berpisah, lantas kemana Martinator akan pergi? Jika dirinya masih mengincar kursi pabrikan, maka satu-satunya kesempatan yang ada adalah bersama Honda karena kontrak Luca Marini akan berakhir akhir musim ini.
Namun, kabar ini belum mendapat keterangan resmi dari pihak Aprilia, Jorge Martin, atau Honda sendiri mengingat kontrak Martin dan Aprilia juga belum menemui kepastian.
Di sisi lain, Honda juga akan tutup pintu untuk Martin karena Luca Marini masih memiliki kesempatan untuk memperpanjang kontraknya.
Juga ada beberapa pembalap lain yang beritanya sudah terlibat diskusi untuk mengisi kursi milik Luca jika kontraknya benar akan berakhir, seperti Johann Zarco, Pedro Acosta, dan pembalap WorldSBK, Toprak Razgatlioglu.
Di luar tim pabrikan, Martin masih memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Pramac Racing menggantikan Jack Miller, VR46 menggantikan Franco Morbidelli, atau LCR Honda jika Zarco akan pindah ke tim pabrikan.
Nah, kalau menurut kamu apakah Jorge Martin dan Aprilia akan benar-benar berpisah setelah ini? Mari kita tunggu saja kabar selanjutnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Mau Jual Makanan yang Lagi Viral? Ini 5 Etika yang Perlu Diterapkan
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Bosan Dimsum Mentai? Ini 5 Kuliner Nusantara di Nganjuk yang Patut Dicoba
Artikel Terkait
-
Lebih Cepat 20 Detik dari Marc Marquez, Johann Zarco Sempat Bikin Khawatir
-
Harley-Davidson Siap Bertarung di MotoGP, Saatnya Moge Khas Amerika Unjuk Gigi
-
MotoGP Le Mans 2025: Johann Zarco Menang di Balapan Penuh Drama
-
Disindir Gigi Dall'igna, Pecco Bagnaia Jadikan Ini Sebagai Motivasi
-
Sprint Race MotoGP Le Mans 2025: Perlawanan Sengit dari Fabio Quartararo
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong