Kegagalan timnas Indonesia senior lolos ke babak putaran final Piala Dunia 2026 memang masih cukup membekas bagi banyak pihak. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), timnas Indonesia gagal lolos ke babak putaran final Piala Dunia 2026 setelah gagal meraih kemenangan di babak ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kemarin.
Usai kegagalan tersebut, PSSI juga langsung memecat Patrick Kluivert dari jabatan pelatih kepala timnas Indonesia senior. Tak hanya itu, PSSI juga memberhentikan deretan staf kepelatihan timnas Indonesia baik di level senior, U-23 dan U-20 karena dianggap gagal dalam mengemban target di tahun 2025 ini.
Di sisi lain, ketua umum PSSI, Erick Thohir juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakarat Indonesia atas kegagalan timnas Indonesia menembus babak putaran final Piala Dunia 2026. Melansir dari akun instagram pribadinya, @erickthohir, PSSI akan melakukan evaluasi total dan kembali menyusun strategi guna lolos ke Piala Dunia 2030 mendatang.
“Kami memohon maaf dan akan melakukan evaluasi dan kembali menyusun strategi untuk meraih mimpi besar kita bersama. Termasuk untuk bisa menembus peringkat 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan tampil di putaran final Piala Dunia 2030,” ujar Erick Thohir.
Jika melihat dari pernyataan pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) tersebut, PSSI akan menargetkan beberapa pencapaian, yakni menembus peringkat ke-100 FIFA, ajang Piala Asia 2027 dan putaran final Piala Dunia 2030.
Tetunya target tersebut dianggap cukup realistis mengingat kondisi timnas Indonesia saat ini yang sedang dalam masa pembentukan dan evaluasi kembali. Terlebih lagi, masih ada sekitar 2-3 tahun lagi bagi PSSI untuk mempersiapkan timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2030 mendatang.
Target Lolos Piala Dunia 2030, Erick Thohir Sebut Mandat dari Presiden
Di sisi lain, Erick Thohir juga menyinggung nama presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam misinya lolos ke ajang Piala Dunia 2030. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto adalah figure yang memberikan kepercayaan baginya dan membuatnya yakin bahwa di tahun 2030 nanti Indonesia bisa berlaga di ajang Piala Dunia.
“Saya juga sampaikan kepada masyarakat secara terbuka, pemerintah. Jadi ya saya harus mohon maaf kepada semua yang percaya. Ketika pak Presiden saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience (tangguh), figur yang pantang menyerah, 'Ya coba lagi, pak Erick, harus coba lagi'. 'Wah jadi semangat lagi'. Kalah gak gagal gak mungkin kita menutupi diri. Saya senang Pak Presiden bilang 'Coba lagi, bikin lagi program yang lebih agresif,” imbuh Erick Thohir.
Timnas Indonesia pasca kegagalan lolos ke ajang Piala Dunia 2026 lalu memang hingga saat ini belum memiliki pelatih baru. Beberapa nama seperti Louis van Gaal, Frank De Boer, Jesus Casas, Timur Kapadze, Bojan Hodak hingga Shin Tae-yong diisukan menjadi pelatih baru timnas Indonesia. Namun, hingga saat ini PSSI belum menunjuk nama yang pasti paling tidak hingga bulan Mei 2026 mendatang.
Jika PSSI benar-benar serius melakukan evaluasi dan menargetkan timnas Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2030 mendatang, tentunya hal ini harus dimulai dengan menunjuk sosok pelatih yang memiliki kemampuan dan jam terbang yang mumpuni. Tak hanya itu saja, tentunya proses ini akan memerlukan langkah yang cukup panjang dan tak bisa dilakukan secara instan.
Kini, kita akan menunggu seperti apakah realisasi PSSI untuk memenuhi berbagai target tersebut kedepannya.
Baca Juga
-
Berpeluang Membela Timnas Indonesia, Luke Vickery Berikan Kode Positif?
-
Mengapa Pemain Lokal Enggan Abroad? Sorotan Mentalitas dari Eks Striker Naturalisasi Timnas
-
Nova Arianto Jadi Pelatih Sementara Timnas U-17, Siap Lahirkan Talenta Emas
-
Dirumorkan ke Liga Indonesia, Karier Ragnar Oratmangoen Diprediksi Menurun?
-
Timnas U-17 Lakoni Uji Coba Lawan Cina, Siapa Pantas Jadi Pelatih?
Artikel Terkait
-
Indra Sjafri Panggil 30 Pemain untuk TC Kedua Persiapan SEA Games 2025, Ada Mauro Zijlstra
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Pernah Tersandung Skandal di Meksiko
-
Sudah Gagal Masih Belum Kapok, Erick Thohir Umbar Janji Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
-
Media Vietnam Soroti Alasan PSSI yang Kesusahan Cari Pengganti Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Pemain Brighton: Kalau Bisa Memilih, Saya Mau Bela Timnas Indonesia
Hobi
-
BATC 2026: Comeback Gemilang Ester dan Tim Putri Indonesia Runner Up Grup X
-
Banyak Drama! 7 Fakta Unik di MotoGP Tes Sepang 2026
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Rekap Tes MotoGP Sepang 2026: Honda Bangkit, Aprilia Tanpa Jorge Martin
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
Terkini
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi
-
Novel Fantasi The Eternal Fool's Words of Wisdom Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Membaca Halte Alam Baka: Pelajaran Hidup Tanpa Beban Penyesalan
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya