Dua hal yang saling bertolak belakang menggelayuti momen debut Calvin Verdonk bersama klub barunya, LOSC Lille. Sepertimana dilansir laman match report transfermarkt, pemain belakang Timnas Indonesia tersebut akhirnya merasakan menit bermain pertamanya di Ligue 1 Prancis setelah bergabung pada awal bulan September lalu.
Dari laman yang sama diinformasikan, pemain yang mendapatkan panggilan kesayangan "si Loopy" dari para penggemar Timnas Indonesia tersebut mendapatkan momen debutnya pada menit ke-18 pasca bek kiri andalan Lille, Romain Perraud harus ditarik keluar lapangan imbas mendapatkan cedera.
Tentunya momen debut ini merupakan sebuah hal yang manis bagi seorang Verdonk. Pasalnya, meskipun harus didapatkannya dengan jalur sebagai pemain pengganti, namun hal tersebut tetaplah tak bisa didapatkan dengan mudah oleh siapapun, mengingat status dari Ligue 1 Prancis yang menjadi salah satu liga terbaik di dunia.
Sehingga, jangankan untuk bisa mendapatkan menit bermain, untuk sekadar bisa masuk dalam daftar pemain cadangan pun seorang pesepak bola harus memiliki kualitas yang benar-benar mumpuni.
Namun sayangnya, di balik momen manis yang didapatkan oleh Verdonk melalui menit debut pertamanya di Ligue 1 Prancis, pemain yang berposisi sebagai fullback kiri tersebut juga harus mendapatkan momen yang tak mengenakkan.
Bukan hanya satu, namun langsung dua sekaligus. Yang pertama tentu saja momen debutnya yang tak berjalan sesuai harapan, di mana pada akhir laga dirinya tak mampu menghindarkan klub barunya tersebut dari kekalahan.
Dilansir laman match report transfermarkt, laga melawan Lens yang menjadi pertandingan debut Verdonk, LOSC Lille terkena hantam sang lawan dengan skor tiga gol tanpa balas. Wasley Said, Florian Thauvin dan Rayan Fovana, menjadi tiga aktor Lens yang memberikan momen debut negatif bagi Verdonk.
Bukan hanya itu, di pertarungan perdananya bersama Lille ini, Verdonk juga harus mendapatkan catatan minor lainnya, yakni diganjar kartu kuning. Akibat pelanggaran yang dilakukannya epada pemain lawan, pemain berusia 28 tahun tersebut harus rela tercatat sebagai penerima kartu kuning pada menit ke-36, tepat di momen debut yang dijalaninya.
Meskipun harus menjalani debut dengan mendapatkan hasil yang kurang mengenakkan, kita harapkan Calvin Verdonk terus bisa bersaing di level tertinggi bersama LOSC Lille ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Kartu Kuning di Laga Debut, Calvin Verdonk: Ligue 1 Butuh Fisik Kuat
-
Kata Media Prancis Soal Debut Calvin Verdonk: Agresivitas Berbuah Kartu
-
Rapor Calvin Verdonk Debut di Ligue 1: LOSC Lille Digilas RC Lens
-
Belum Debut, Calvin Verdonk Sudah Pecahkan Rekor di Lille
-
PSG Kokoh di Puncak Klasemen Liga Prancis, Klub Calvin Verdonk Tempel Ketat di Posisi 2
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi
-
Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?
-
Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif
-
Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem