Upaya banding yang dilakukan oleh Timnas Malaysia, FAM maupun para pemain naturalisasi yang terlibat dalam skandal pemalsuan dokumen dipastikan menemui kegagalan.
Pasalnya, induk sepak bola dunia, FIFA menegaskan bahwa banding yang dilakukan oleh kubu Malaysia beberapa waktu terakhir tak akan mengubah apa pun, termasuk jatuhnya sanksi yang telah ditetapkan ketika kasus ini mencuat.
Tak pelak, keputusan yang dibuat oleh FIFA ini pun akan berdampak kepada seluruh pihak yang terlibat. Termasuk, tentu saja Imanol Machuca yang menjadi salah satu dari 7 pemain yang dihukum oleh FIFA.
Seperti yang telah diumumkan oleh FIFA di awal-awal investigasi, Machuca dan enam rekannya, selain mendapatkan hukuman denda, juga dilarang untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan sepak bola dalam rentang waktu hingga 12 bulan atau 1 tahun.
Tentu saja ini menjadi sebuah pukulan yang cukup telak bagi Imanol. Pasalnya, hukuman berat yang didapatkannya tersebut hanya berakar dari satu pertandingan yang dilakukannya bersama Timnas Malaysia di bulan Juni 2025 lalu.
Dan pada pertandingan itu pun dirinya juga tak tampil penuh. Alih-alih tampil 90 menit, satu babak, atau bahkan 30 menit di laga melawan Vietnam, Imano Machuca bahkan hanya tercatat bermain selama 17 menit saja di satu-satunya pertandingan bersama Timnas Malaysia tersebut.
Namun tentu saja dampaknya sangat luar biasa. Meskipun Imanol hanya memainkan 17 menit pertandingan bersama Malaysia, namun karena pertandingan tersebut bersifat resmi dan berada di bawah naungan langsung dari AFC maupun FIFA, maka hukuman maksimal pun harus dia dapatkan, sama seperti rekan-rekan senegaranya yang tampil penuh atau dalam beberapa pertandingan.
Rugi? Tentu saja iya. Pasalnya, karier persepakbolaan profesional yang dijalaninya saat ini dan tahun-tahun mendatang, harus kocar-kacir hanya karena memaksakan tampil untuk sebuah negara yang tak ada hubungan sama sekali dengan dirinya. Dan itu pun hanya dalam rentangan waktu 17 menit saja.
Akibat dari kecurangan tersteruktur yang dilakukanya bersama FAM dan Timnas Malaysia, karier Imanol bersama Timnas Malaysia dipastikan hanya akan terhenti di satu laga, dengan durasi 17 menit saja.
Belum lagi kariernya di tingkatan klub, yang mana sudah pasti dirinya harus menghilang dari hiruk-pikuk persepakbolaan profesional dengan jangka waktu yang cukup lama.
Ah, hanya gara-gara 17 menit bermain bersama Timnas Malaysia, karier persepakbolaan Imanol harus terhenti lebih cepat. Yah, setidaknya untuk satu tahun ini.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Maarten Paes Akhiri Musim Lebih Cepat, Tak Ada FIFA Matchday Jadi Salah Satu Alasannya
-
Dear Malaysia, Sudah Terima Saja Sanksi dari FIFA, Tak Usah Lagi Ajukan Banding ke CAS
-
Satu Per Satu Borok 7 Pemain Abal-abal Malaysia Terkuak! Imanol Machuca Terbukti Berbohong
-
FAM Bikin Karier Pemain Hancur! Rodrigo Holgado Terancam Diputus Kontrak Tanpa Dibayar
-
Begini Banget Nasib Timnas Indonesia, 5 Hari Lagi FIFA Matchday Belum Ada Lawan
Hobi
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
-
Kepala Pundak Kerja Lagi, Karya Sal Priadi Jadi OST Monster Pabrik Rambut
-
Kesabaran Mulai Habis, Fabio Quartararo Tak Temukan Titik Terang di Yamaha
Terkini
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Content Creator Semakin Menjamur, Sekadar Hobi atau Profesi Serius?
-
Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai
-
Diary Seorang Digital Slaves: Saat Notifikasi Lebih Mengatur Saya daripada Alarm
-
Eona: Ketika Punggawa Naga Terakhir Menentukan Nasib Sebuah Kekaisaran