Usai menyelesaikan sprint race yang berjalan penuh tensi dan drama di hari Sabtu kemarin (28/06/25), para pembalap MotoGP langsung bersiap menghadapi tantangan berikutnya di main race GP Belanda.
Balapan utama kali ini menyuguhkan pertarungan seru yang sudah banyak diprediksi banyak orang. Di mana Marc Marquez naik ke podium teratas, kemudian disusul oleh Marco Bezzecchi di P2, dan Pecco Bagnaia di P3.
Sayangnya, nasib kurang baik menimpa Alex Marquez dalam perlombaan tersebut. Sang Pembalap yang sempat menampilkan performa mengesankan ini harus keluar dari balapan lebih dulu ketika motornya mengalami crash.
Insiden tersebut membuatnya terpaksa menyingkir dari perebutan podium yang sebelumnya sudah berada dalam jangkauannya.
1. Marc Marquez Hattrick
Marc Marquez kembali menunjukkan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP. Sang juara dunia enam kali itu tampil begitu dominan di Assen, sirkuit yang notabene bukan 'tempat bermainnya', dia berhasil menaklukkan sprint race dan main race sekaligus dalam satu akhir pekan.
Raihan ini menandai kemenangan keenamnya, sekaligus menjadi hattrick pertamanya di musim ini sejak menorehkan tiga kemenangan beruntun di Aragon, Mugello, dan Assen.
Dengan hasil maksimal tersebut, Marc kini mengumpulkan total 307 poin, memperlebar jarak keunggulannya menjadi 68 angka atas Sang Adik, Alex Marquez, di klasemen sementara. Performa impresifnya musim ini tentu semakin menegaskan dirinya sebagai kandidat terkuat penyandang gelar musim ini.
2. Marco Bezzecchi Jadi Tulang Punggung Aprilia
Selain dominasi Marc Marquez yang gemilang, penampilan Marco Bezzecchi dalam sesi balap utama kemarin juga patut diacungi jempol. Sejak sesi latihan hingga balapan utama, Bezzecchi tampil konsisten sehingga membuat banyak pihak menjagokannya sebagai salah satu kandidat terkuat penghuni podium di Assen.
Dalam balapan utama, dia berhasil mengungguli Pecco Bagnaia untuk finis di posisi kedua. Dengan performa cemerlangnya bersama Aprilia dalam beberapa seri terakhir, Bezzecchi pun sukses menorehkan podium ganda di GP Assen 2025, baik di sprint maupun main race.
Lain halnya dengan Jorge Martin, sepertinya Marco Bezzecchi merasa nyaman dengan Aprilia. Meskipun progresnya masih naik turun, tapi dalam beberapa race terakhir Bezz mampu membuktikan bahwa dia memiliki kemampuan untuk berkembang dengan tim barunya.
3. Poin Pertama untuk Somkiat Chantra
Sementara itu, kabar gembira datang untuk Somkiat Chantra. Setelah melalui sepuluh seri tanpa hasil, rookie LCR Honda tersebut akhirnya mampu mencetak poin perdananya di kelas utama.
Di sesi balap utama GP Assen, ia berhasil mengamankan posisi ke-15, mendapatkan 1 poin, dan mengakhiri penantiannya yang cukup panjang sejak debut di MotoGP musim ini. Raihan satu poin ini tentu menjadi motivasi besar bagi Chantra untuk tampil lebih percaya diri di seri-seri berikutnya.
4. Kondisi Alex Marquez
Balapan Assen juga menyisakan kabar kurang mengenakkan. Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengalami kecelakaan saat tampil di main race. Akibat insiden tersebut, ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil diagnosis menyebutkan bahwa Alex mengalami patah tulang pada jari tangan kirinya, tepatnya second metacarpal neck fracture sehingga ia harus menjalani perawatan intensif sebelum dapat kembali membalap.
5. Klasemen Sementara
Dengan hasil ini, Marc semakin kokoh berada di puncak klasemen sementara dengan torehan 307 poin. Jaraknya menjadi semakin jauh dari Alex Marquez yang mendapat 239 poin dan Pecco Bagnaia dengan 181 poin.
Nah, itu tadi hasil dan ulasan MotoGP Belanda 2025. Marco Bezzecchi tampil sebagai Rider of The Race dalam seri kali ini menyusul penampilan spektakulernya bersama Aprilia, baik di sesi sprint maupun main race. Berikutnya, seri kesebelas MotoGP 2025 akan dilaksanakan di Sachsenring, Jerman, pada 11-13 Juli 2025 mendatang.
Baca Juga
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
-
Harapan Sederhana Oscar Piastri di F1 GP Jepang 2026: Hanya Ingin Memulai
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
Artikel Terkait
-
Jorge Martin Bebas dari Kontrak Tahun 2026, Apa Kata Aprilia?
-
Podium Sprint Pecco Bagnaia Pupus, Davide Tardozzi Ungkap Masalahnya
-
Sprint Race MotoGP Belanda 2025, Memang Bukan Harinya Fabio Quartararo
-
Bikin Nyesek, Fabio Quartararo Masih Pesimis Bisa Raih Gelar dengan Motor Yamaha
-
Assen Bukan Favorit, Bisakah Marc Marquez Menjawab Tantangan untuk Menang?
Hobi
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
-
Drama Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Taklukkan Austin, Marquez dan Diggia Tergelincir
-
Menolak Jemawa, Marco Bezzecchi Masih Enggan Bicara Soal Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Novel Lebih Senyap dari Bisikan, Jeritan Sunyi Seorang Ibu Pascamelahirkan
-
3 Rekomendasi HP iQOO Murah Terbaru 2026: Performa Ngebut, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
8 Cara Menghidupkan HP yang Mati Total Tanpa Tombol Power dan Volume
-
Fakta Hukum Mengejutkan: Mengapa Menteri Korupsi, Presiden Tetap 'Kebal Hukum'?
-
Menjadi Cantik di Mata Sendiri, Kiat Self Love di Novel Eat Drink Sleep