Dalam beberapa hari terakhir, kabar mengenai kemungkinan Max Verstappen pindah ke Mercedes kembali ramai dibicarakan di kalangan pencinta Formula 1. Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Verstappen maupun Mercedes terkait kepastian isu tersebut.
Verstappen sendiri memilih untuk diam dan tidak banyak memberikan komentar setiap kali ditanya soal peluangnya bergabung dengan tim rival Red Bull tersebut.
Di balik rumor ini, banyak yang tahu bahwa Toto Wolff sudah sejak lama mengagumi kemampuan Verstappen. Seperti yang kita ketahui, pembalap satu ini punya bakat dan prestasi yang sangat menjanjikan. Bos Mercedes itu memang dikenal selalu mengincar pembalap berbakat untuk mengisi kursi timnya.
Namun, hingga kini, belum ada perjanjian konkret yang terjalin antara kedua belah pihak. Situasi ini membuat spekulasi di paddock semakin beragam, terlebih mengingat performa Verstappen yang sangat dominan dalam beberapa musim terakhir dan tentunya menjadi incaran banyak tim besar.
Rumor kepindahan Verstappen ke Mercedes kembali memanas setelah George Russell, pembalap Mercedes saat ini, memberikan sedikit bocoran kepada media.
Russell mengatakan bahwa Mercedes sedang menjalin komunikasi dengan Verstappen, meski ia tidak merinci seberapa jauh pembicaraan tersebut berjalan. Pernyataan Russell itulah yang langsung memicu berbagai asumsi bahwa Max berpotensi meninggalkan Red Bull dalam waktu dekat.
Kini para penggemar Formula 1 menantikan kelanjutan kabar ini, apakah Verstappen benar-benar akan berlabuh ke Mercedes, atau semua hanya sekadar gosip yang berembus di tengah jeda kompetisi musim panas ini.
Di sisi lain, Kepala Red Bull Formula 1, Christian Horner, tetap meyakini bahwa pembalapnya itu masih berkomitmen untuk tetap berada di timnya, setidaknya sampai kontrak mereka habis. Meskipun, Horner sendiri mengakui bahwa Verstappen memang sangat diminati oleh tim lain.
"Dalam kontrak pembalap mana pun, ada unsur mekanisme kinerja. Dan tentu saja itu ada dalam kontrak Max. Niat utamanya adalah dia akan berada di sana dan mengemudi untuk kami pada tahun 2026. Tidak dapat dipungkiri bahwa ia sangat diminati oleh tim lain di pitlane," ujar Horner, dilansir dari laman The Race.
Berikutnya, Horner menyinggung soal keterangan yang diungkapkan George Russell kepada publik yang pada akhirnya semakin memperbesar rumor kepindahan Verstappen ke Red Bull.
Namun, meskipun kabar tersebut cukup santer di dengar dan mungkin menimbulkan ketidaknyamanan untuk pihak Red Bull, Horner menyadari bahwa spekulasi seperti itu akan selalu ada dan prioritasnya adalah kejelasan antara timnya dan Max.
"Sebenarnya, mungkin George memicu semua spekulasi ini mungkin mencoba memanfaatkan situasinya sendiri dan memaksakan kejelasan. Tidak dapat dipungkiri akan selalu ada spekulasi. Saya pikir yang terpenting adalah kejelasan yang ada antara Max dan tim, dan itu sangat jelas," tambahnya.
Kepergian Verstappen dari Red Bull ke Mercedes ini didukung oleh sebagain penggemar yang merasa Verstappen harus segera mendapatkan mobil yang lebih baik.
Dilihat dari performanya musim ini, Verstappen masih terus berjuang menghadapi masalah-masalah yang ada pada mobil RB21, misalnya dia masih kerap mengeluhkan mobil yang mengalami understeer dalam beberapa kesempatan.
Kendati demikian, dia masih memperoleh. 2 kali kemenangan, yakni di GP Jepang dan GP Emilia Romagna, serta 4 kali pole position, yakni di GP Jepang, GP Arab Saudi, GP Miami, dan GP Inggris.
Dengan ini, jelas bahwa kemampuan Max masih sangat menjanjikan, hanya saja dia butuh mobil yang lebih kompetitif untuk kembali ke performa terbaiknya di setiap balapan. Lantas, apakah dengan pindah me Mercedes adalah jawabannya?
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli
-
Jangan Cuma Keripik! Ini 7 Pilihan Camilan Segar untuk Nonton Piala Dunia
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
Artikel Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Jerman Murah di Bawah Rp50 Juta: Gaya Elegan, Mesin Tangguh
-
Ramai Isu Pemakzulan: Intip Beda Kasta dan Selera Kendaraan Gibran, AHY, dan Puan Maharani
-
Percaya Diri, Bos McLaren Tak Tertarik Sama Sekali pada Max Verstappen
-
Puluhan Mercedes G-Class Tempuh Jarak 959 KM Gelar Touring Jelajah Sumatera
-
Mercedes Kepincut Max Verstappen, George Russell Enggan Perpanjang Kontrak?
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu