Pembalap Honda, Luca Marini, baru saja mengalami cedera yang cukup parah minggu lalu saat melakukan uji coba di Suzuka untuk ajang Suzuka 8 Hours.
Melansir dari laman Crash, Marini sendiri telah berada di Jepang sebelumnya untuk menguji Honda CBR1000RR-R sebagai persiapan acara tersebut.
Kemudian, dia mengalami kecelakaan pada hari kedua pengujian dan didiagnosis mengalami dislokasi pinggul kiri, kerusakan ligamen di lutut kiri, fraktur pada tulang dada serta tulang selangka kiri, dan pneumotoraks sisi kanan.
Dalam pernyataan resmi, Honda mengatakan bahwa Marini tetap dirawat di rumah sakit di Jepang sampai kondisinya benar-benar fit dan dinyatakan boleh pulang.
Kemudian, baru-baru ini Ayah Luca Marini, Massimo Marini, juga mengungkapkan bahwa putranya telah meninggalkan perawatan intensif.
"Kami berbicara di telepon dan saya dapat mendengarya dengan jelas, meskipun suaranya masih lelah. Yang penting adalah gambaran klinisnya membaik dengan cepat dan dia telah meninggalkan perawatan intensif," kata Massimo Marini.
Lebih lanjut, dia juga mengatakan Marini bisa kembali ke Italia dalam waktu sepuluh hari atau lebih cepat. Dalam masa-masa ini, Marini akan tetap diawasi dan didampingi oleh Honda.
Apa Itu Suzuka 8 Hours?
Suzuka 8 Hours sendiri merupakan balapan ketahanan sepeda motor yang dilaksanakan di Sirkuit Suzuka, Jepang, setiap tahun.
Sesuai dengan namanya, balapan tersebut akan berlangsung selama 8 jam non-stop, dengan melibatkan tim yang terdiri dari dua atau lebih pembalap yang akan bergantian.
Tak Digantikan pada GP Aragon 2025
Melansir dari laman Autosport, Luca Marini yang tengah mengalami cedera tidak akan digantikan pada GP Aragon yang dilaksakan pada 6-8 Juni 2025 mendatang.
Jika Jorge Martin yang cedera digantikan oleh pembalap pengganti Aprilia, Lorenzo Savadori, maka hal tersebut tidak terjadi pada Marini.
Honda bisa menunjuk pengganti Marini, setidaknya hingga hari Rabu (04/06/25). Mereka memiliki dua test rider, yakni Takaaki Nakagami dan Aleix Espargaro, untuk menjadi pembalap pengganti, tapi Honda tidak akan melakukanya.
Menurut aturan yang berlaku, jika pembalap dinyatakan tidak fit untuk membalap, tim tidak perlu menunjuk pengganti untuk balapan berikutnya, jika cedera kurang dari sembilan hari sebelumnya.
Prestasi Luca Marini 2025
Meskipun masih mengalami banyak kendala, Luca Marini menjadi pembalap Honda terbaik kedua setelah Johann Zarco. Dalam klasemen sementara, Marini berada di posisi ke-13 dengan 38 poin.
Tak hanya itu, dia juga menjadi satu-satunya pembalap MotoGP yang konsisten mencetak poin dalam 7 seri pertama musim ini.
Tahun ini, Marini finis di P12 (Thailand), P10 (Argentina), P8 (Amerika Serikat), P10 (Qatar), P10 (Jerez), P11 (Prancis), dan P15 (Inggris). Sayangnya, catatan ini akan terhenti karena Marini absen di Aragon.
Ini menjadi catatan yang positif bagi Marini, mengingat tahun lalu, dia baru mendapatkan poin pertamanya setelah finis di P15 pada GP Sachsenring 2024.
Luca Marini menjadi salah satu pembalap yang kontraknya akan habis di akhir musim 2025 ini, tapi kabar yang beredar menyebutkan bahwa dia telah melakukan negosiasi untuk memperpanjang kontrak.
Sempat beredar gosip bahwa posisinya akan digantikan oleh Jorge Martin jika dia benar-benar akan keluar dari Aprilia dan tidak ada perpanjangan kontrak antara Marini dengan Honda, tapi berita ini masih belum jelas kebenarannya.
Melihat perkembangan Honda dan meningkatnya performa Luca Marini musim ini, bukan tidak mungkin Honda akan melakukan perpanjangan kontrak dengan adik Valentino Rossi ini dan siap menanti kembalinya sesudah pulih dari cedera.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Akankah Marc Marquez Mengulang Kesuksesannya?
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
-
Jadi Calon Juara Dunia, Jorge Martin Masih Waspadai Marc Marquez
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia