Perjalanan Timnas Indonesia di gelaran Piala Dunia U-17 langsung mendapatkan tembok keras di pertandingan perdana. Dalam pertarungan melawan sang wakil benua Afrika, Zambia, Skuat Garuda Muda harus merasakan kekalahan dari lawannya itu.
Dilansir dari laman match report FIFA, Evandra Florasta dan kolega sejatinya sempat unggul dari gol pembuka Zahaby Gholy pada menit ke-12.
Sayangnya, anak asuh coach Nova Arianto tersebut tersungkur setelah sang lawan menggelontorkan 3 gol melalui Abel Nyirongo di menit ke-35 dan 37, serta satu gol tambahan dari Lukonde Mwale ketika pertarungan berjalan 41 menit.
Meskipun kalah di pertandingan pembuka gelaran, namun ternyata ada sebuah fakta yang cukup membanggakan di pertandingan tersebut.
Penyebabnya adalah, satu-satunya gol yang diciptakan oleh Skuat Garuda Muda di laga tersebut diciptakan oleh trio pemain Timnas Indonesia U-17 yang sebelumnya mendapatkan sorotan dari induk sepak bola dunia, FIFA.
Sekadar menginformasikan, berdasarkan video yang diunggah oleh kanal YouTube FIFA, proses terciptanya gol Indonesia ke gawang Zambia sendiri diawali dengan akselerasi Fadly Alberto Hengga di sektor sayap kanan penyerangan Garuda Muda.
Sesaat setelah menahan bola di sektor kiri pertahanan Zambia, Fadly Alberto yang melihat pergerakan dari Evandra Florasta di sekitaran kotak penalti, langsung menyodorkan bola kepada jenderal lapangan tengah SKuat Garuda Muda itu.
Bukannya langsung mengeksekusi, Evandra justru mendorong bola ke area dalam petak penalti dan melepaskan tembakan keras yang sejatinya sukses ditepis oleh penjaga gawang lawan.
Beruntungnya, bola muntah tepisan kiper Zambia jatuh tepat di penguasaan Zahaby Gholy yang mana tanpa ampun langsung melesakkan gol bagi Indonesia di laga tersebut.
Kolaborasi berkelas tiga pemain Skuat Garuda Muda, yakni Fadly Alberto, Evandra Florasta dan Zahaby Gholy seolah menegaskan bahwa apa yang dituliskan oleh FIFA terkait kualitas tiga pemain tersebut beberapa waktu lalu memang benar adanya.
Sebelum gelaran dimulai, FIFA dalam tiga artikel berbeda menuliskan pujiannya kepada masing-masing pemain. Pada intinya, FIFA menempatkan tiga nama dari Skuat Garuda Muda itu sebagai sosok yang memiliki kualitas mumpuni dan patut untuk dinantikan aksinya di turnamen kali ini.
Dan di laga pertama melawan Zambia, semesta seolah membuktikannya secara langsung kepada khalayak. Satu-satunya gol yang diciptakan oleh Indonesia di laga tersebut adalah hasil dari kolaborasi dan kerja sama yang apik dari ketiganya, yang mana sama-sama mendapatkan sorotan dan label bintang dari induk sepak bola dunia.
Ternyata, FIFA tak salah dalam memberikan analisis kepada ketiga pemain Indonesia ini ya. Karena satu-satunya gol yang tercipta untuk Pasukan Garuda Muda, terjadi karena fusi kualitas dari trio andalan coach Nova Arianto tersebut.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Kalkulasi Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos ke 32 Besar Piala Dunia U-17 2025
-
5 Calon Pelatih Timnas Indonesia Sudah Tersedia, Siapa Saja?
-
Media Italia Kritik Jay Idzes yang Blunder Saat Sassuolo Kalah
-
Evaluasi Kritis Nova Arianto Usai Timnas U-17 Kalah Melawan Zambia di Piala Dunia U-17 2025
-
Erick Thohir Siap Tinggalkan Kursi Ketua Umum PSSI, tapi...
Hobi
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
-
Atenx Katros Ubah Mio 2003 Jadi Motor Listrik, Tenaga Setara Motor 400 cc!
-
Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?
Terkini
-
Pocong yang Membesar sambil Menyeringai Gila di Kebun Pisang
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Teach You a Lesson Rilis Jadwal Tayang, Drama Aksi Terbaru Berlatar Sekolah
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen