Pemain belakang andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho urung untuk bermain di laga pamungkas fase penyisihan grup C babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde ketiga melawan jepang (10/6/2025).
Sepertimana diinformasikan oleh akun Instagram @suaradotcom (10/6/2025), pemain asal Persija Jakarta tersebut harus dicoret oleh pelatih Kluivert di detik-detik terakhir jelang pertandingan yang berlangsung di Suita Stadium, Osaka Jepang tersebut.
Alasannya pun cukup masuk akal, yakni mengalami cedera di otot hamstring. Sehingga, bersama dengan Pratama Arhan, Reza Arya, Asnawi Mangkualam, Nadeo Argawinata dan Muhammad Ramadhan Sananta, Ridho harus menepi pun menjadi penonton di pertandingan kali ini.
Timnas Indonesia Kembali Tuai Hasil Buruk ketika Ridho Menepi
Uniknya, menepinya Ridho dari barisan utama pertahanan Indonesia ternyata membuat Timnas Indonesia kembali "meneruskan" tradisi buruk jika sang pemain tak dimainkan sedari awal laga. Tanpa keberadaa Ridho di sisi kanan sentral pertahanan Indonesia, membuat sektor ini lantas menjadi bulan-bulanan dari para pemain tim tuan rumah.
Berkaca dari video yang diunggah oleh kanal YouTube AFC Asian Cup (10/6/2025), keseluruhan enam gol yang diciptakan oleh Jepang ke gawang Emil Audero, berasal dari eksploitasi lini pertahanan sektor kanan, atau daerah yang biasa dicover oleh Ridho ketika Jay Idzes tertarik oleh para pemain lawan.
Sehingga harus diakui, tak adanya Ridho di sektor pertahanan Indonesia di laga melawan Jepang kali ini, membuat para pemain lawan jauh lebih bebas untuk melakukan ancaman terhadap gawang Pasukan Merah Putih.
Bukan hanya itu, seperti yang telah sedikit disinggung di atas, ketidakhadiran Ridho di pertahanan Indonesia juga membuat tren negatif yang didapatkan oleh skuat Garuda jika tak ada dirinya dalam daftar sebelas pertama di ronde ketiga ini terus berlanjut.
Sebelumnya, nasib serupa juga telah didapatkan oleh Indonesia tanpa kehadiran kapten Timnas Indonesia di SEA Games 2023 lalu itu dalam skuat.
Sekadar menginformasikan, dari sepuluh pertandingan yang dijalani oleh Indonesia di ronde ketiga ini, Rizky Ridho tercatat empat kali tak dimasukkan oleh sang pelatih dalam starting eleven pertandingan.
Menyadur laman trasnfermarkt.com, empat pertandingan di mana Ridho tak berstatus sebagai sebelas pertama adalah ketika Indonesia berhadapan dengan Bahrain (10/10/2024), China (15/10/2024), Australia (20/03/2024) dan Jepang (10/6/2025).
Dan seperti yang kita ketahui bersama, dari empat pertandingan tersebut, Indonesia selalu gagal meraih poin sempurna, dan hanya berhasil mengamankan satu poin dari Bahrain setelah melalui pertarungan yang penuh dengan intrik dan drama.
Hasil yang relatif berbanding terbalik justru didapatkan oleh Indonesia ketika Ridho dipasang sebagai starter bersama Jay Idzes dan Justin Hubner. Dari enam pertandingan ronde ketiga yang dijalani oleh Ridho sebagai starter, Pasukan Merah Putih kerap mendapatkan hasil yang positif, dan tercatat hanya menelan satu kekalahan saja ketika dihantam Jepang (15/11/2024) dengan skor empat gol tanpa balas.
Sementara sisanya, semua berakhir dengan senyuman, tak peduli siapapun yang dilawan. Dalam catatan transfermarkt, ketika dipasang sebagai starter, Ridho dan kolega berhasil mengantarkan Indonesia memenangi laga melawan Arab Saudi (19/11/2024), Bahrain (25/3/2025) dan China (5/6/2025).
Bukan hanya itu, keberadaan Ridho di lini pertahanan Indonesia, juga membuat tim langganan Piala Dunia sekelas Australia dan Arab Saudi hanya bisa memaksakan hasil imbang saat bertarung dengan Pasukan Merah Putih.
Pada pertandingan perdana ronde ketiga tanggal 5 September 2024 lalu, Arab Saudi yang bertindak sebagai tuan rumah dan jauh lebih diunggulkan dikejutkan dengan liatnya sistem pertahanan Timnas Indonesia yang salah satunya diisi oleh Ridho. Meskipun mendominasi permainan dan terus menyerang, namun pada akhirnya Arab Saudi hanya bisa bermain imbang 1-1 saja melawan Indonesia di kandang mereka sendiri.
Australia pun mendapatkan nasib yang nyaris serupa. Koordinasi lini pertahanan yang diisi oleh trio Ridho, Jay Idzes dan Hubner, membuat tim langganan Piala Dunia yang satu ini juga tak mampu berbuat banyak, dan hanya bisa membawa pulang satu poin saja dari Gelora Bung Karno.
Namun sayangnya, di pertandingan terakhir melawan Jepang kemarin, Rizky Ridho tak bisa dimainkan karena cedera. Dan hasilnya pun sudah kita ketahui bersama. Tanpa adanya Ridho di lini pertahanan, Indonesia kembali meneruskan tren negatif di ronde ketiga ini saat sang pemain tak berada di dalamnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Apa yang Salah dengan Mees Hilgers? Kutukan di Timnas Indonesia Berlanjut
-
Jam Rolex Prabowo dan Sarapan Aburizal Bakrie Berujung Timnas Indonesia Hancur Lebur
-
Jadwal Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Pot Berapa?
-
Tambah Pemain Naturalisasi, Masa Depan Timnas Indonesia Putri Bakal Cerah?
-
Statistik Timnas Indonesia Makin Hancur! Perbandingan Dibantai Jepang Era Kluivert dan STY
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong