Persib Bandung telah resmi merampungkan pemusatan latihan yang berlangsung di Thailand selama 11 hari. Tim kebanggaan Bobotoh itu kembali ke Indonesia pada Minggu (27/7), dan kini fokus menatap laga perdana BRI Super League 2025/2026 melawan Semen Padang FC yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Agustus mendatang.
Agenda training center yang digelar di NT FC Football Pitch kemarin diikuti oleh 24 pemain, termasuk pemain asing dan rekrutan anyar. Selama berada di Thailand, skuad Maung Bandung tak hanya ditempa dari segi fisik dan taktik, tetapi juga dari sisi kekompakan tim, sesuatu yang sangat ditekankan pelatih Bojan Hodak.
“Semakin hari semakin baik, saya rasa atmosfernya menjadi lebih baik setiap harinya. Bisa dilihat perlahan mereka bisa semakin menyatu dan mengerti satu sama lain dengan lebih baik. Jadi saat mereka sudah berteman di luar lapangan, mereka akan menjadi lebih baik ketika di dalam lapangan juga,” beber Hodak, mengutip ileague.id pada Minggu (27/7/2025).
Menurut pelatih asal Kroasia itu, keberhasilan mendatangkan seluruh pemain, termasuk sembilan pemain asing, menjadi kunci penting dalam mematangkan taktik. Dengan skuad yang lengkap sejak awal TC, ia bisa memulai integrasi lebih cepat dibanding musim sebelumnya.
“Tentu saja bagus, selalu, ketika mereka bisa secepat mungkin berlatih bersama itu bagus untuk persiapan. Terutama bagi kami yang mendatangkan banyak pemain, kami butuh waktu lebih untuk membuat mereka menyatu bersama,” ungkap Hodak.
Sebagai catatan, Persib Bandung telah melepas 16 pemain usai menyabet gelar juara musim lalu. Untuk mengisi kekosongan, klub ini langsung menggaet 12 pemain anyar serta mempromosikan empat pemain muda dari akademi.
Selama di Thailand, Persib juga menjajal kekuatan lewat beberapa laga uji coba. Di antaranya menghadapi Ratchaburi FC dari Thai League 1 dan Police Tero FC yang merupakan kontestan Thai League 2. Uji coba tersebut menjadi ajang simulasi taktik dan pembuktian chemistry tim.
Keseriusan Persib Bandung Tatap Kompetisi Baru
Pemusatan latihan yang dilakukan sejak 17 Juli hingga 27 Juli 2025 ini menjadi bukti nyata keseriusan Persib dalam menyambut musim baru. Tak hanya berfokus pada kompetisi domestik, Maung Bandung juga akan berlaga di ajang AFC Champions League Two, mewakili Indonesia.
Selama menjalani TC, para pemain juga melibatkan diri dalam berbagai kegiatan bersama di luar latihan. Aktivitas ini dirancang untuk memperkuat hubungan personal antar pemain demi menciptakan suasana harmonis dalam dan luar lapangan.
Adapun melansir persib.co.id, kondisi fisik para pemain juga menjadi perhatian utama. Bojan Hodak menyebut bahwa hampir seluruh pemain dalam kondisi menjanjikan
Namun demikian, masih ada dua pemain yang mendapat perhatian khusus, yakni Saddil Ramdani dan Zulkifli Lukmansyah. Keduanya belum sepenuhnya pulih, namun menunjukkan progres positif.
“Saddil yang ketika berangkat ke Thailand tengah dalam masa pemulihan cedera, sudah mulai mengikuti latihan ringan. Kami optimis dia bisa bergabung penuh setelah kembali ke Bandung,” kata juru taktik asal Kroasia tersebut.
Sementara itu, Zulkifli sempat mengalami masalah kebugaran karena cedera ringan. Namun menurut Hodak, proses pemulihan berjalan baik dan sang pemain diperkirakan sudah bisa kembali tampil sebelum kompetisi dimulai.
“Zulkifli mengalami sedikit cedera ringan dan tim medis sedang menangani itu. Mudah-mudahan pemulihannya berjalan cepat dan dia bisa segera bergabung kembali,” tambahnya.
Agenda pemusatan latihan hingga Thailand menjadi penegasan bahwa manajemen dan staf pelatih Persib benar-benar ingin tampil maksimal musim ini. Apalagi dengan wajah baru yang mendominasi skuad, maka membangun chemistry sedini mungkin menjadi hal yang tak bisa ditawar.
Dengan atmosfer ruang ganti yang kian positif dan progres pemulihan pemain berjalan baik, Persib Bandung diyakini siap melangkah lebih mantap.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
Artikel Terkait
-
Habis Perang Berdarah, Thailand-Kamboja Tiba-tiba Mau Damai Gara-gara Trump?
-
Thailand dan Kamboja Memanas, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
-
Semifinal Piala AFF U-23: 3 Pahlawan Skuat Garuda saat Mengempaskan Thailand, Siapa Saja?
-
BRAAAKKK Bus Persib Bandung Kecelakaan di Thailand, Ini Kronologisnya
-
Menang Telak Lawan Arema, Performa Persija Jakarta Lampaui Ekspektasi
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia