Tak bisa dipungkiri, pemain muda Bhayangkara FC, Evandra Florasta merupakan pemain andalan pelatih Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17.
Selain memiliki pengalaman yang berlimpah, pemain kelahiran 17 Juni 2008 tersebut juga memiliki kapasitas yang cukup baik untuk seukuran pemain di usianya.
Permainannya yang simpel, penuh ketenangan, visi bermain yang luas dipadu dengan kecepatan khas pemain Indonesia, membuat Evandra menjadi sosok yang paling penting di tubuh lini tengah Skuat Garuda Muda.
Sehingga tak mengherankan jika induk sepak bola dunia, FIFA memilihnya untuk menjadi salah satu pemain yang berkesempatan untuk diwawancarai.
Dalam sebuah wawancara bersama FIFA beberapa waktu lalu, Evandra Florasta menceritakan detail perjalanannya hingga bisa menjadi salah satu pesepak bola paling menjanjikan bagi Indonesia saat ini.
Dimulai dari bola plastik yang dihadiahkan kepadanya ketika masih kecil, hingga sosok pemain yang menjadi inspirasinya dalam memainkan si kulit bundar.
Kepada induk sepak bola dunia tersebut, Evandra menyatakan bahwa dalam perkembangan permainannya di lapangan, dirinya terinspirasi oleh 2 nama besar dalam persepakbolaan dunia, yakni bintang Timnas Argentina, Lionel Messi dan bintang Timnas Belgia, Kevin De Bruyne.
"Saat aku kecil, aku dan ayahku sering menonton Barcelona. Aku sangat suka menonton permainan Messi," terang Evandra dalam wawancaranya dengan FIFA.
"Karena kita sama-sama kidal, aku merasa punya kesamaan dengannya. Tapi yang paling aku kagumi dari dia bukanlah dribblingnya, tapi visi bermainnya-operannya yang akurat dan umpan-umpannya yang selalu membantu rekan setimnya," lanjut Evandra.
Bukan hanya Messi, dalam bermain sepak bola, pencetak gol ke gawang Korea Selatan di Piala Asia U-17 lalu itu juga mengagumi jenderal lapangan tengah Timnas Belgia, Kevin De Bruyne.
Bahkan, Evandra sendiri juga mengakui bahwa gaya bermainnya juga mirip dengan eks penggawa Manchester City tersebut.
"Secara pribadi, gaya bermainku lebih berorientasi di depan, membantu dalam penyerangan. Mungkin, anda bisa katakan mirip dengan Kevin De Bruyne," aku Evandra.
Sebagai pendukung setia Timnas Indonesia, tentunya kita berharap agar pencapaian Evandra setidaknya bisa menyamai dua sosok yang menginspirasinya dalam bermain sepak bola itu ya!
Dan momen terdekat, tentu harus Evandra buktikan di ajang paling bergengsi kelompok umur 17 tahun bertajuk Piala Dunia U-17 yang dihelat mulai tanggal 3 November.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Juventus Taklukkan Cremonese 2-1, Emil Audero Lakukan 3 Penyelamatan Penting
-
Andai Sosok Ini Cabut dari Juventus, Emil Audero Sudah Pasti Jadi Andalan Spalletti
-
Jadi Kunci Permainan Timnas Indonesia U-17, Ini Kelebihan Evandra Florasta Menurut FIFA
-
Nasib Sial Mees Hilgers: Dihukum Tak Main, Kini Cedera Parah dan Absen Panjang
-
Lawan Tim Berkelas Dunia, Bagaimana Kata Pemain Bintang Timnas Indonesia U-17?
Hobi
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe