Musim 2024/2025 tampaknya akan menjadi salah satu musim yang tak akan dilupakan oleh Manchester United dan para pendukungnya. Bagaimana tidak, klub berjuluk si Iblis Merah tersebut mendapatkan kekecewaan total dari seluruh ajang yang mereka ikuti.
Jika dihitung dari awal musim, secara keseluruhan Manchester United gagal mendapatkan salah satu gelar dari enam ajang yang mereka ikuti. Baik itu ajang mayor, maupun ajang insidental, semuanya berakhir dengan kegagalan bagi Iblis Merah.
Kira-kira, apa sajakah enam ajang yang diikuti oleh Manchester United dan semuanya berakhir dengan kegagalan tersebut? Mari kita ulas bersama!
1. Community Shield
Pada musim 2023/2024, Manchester United menahbiskan diri menjadi juara Piala FA sehingga mereka berhak untuk tampil di ajang Community Shield di awal musim. Community Shield sendiri adalah pertandingan awal musim yang mempertemukan antara juara Piala FA melawan juara Liga Inggris di musim sebelumnya.
Pada pertandingan yang berlangsung pada 10 Agustus 2024, Manchester United bertemu dengan tim tetangganya, Manchester City yang berlabel juara Liga. Laman transfermarkt.com melaporkan, di pertandingan tersebut, tim Iblis Merah yang sempat unggul terlebih dahulu, harus menerima kekalahan pahit dengan agregat 7-8 melalui adu tendangan penalti.
Dan tampaknya kekalahan atas Manchester Biru di Community Shield tersebut menjadi awal dari musim buruk yang dijalani oleh MU kali ini.
2. EFL Cup
Ajang kedua berujung kegagalan yang dijalani oleh MU adalah, EFL Cup alias Carabao Cup. Sebagai tim yang berkompetisi di Liga Primer Inggris, MU sejatinya mendapatkan privilege dengan langsung bermain di ronde ketiga.
Namun sayangnya, perjalanan MU tidaklah panjang di ajang ini. Mereka hanya sampai di perempat final saja setelah dikandaskan oleh Tottenham Hotspurs dengan skor 3-4, juga dengan melalui drama adu tendangan penalti.
3. FA Cup
Berstatus sebagai juara bertahan, MU mengawali ajang ini dengan cukup apik. Mulai bermain di ronde ketiga, tim Iblis Merah sukses mengalahkan Arsenal melalui adu tendangan penalti dengan skor 6-4. Setelah itu, mereka juga berhasil mengalahkan Leicester di ronde keempat turnamen.
Namun, langkah MU di ajang ini harus terhenti di ronde kelima, setelah mereka dikandaskan oleh tim kuda hitam Fulham dengan skor 4-5, yang mana lagi-lagi harus melalui adu tendangan penalti.
4. UEFA Europa League
Kans Manchester United untuk bisa mendapatkan trofi sebenarnya terbuka cukup lebar di ajang Liga Eropa. Penampilan meyakinkan yang mereka tunjukkan semenjak fase grup, membawa mereka melaju hingga puncak turnamen.
Peluang untuk bisa mendapatkan trofi semakin terbuka ketika mereka akan berhadapan dengan Tottenham Hotspurs yang merupakan lawan tak asing bagi mereka.
Namun sayangnya, di partai puncak gelaran, tim Setan Merah kembali tersungkur setelah Brennan Johnson mencetak satu-satunya gol di pertandingan tersebut dan membuat The Spurs pulang membawa trofi berkelas Eropa tersebut.
5. Liga Primer Inggris
Setelah gagal total di empat ajang yang mereka ikuti, MU juga mendapatkan hasil tak memuaskan di pentas Liga Primer.
Menyadur laman premierleague.com, tim dengan nama besar dan tradisi hebat sekelas mereka, hanya mampu menempati posisi ke-15 di klasemen akhir dengan koleksi 42 poin.
Mereka bahkan kalah bersaing dengan tim semenjana sekelas Crystal Palace, Brentford, Bournemouth, Brighton, dan juga Nottingham Forest.
6. Maybank Challenge Cup
Berbeda dengan lima ajang sebelumnya yang memiliki prestige tinggi, ajang yang terakhir ini hanyalah trofi tak resmi yang diperebutkan dalam pertandingan uji coba melawan tim ASEAN All Stars.
Menyadur unggahan akun instagram @seasiagoal (27/5/2025), meskipun pertandingan tersebut hanya bersifat ekshibisi, namun induk sepak bola Asia Tenggara, AFF dan panitia penyelenggara menyiapkan trofi yang mereka namakan "Maybank Challenge".
Dan seperti yang kita ketahui bersama, di pertandingan memperebutkan trofi tak resmi ini pun MU juga mengalami kegagalan, setelah gol tunggal Maung Maung Lwin membuat mereka kalah dengan skor tipis satu gol tanpa balas.
Jika dilihat-lihat, sepertinya musim ini memang tak memihak kepada MU ya. Selain gagal di ajang mayor dan resmi, mereka juga tergelincir di pertandingan tak resmi, melawan tim yang tak seimbang pula dengan mereka.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Bikin Alejandro Garnacho Tidak Berkutik, Kakang Rudianto Malah Heran
-
Bangganya Kakang Rudianto dan Malik Risaldi Kalahkan Manchester United di ASEAN All Stars
-
Malik Risaldi Kalahkan Manchester United: Di Luar Prediksi Saya
-
Pelatih Manchester United Tak Lirik Kakang Rudianto dan Malik Risaldi, Malah ke Bintang Malaysia
-
Dihajar Pemain Timnas Indonesia, Amorim Khawatir Pemain Manchester United Cedera
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan