Persija Jakarta tengah menatap masa depan dengan penuh keyakinan, terutama soal nasib kapten mereka, Rizky Ridho. Pemain yang kini menjadi salah satu figur penting dalam skuad Macan Kemayoran tersebut dipastikan akan terus menjadi bagian dari tim, meski kontraknya akan habis pada akhir musim BRI Super League 2025/2026.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas baru-baru ini menegaskan bahwa pihak klub telah memiliki langkah pasti untuk mempertahankan sang kapten.
Bahkan legenda Macan Kemayoran itu menegaskan Rizky Ridho tidak akan ke mana-mana. Ia mengisyaratkan bahwa proses negosiasi perpanjangan kontrak sang pemain sudah berjalan intensif, dan hasilnya diyakini akan menjadi pegangan kuat bagi kedua belah pihak.
"Sejauh ini sudah ada obrolan antara saya, Ridho, Pak Panca (Direktur Persija Mohamad Prapanca), dan agen Ridho yang Insya Allah dalam minggu ini bisa jadi sesuatu yang jadi pegangan untuk meyakinkan agar Ridho tetap berada di Persija," jelasnya, seperti dilaporkan Antara News pada Kamis (11/9/2025).
Sebagai informasi, Rizky Ridho mulai memperkuat Persija sejak tahun 2023 setelah sebelumnya berkembang di sistem pembinaan muda Persebaya.
Seiring waktu, Ridho tidak hanya menjadi bek utama dalam skuad Persija, tapi juga dipercaya memegang ban kapten sejak musim 2024/2025. Kepercayaan ini menunjukkan besarnya peran Ridho dalam ruang ganti dan di lapangan.
Menjaga pemain seperti Rizky Ridho menjadi misi penting bagi manajemen, apalagi Persija memiliki rencana besar dalam beberapa tahun mendatang.
Klub ibu kota itu akan memasuki dua momentum bersejarah: ulang tahun ke-500 Jakarta pada 2027 dan satu abad berdirinya Persija pada 2028. Dalam dua momen tersebut, Persija berharap Ridho menjadi sosok pemimpin di lapangan.
"Kita tahu Rizky Ridho memiliki peran yang luar biasa di Persija, dan sesuai misi Pak Panca dalam tiga tahun ke depan, bagaimana Persija di 2028 dan kita berharap agar Ridho memimpin Persija di usia 100 tahun, dan saat itu dia memimpin Persija juga untuk juara," pungkasnya.
Jadi Tulang Punggung Lini Belakang, Wajar Jika Persija Pertahankan Rizky Ridho
Performa impresif Rizky Ridho tidak hanya terlihat di level klub, tapi juga di tim nasional. Dalam FIFA Match Day September 2025, Ridho tampil penuh dalam dua pertandingan bersama Timnas Indonesia.
Dalam laga pertama melawan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, ia berduet dengan Jordi Amat dan sukses menjaga clean sheet dalam kemenangan telak 6-0.
Penampilan solid duet Ridho-Amat semakin matang karena keduanya juga bermain bersama di Persija Jakarta. Hal ini membuat chemistry di lini belakang Timnas semakin kuat dan stabil.
Dengan performa sekelas itu, wajar jika Persija tak ingin kehilangan Ridho. Meski ada kemungkinan sang pemain mendapat tawaran dari luar negeri, manajemen Macan Kemayoran memilih untuk bertindak cepat. Perpanjangan kontrak jangka panjang pun sedang dalam proses finalisasi demi memastikan Ridho tetap berada di Jakarta.
Langkah strategis ini menunjukkan betapa vitalnya peran Rizky Ridho dalam skema permainan Mauricio Souza. Ia bukan hanya bek yang tangguh, tapi juga pemimpin di lapangan. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi lini belakang dan motivasi bagi rekan setimnya.
Rizky Ridho juga menjadi wajah baru dari regenerasi pemain Persija yang diproyeksikan membawa klub ini ke level lebih tinggi. Dengan kombinasi pemain muda dan pengalaman, Persija membangun fondasi kuat untuk masa depan, dan Ridho adalah bagian utama dari fondasi tersebut.
Sampai pekan keempat BRI Super League 2025/2026, Persija masih belum terkalahkan dan bertengger di puncak klasemen dengan raihan 10 poin.
Catatan ini semakin mempertegas pentingnya mempertahankan stabilitas tim, termasuk mempertahankan pemain seperti Ridho yang berperan besar di balik solidnya pertahanan tim.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Ekonomi Sirkular Jadi Solusi Atasi Sampah Menumpuk, Efisien Diterapkan?
Artikel Terkait
-
Bos Persija Desak Larangan Suporter Away Dicabut: Jakmania Harus Jadi Contoh
-
Kata-kata Para Petinggi Persija Setelah Thom Haye Lebih Tertarik dengan Persib Bandung
-
Rizky Ridho: Tolong Lebih Sopan Lagi Ya
-
Misteri Masa Depan Rizky Ridho di Persija: Kontrak Habis, Bakal ke Eropa?
-
Here We Go! Pemain Keturunan Sudan Gabung Tim Championship Liga 2
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik