Timnas Indonesia U-23 kini tengah melakukan persiapan dan pemusatan latihan jelang mengikuti ajang ASEAN U-23 Mandiri Championship 2025 atau yang dulunya bernama AFF Cup U-23. Melansir dari laman aseanutdfc.com, ajang AFF Cup U-23 2025 tersebut akan digelar mulai tanggal 14-29 Juli 2025 mendatang di Indonesia. PSSI sendiri telah menunjuk 2 host venue, yakni Jakarta dan Bekasi.
Sebelumnya, pelatih timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg telah mengumumkan 30 daftar nama pemain yang masuk ke dalam pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23. Melansir dari akun instagram @timnasindonesia, pelatih asal Belanda tersebut nantinya akan menyeleksi 23 daftar nama pemain yang akan masuk ke dalam skuad inti di ajang AFF Cup U-23 2025.
Namun, di sinilah problematika mulai muncul. Dari 30 daftar nama pemain yang dipanggil oleh Gerald Vanenburg, mantan pemain timnas Belanda era 1970-an hingga 1980-an tersebut hanya memanggil satu nama pemain naturalisasi, yakni Jens Raven dari sekian banyaknya pemain diaspora dan naturalisasi yang bisa membela skaud garuda U-23.
Manajer timnas Indonesia U-23, yakni Ahmed Zaki Iskandar kemudian memberikan komentar dan penjelasan terkait keputusan tak memanggil deretan pemain naturalisasi dan diaspora ke skaud timnas Indonesia U-23 selain nama Jens Raven. Melansir dari laman berita ANTARA (24/06/2025), ajang AFF Cup U-23 yang tak masuk kalender event FIFA membuat pelatih Gerald Vanenburg tak memanggil banyak pemain diaspora karena peluangnya untuk dilepas klub sangat kecil.
“Karena ini sekarang Piala AFF ini juga kan tidak termasuk di kalender FIFA. Yang nanti kualifikasi Piala Asia yang di FIFA Matchday itu kemungkinan juga kita akan lihat lagi aset-aset kita yang berada atau bermain di luar. Jadi sekarang berikan waktu untuk coach Gerald (Vanenburg), juga melihat potensi pemain kita yang ada di dalam (negeri),” ujar Ahmed Zaki Iskandar.
Jadi Satu-satunya Naturalisasi, Jens Raven Diharapkan Mampu Buktikan Kualitasnya
Di sisi lain, pemanggilan pemain ke skaud timnas Indonesia U-23 adalah yang pertama kalinya bagi seorang Jens Raven. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), sejak dinaturalisasi pada tahun 2024 lalu, Jens Raven memang sudah memperkuat timnas Indonesia U-19 da U-20. Bahkan, bersama timnas Indonesia U-19 dirinya sukses menjuarai ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2024 atau yang dulunya bernama AFF Cup U-19.
Kini, dirinya pada akhirnya merasakan ‘naik kelas’ ke level timnas Indonesia U-23 kendati masih bisa membela timnas Indonesia U-20 karena usianya masih 19 tahun saat ini. Tentunya banyak pihak yang akan menyoroti kualitas dari striker yang kini membela klub asal Belanda, FC Dordrecht tersebut di ajang AFF Cup U-23 2025 nanti.
Jens Raven sendiri sejatinya juga cukup antusias setelah resmi mendapatkan pemanggilan ke timnas Indonesia U-23 untuk ajang AFF Cup U-23 2025. Hal itu tergambarkan melalui unggahan di akun instagram pribadinya, @jensraven9.
“Awal baru yang segar di jeda kompetisi 2025/2026. Sangat bangga bisa mendapatkan pemanggilan ke skuad U-23,” ujar Jens Raven.
Jens Raven sendiri yang berstatus sebagai satu-satunya pemain naturalisasi tentunya diharapkan bisa membawa perubahan besar bagi skuad timnas Indonesia U-23. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, di timnas Indonesia U-19 dan U-20, dirinya total sudah mencetak 8 gol dari 17 laga bersama skuad garuda U-19 dan U-20.
Oleh karena itu, banyak pihak yang tentunya menaruh harapan kepada striker berpostur 187 cm tersebut di skuad Indonesia U-23. Di sisi lain, jika Jens Raven bisa membuktikan kualitasnya di timnas Indonesia U-23, maka peluangnya untuk dilirik Patrick Kluivert ke timnas Indonesia senior bisa semakin besar.
Kita tunggu apakah Jens Raven bisa memenuhi ekspektasi para penggemar timnas Indonesia di ajang AFF Cup U-23 nantinya.
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Lolos Round 4, Menpora RI Optimis Timnas Indonesia Mampu Berprestasi Tinggi
-
Tawaran Uji Coba Diabaikan Malaysia, Timnas Indonesia Kini Dapatkan Hikmah Pasca Penolakan
-
Kode Keras! Thom Haye dan Jordi Amat Here We Go ke Persija?
-
10 Fakta Unik Lecce: Kenali Klub Peminat Jay Idzes, Dirumorkan Dikuasai Raffi Ahmad
-
Lirik Jay Idzes, Lecce Pernah Sia-siakan Pemain Timnas Indonesia
Hobi
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
Terkini
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
-
Seberapa Penting Serum bagi Pria? 5 Pilihan Terbaik Bantu Lawan Jerawat!
-
Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter
-
Budaya Konsumtif Gen Z: Risiko Masa Depan Bumi di Tangan "Generasi Checkout"
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa