Dewa United FC kembali membuat kejutan di bursa transfer jelang musim 2025/2026. Kali ini, klub asal Tangerang itu resmi mendatangkan bek muda potensial, Akbar Arjunsyah yang sebelumnya memperkuat Persija Jakarta.
Ia menjadi pemain keempat yang diumumkan secara resmi oleh manajemen klub berjuluk Anak Dewa. Bukan hanya memperkuat lini belakang, kehadiran Akbar juga menjadi simbol ambisi besar Dewa United untuk bersaing di Liga 1 dan ajang Asia.
“Tentunya saya merasa sangat bangga bisa bergabung bersama Dewa United FC,” ujar Akbar dalam laporan ligaindonesiabaru.com, Kamis (3/7).
Bukan tanpa alasan. Dewa United akan tampil di AFC Challenge League musim depan sebagai salah satu wakil Indonesia. Ini tentu merupakan kesempatan langka yang tentu menjadi magnet bagi pemain muda sepertinya.
“Apalagi musim ini kami berkesempatan mewakili Indonesia di ajang AFC. Itu menjadi motivasi besar bagi saya,” lanjutnya.
Namun Akbar tak ingin sekadar menjadi bagian dari skuad. Pemain belakang berusia 23 tahun tersebut menegaskan bahwa ia datang untuk bersaing dan berkembang. Baginya, waktu bermain adalah segalanya.
Berbekal Dua Musim di Persija, Akbar Arjunsyah Punya Kans Bersinar dengan Dewa United
Perjalanan Akbar di Persija Jakarta memang penuh warna. Pada musim 2023/2024, ia mulai dikenal publik sebagai bek muda bertalenta. Tampil 18 kali dan mencetak dua gol, ia membuktikan bahwa dirinya punya potensi besar.
Meski lebih sering masuk sebagai pemain pengganti, perannya mulai penting di akhir musim. Ia bahkan menjadi starter dalam empat laga pada April 2024, periode yang memperlihatkan grafik performanya menanjak.
Namun sayangnya, musim 2024/2025 berjalan di bawah ekspektasi. Ia hanya bermain empat kali dan total 66 menit. Hampir sepanjang musim, ia duduk di bangku cadangan tanpa kesempatan unjuk gigi.
Secara total, dirinya hanya mengemas 22 penampilan dalam dua musim bersama Persija. Ketika kontraknya tidak diperpanjang pada Juni 2025, banyak yang menilai Akbar butuh tempat baru untuk menemukan ritme permainannya.
Dewa United pun menjadi jawaban. Di klub ini, ia mendapatkan harapan baru untuk memberikan lebih banyak jam terbang, suasana yang kompetitif, dan peluang menjajal kompetisi Asia. Sebuah panggung pembuktian yang tak semua pemain seusianya miliki.
Kepindahannya disambut baik manajemen dan suporter Anak Dewa. Mereka melihat Akbar sebagai aset jangka panjang. Dengan postur yang baik, kemampuan duel udara yang solid, serta kecepatan membaca permainan, ia dinilai cocok dengan gaya bermain Dewa United.
Akbar pun tak main-main soal target. Ia menegaskan, “Target saya jelas yaitu ingin memenangkan setiap pertandingan yang kami jalani. Dan pada akhirnya, saya ingin membawa Dewa United menjadi juara."
Lebih jauh, sang pemain juga tak ragu memuji klub barunya. Menurutnya, Dewa United sudah berkembang sangat pesat, baik secara teknis maupun fasilitas. Ini jadi alasan kuat yang memperkuat keputusannya.
“Dewa United adalah salah satu tim besar di Indonesia, terutama melihat performa musim lalu. Selain itu, fasilitas yang dimiliki klub ini sangat luar biasa dan mendukung perkembangan pemain,” ungkapnya.
Sebagai bentuk loyalitas awal, Akbar juga menyampaikan pesan kepada pendukung agar terus membersamai perjalanan Dewa United, tetap konsisten memberi dukungan, serta berjuang bersama demi prestasi tertinggi musim ini.
Bisa dikatakan bahwa kepindahan Akbar Arjunsyah ke Dewa United bukan hanya sekadar transfer biasa. Ini adalah titik balik, sebuah pembuktian dari pemain muda yang belum mendapat panggung maksimal. Kini bersama Dewa United yang tengah mengincar kejayaan domestik dan Asia, Akbar punya semua bekal untuk menulis cerita suksesnya sendiri.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Tantang Prancis, Spanyol Mulai Tebar Ancaman
-
Lamine Yamal dan Pembuktian Kualitas di Laga Spanyol vs Belgia
-
John Herdman Ingin Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di AFF 2026, Kenapa?
-
Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis
-
Piala Dunia 2026: Jangan Biarkan Rivalitas Sepak Bola Merusak Pertemanan
Artikel Terkait
Hobi
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Lolos dari Swiss, Argentina Wajib Sempurna saat Lawan Inggris di Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Tantang Prancis, Spanyol Mulai Tebar Ancaman
-
Dwigol Bellingham dan Mental Juara Inggris yang Kian Matang ke Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
Terkini
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas