Hanya berselang beberapa hari saja dari pertarungan pertama Indonesia di pentas Piala Dunia U-17, pelatih Nova Arianto akhirnya menetapkan nama-nama final yang akan mengisi skuatnya.
Diinformasikan oleh akun instagram resmi Timnas Indonesia (31/10/2025), mantan pemain PSIS Semarang dan Persib Bandung tersebut memilih 21 pemain untuk gelaran sepak bola paling akbar sejagat raya kelompok umur 17 tahun tersebut.
Dalam unggahan tersebut, Timnas Indonesia U-17 berkomposisikan 3 penjaga gawang, 10 pemain belakang, 5 pemain tengah dan 3 pemain yang berposisi sebagai penyerang.
Uniknya, jika kita melihat komposisi pemain yang telah ditetapkan oleh Nova Arianto, kita akan mendapati bahwa pos pertahanan mendapatkan kuota pemain yang paling banyak.
Dengan demikian, maka bisa dipastikan mantan pesepak bola yang terkenal dengan gaya selebrasi "suster ngesot" tersebut akan mengikuti jejak sang mentor, Shin Tae-yong dalam segi skema dan taktik serta strategi permainan.
Sepertimana yang telah dipahami bersama, ketika mengarsiteki Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memang cenderung menerapkan pola permainan yang defensif. Maka tak mengherankan jika dalam pemilihan pemain, lini yang berada di depan penjaga gawang tersebut selalu mendapatkan porsi terbanyak dalam skuat.
Meskipun fanatik dengan skema bermain tiga bek sejajar, namun pada kenyataannya pola permainan yang diperagakan oleh Shin Tae-yong sendiri mengedepankan tambahan dua full back di sektor kiri dan kanan yang memiliki mobilitas tinggi.
Sehingga tak jarang jika pada akhirnya, kita akan melihat STY seperti menerapkan gaya bermain dengan 5 bek dalam timnya. Dan hal inilah yang dipastikan akan kembali diduplikasi oleh sang murid, Nova Arianto.
Dengan banyaknya slot pemain belakang yang dipersiapkan, sudah pasti nantinya sistem permainan Timnas Indonesia U-17 akan menitikberatkan pada penguatan pertahanan, seperti yang selama ini terlihat dalam tim racikan Shin Tae-yong.
Indikasi tersebut juga semakin diperkuat dengan track record kepelatihan Nova Arianto selama menangani skuat Garuda Muda. Baik ketika masih mengasuh Timnas Indonesia U-16 maupun Timnas Indonesia U-17 saat ini, coach Nova hampir selalu memainkan skema 3 bek sejajar yang divariasikan menjadi tumpukan 5 bek.
Sehingga, ketika pihak PSSI mengumumkan rilisan skuat final yang bakal dibawa coach Nova ke Piala Dunia U-17 ini lini pertahanan mendapatkan porsi terbanyak dalam tim, maka sudah pasti dirinya akan mengikuti jejak Shin Tae-yong untuk memainkan formasi 3 bek yang fleksibel menjadi formasi 5 bek saat bertarung.
Baca Juga
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
-
Komposisi Paling Mewah, Tak Salah John Herdman Jadikan Lini Pertahanan Modal Utama Skuat Garuda
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Rilis Daftar Panggil, John Herdman Indikasikan Siap Jadikan Indonesia Timnas Kanada Jilid II
Artikel Terkait
-
Bertemu Para Suporter Timnas Indonesia, Erick Thohir Coba Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Piala Dunia U-17 Tinggal Hitungan Hari, Bagaimana Rekor Capaian para Calon Lawan Timnas Indonesia?
-
Panas! Andre Rosiade Tantang PSSI: Masa Sudah Gagal, Takut Gelar Rapat Exco
-
Lawan 3 Tim Elit, Timnas Indonesia U-17 Percaya Diri Tatap Piala Dunia
-
Bukan STY, Legenda Persib Ini Harap Timnas Indonesia Dilatih Pelatih Berpengalaman
Hobi
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP
-
Elkan Baggott Comeback, Peluang Duet Tiang Kembar Pertahanan di Timnas?
-
Musuh Terbesar Atlet Wanita Bukan Lawan di Lapangan, Tapi Stigma dan Body Shaming!
Terkini
-
5 Film Populer Dibintangi Michael B. Jordan Yang Wajib Kamu Tonton!
-
Gaji Imut, Antiboncos: Belajar Kelola Uang dengan Strategi 'Karet Gelang'
-
Cara Kita Membaca Hari Ini, Menentukan Arah Kebijakan Esok Hari
-
"War Uang Baru" Jelang Lebaran: Tradisi Sensasional atau Cara Berbagi Kebahagiaan?
-
Spiritual Burnout: Saat Semangat Ibadah Meredup di Ujung Ramadan