Sebuah situasi yang sejatinya kurang menguntungkan harus dihadapi oleh Timnas Indonesia di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Seiring dengan keputusan dari AFC yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk ronde ini, maka mau tak mau Pasukan Merah Putih harus bertarung melawan The Green Falcon (8/10/2025) di kandang sang lawan.
Kerugian? Tentu saja iya. Namun jika diperhatikan dengan saksama, sejatinya rasa optimis harus tetap ada dalam diri Timnas Indonesia beserta para pendukungnya.
Bukan hanya karena kekuatan yang mumpuni untuk menaklukkan tim tuan rumah, namun juga karena ada sebuah fakta lain, yang mana ternyata kandang Arab Saudi tidaklah semengerikan yang kita perkirakan sebelumnya.
Meskipun Arab Saudi akan bertarung di kandang mereka sendiri dan di depan para pendukung setianya, namun pada faktanya, kandang yang mereka miliki itu kerap diobok-obok oleh tim lawan.
Selain Timnas Indonesia pernah menahan imbang 1-1 Arab Saudi di kandangnya sendiri pada pertandingan pertama grup C ronde ketiga lalu, tim-tim lain juga sukses melakukan hal serupa, atau bahkan menaklukkan tim asal semenanjung Arabia tersebut ketika bermain di kandangnya.
Seperti misal, berdasarkan data yang ada di laman transfermarkt, selain pernah ditahan Indonesia, Arab Saudi juga sempat ditahan Bahrain dengan skor 0-0 di laga keempat ronde ketiga (15/10/2024).
Bahkan, ketika bertanding melawan dua tim dari grup C yang lolos otomatis melalui jalur pemuncak dan runner-up klasemen, yakni Jepang dan Australia, Arab Saudi juga tercatat bertekuk lutut di kandangnya sendiri.
Selain itu, laman match report tranfermarkt juga menuliskan bahwa saat menjamu Jepang (10/10/2024), Arab Saudi dipecundangi oleh tim Samurai Blue di depan para pendukungnya dengan skor yang cukup meyakinkan, dua gol tanpa balas.
Pun demikian saat bertanding melawan Australia di pertarungan terakhir grup C (10/6/2025) lalu, Arab Saudi yang menargetkan kemenangan di laga tersebut justru digasak oleh The Socceroos dengan skor tipis 1-2.
Alhasil, dari total lima pertandingan kandang yang dijalani oleh Arab Saudi di ronde ketiga babak kualifikasi lalu, praktis Arab Saudi hanya bisa meraih satu kali kemenangan saja, yakni saat menjamu China di matchday ketujuh.
Dan itu pun dengan skor yang tipis, yakni hanya satu gol tanpa balas saja.
Melihat performa Arab Saudi yang cukup angin-anginan sewaktu tampil di kandang sendiri, sepertinya kita patut optimis Jay Idzes bisa berbuat banyak dan mempermalukan mereka bukan?
Rekor Kandang Arab Saudi di Ronde Ketiga Babak Kualifikasi:
- Arab Saudi vs Indonesia (imbang 1-1)
- Arab Saudi vs Jepang (kalah 0-2)
- Arab Saudi vs Bahrain (imbang 0-0)
- Arab Saudi vs Tiongkok (Menang 1-0)
- Arab Saudi vs Australia (Kalah 1-2)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
-
Tak Perlu Branding Berlebihan, Kualitas Herdman Terbukti Lebih Baik Ketimbang Kluivert
Artikel Terkait
-
Performa Impresif Kevin Diks Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi
-
Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Patrick Kluivert Simpan Satu Senjata Rahasia
-
Jelang Ronde Keempat, Timnas Indonesia Dibebani Target Tinggi oleh PSSI
-
Media Inggris Puji Kuatnya Lini Belakang Timnas Indonesia, Tapi Arab Saudi Turunkan Bomber Ganas
-
PSSI Pasrah Protes Wasit Laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi Ditolak AFC dan FIFA
Hobi
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
Terkini
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala