Persib Bandung harus menghadapi kenyataan pahit usai berakhirnya musim kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Salah satu pilar utama mereka, yakni Gustavo Franca dipastikan hengkang. Kepergian ini bisa menjadi pukulan telak bagi Maung Bandung yang baru saja meraih gelar juara secara back to back.
Franca yang merupakan bagian dari Best Eleven Liga 1 musim lalu, didatangkan oleh pelatih kepala Bojan Hodak di awal musim sebagai pengganti bek asal Spanyol, Alberto Rodriguez. Tidak butuh waktu lama, bek asal Brasil ini langsung menunjukkan kualitasnya dan diandalkan untuk mengisi lini belakang Persib.
Dengan catatan enam gol dalam semusim, Gustavo Franca tak hanya kokoh dalam bertahan tapi juga memberi kontribusi signifikan dalam menyerang. Gawang PSIS Semarang, PS Barito Putera, Bali United FC (dua kali), PSS Sleman, dan Persis Solo menjadi saksi ketajaman sundulan kepala plontos miliknya.
Performa impresif itu menjadikan kepergian Franca sebagai kehilangan besar bagi Persib. Hingga kini, alasan klub tidak memperpanjang kontraknya belum terungkap ke publik. Namun penghormatan tetap diberikan oleh manajemen kepada sang pemain.
Melansir laman ligaindonesiabru.com, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan rasa terima kasih kepada sang pemain.
“Hatur nuhun, Gustavo. Dedikasi, totalitas, dan kerja kerasmu sepanjang musim ini layak menjadi inspirasi bagi siapa pun, termasuk pemain Persib lainnya," kata Adhitia, Kamis (12/6/2025.
Dengan keluarnya Gustavo Franca, Persib kini tinggal menyisakan satu pemain asing, yaitu David da Silva. Sebelumnya nama Kevin Ray Mendoza, Nick Kuipers, Mateo Kocijan, Tyronne del Pino, Ciro Alves, dan Gervane Kastaneer telah lebih dahulu meninggalkan klub.
Artinya, akan ada perombakan besar dalam skuad Persib untuk musim 2025/2026. Tantangan besar pun menanti Bojan Hodak dan manajemen Persib dalam membangun kembali chemistry tim, yang musim lalu terbentuk dengan baik.
Menanti Wajah Baru Persib Bandung di Musim 2025/2026
Kehilangan tujuh pemain asing secara bersamaan bukan perkara kecil. Apalagi di antara mereka adalah pemain-pemain kunci yang menjadi fondasi keberhasilan Persib merebut dua gelar juara berturut-turut. Stabilitas tim pun otomatis terganggu.
Meski begitu, manajemen tak tinggal diam. Persib mulai bergerak cepat di bursa transfer. Sejumlah nama baru mulai berdatangan, termasuk dua pemain lokal yang cukup menjanjikan, yakni Saddil Ramdani dan Hamra Hehanusa. Kehadiran keduanya diharapkan mampu mempercepat proses adaptasi dan membangun kekompakan baru.
Langkah antisipatif tersebut menunjukkan bahwa Persib tidak ingin kehilangan momentum. Musim depan, Maung Bandung akan kembali tampil di Liga 1 dan juga akan berlaga di kompetisi Asia, AFC Champions League 2. Ini tentu menuntut kesiapan tim yang lebih matang dan solid.
Penting bagi Persib untuk segera menemukan kombinasi ideal antara pemain lama dan pemain baru. Dengan waktu yang terbatas sebelum musim baru dimulai, tantangan terbesar adalah membentuk kembali ikatan di dalam ruang ganti.
Tugas pelatih Bojan Hodak pun menjadi semakin berat. Ia bukan hanya harus menyusun strategi di atas kertas, tapi juga mengelola emosi, ambisi, dan ekspektasi dari wajah-wajah baru yang akan mengisi skuad.
Kendati demikian, pengalaman Bojan dalam mengelola tim di berbagai kompetisi Asia bisa menjadi nilai tambah tersendiri. Apalagi sudah membuktikan diri mampu meracik tim juara dengan pemain yang tak selalu berlabel bintang.
Kini, tentu sangat dinantikan siapa saja wajah baru yang akan mengisi kekosongan pemain asing tersebut.
Dengan skuad yang hampir sepenuhnya berubah, musim depan akan menjadi awal baru bagi sang juara bertahan.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI SINI
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
Hobi
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
-
Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman
-
Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
Terkini
-
Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan
-
Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut
-
3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea
-
Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?
-
Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP