Dentangan kabar yang cukup mengejutkan datang dari persepakbolaan negara tetangga, Thailand. Tanpa ada konflik apapun yang mengawali, induk sepak bola Negeri Gajah Perang, FAT secara sepihak memberhentikan pelatih Timnas mereka, Matasada Ishii.
Sontak saja berita ini membuat geger insan persepakbolaan kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Sebab posisi pelatih kepala Timnas Indonesia saat ini masih lowong pasca dipecatnya Patrick Kluivert yang gagal membawa Skuat Garuda ke putaran final Piala Dunia 2026, tak sedikit yang mengharapkan PSSI untuk memboyong Ishii untuk mengisi posisi tersebut.
Sebuah keinginan dan harapan yang tak salah karena dari segi kualitas, Ishii sendiri merupakan pelatih yang cukup berprestasi. Laman transfermarkt.com bahkan mencatat, pelatih yang kini berusia 58 tahun tersebut bukan hanya sukses di persepakbolaan domestik Thailand, namun juga menuai kesuksesan ketika masih berkarier di Liga Jepang.
Namun sayangnya, kesuksesan Ishii tersebut tak menular saat dirinya menukangi tim level nasional. Dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih Timnas Thailand, Ishii tak bisa dikatakan sukses.
Setidaknya ada dua indikator nyata yang membuat kita bisa mengatakan demikian. Yang pertama adalah Ishii gagal membawa Thailand melaju ke ronde ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026, dan yang kedua, pelatih asal Jepang ini juga gagal mempertahankan gelar Piala AFF 2024 setelah dua kali dipermalukan oleh Vietnam di partai puncak.
Kegagalan Ishii di dua ajang ini tentu tak bisa dipandang biasa-biasa saja. Pasalnya, di persepakbolaan Asia Tenggara, Thailand sendiri memiliki materi pemain yang paling mewah, termasuk ketika terjun di Piala AFF 2024 kemarin.
Sehingga, kegagalan Ishii membawa Thailand merengkuh gelar juara, menjadi salah satu indikator jika dirinya adalah pelatih yang tak bisa memaksimalkan potensi pemain yang dimiliki atau dengan kata lain, tak mampu membuat para pemainnya mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Dan hal inilah yang membuatnya tak cocok jika dipaksakan untuk melatih Timnas Indonesia. Pasalnya, yang dibutuhkan oleh Indonesia saat ini adalah sosok pelatih yang mampu memfasilitasi pemain yang dimiliki mengeluarkan potensinya di lapangan.
Terlebih lagi kondisi Timnas Indonesia saat ini juga tak bebeda jauh dengan Thailand yang mana sama-sama bermaterikan para pemain mewah. Sehingga ketika nantinya kembali ditangani oleh pelatih yang tak bisa memaksimalkan potensi para pemain, maka tragedi Patrick Kluivert Jilid II bisa saja kembali terulang dan menambah pahit momen yang harus diterima oleh para pendukung Timnas Indonesia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong Bantah Alex Pastoor: Timnas Indonesia Punya Kualitas Lolos Piala Dunia 2026!
-
Laris Manis! Jersey Calvin Verdonk Terjual Habis di Lille
-
Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025, Bek Persib Ogah Anggap Remeh Semua Lawan
-
Usai Dipecat Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Jadi Sorotan Asyik Nonton Laga Barcelona
-
Rancang Dua TC Tambahan, Timnas Indonesia U-22 Digenjot Jelang SEA Games 2025
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan
-
Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei