Pemain belakang Timnas Indonesia asal Persija Jakarta, Rizky Ridho belakangan ini menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola nasional dan internasional.
Hal ini tentunya tak lepas dari keputusan FIFA yang menjadikan gol jarak jauh Ridho ke gawang Arema pada guliran Liga Indonesia pada bulan Maret lalu sebagai salah satu kandidat peraih FIFA Puskas Award tahun 2025 ini.
Sejatinya, lesakan jarak jauh yang seperti yang dilakukan oleh Ridho tersebut kerap kali dilakukan oleh pemain sepak bola. Namun, setidaknya ada dua hal yang membuat dentuman jarak jauh eks Persebaya Surabaya itu terbilang lebih istimewa ketimbang jaringan sejenis.
Penasaran? Mari kita ulas bersama!
1. Ridho adalah Seorang Center Back
Bagi seorang penyerang maupun pemain tengah, lesakan jarak jauh seperti itu tentunya merupakan sebuah hal yang wajar dan bisa saja terbilang biasa saja. Namun yang membuat gol ciptaan Ridho ini istimewa adalah, karena dirinya berposisi sebagai bek tengah!
Sebagai pemain bertahan, tentunya tendangan-tendangan yang dimiliki oleh Ridho tak memiliki presisi dan akurasi setinggi pemain tengah atau bahkan pemain depan.
Akan tetapi, lesakannya ke gawang Arema di bulan Maret lalu, penuh dengan perhitungan, presisi serta akurasi tinggi yang bisa menyamai atau bahkan melebihi yang dimiliki oleh pemain tengah maupun penyerang.
2. Persija Tengah Kekurangan Pemain
Hal kedua yang membuat lesakan Ridho menjadi istimewa adalah, karena dirinya mampu menciptakan gol ketika timnya tengah kalah jumlah pemain.
Laman match report transfermarkt menuliskan, pada pertandingan melawan Arema itu, Persija sudah harus bermain dengan 9 pemain semenjak menit ke-38 pasca Maciej Gajos dan Gustavo mendapatkan kartu merah di menit ke-22 dan 37.
Sehingga praktis, ketika gol Ridho ini terjadi, dirinya dan rekan setim yang tersisa tengah berfokus menjaga pertahanan. Istimewanya adalah, meskipun digempus habis-habisan oleh para pemain Arema, namun Ridho masih mampu berpikir luas dan menciptakan gol spektakuler yang kini menjadi kandidat penerima FIFA Puskas Award.
Jadi, jika dilihat-lihat pada analisis berbasis kondisi yang ada ketika Ridho mendentumkan lesakan jarak jauh itu, terlihat jelas bahwa gol jarak jauh milik Ridho ini terbilang lebih istimewa jika dibandingkan dengan lesakan-lesakan serupa dari para pemain lainnya ya!
Tentunya kita harapkan gol yang diciptakan oleh Ridho ke gawang Arema ini berhasil menjadi yang terbaik dan menyabet penghargaan FIFA Puskas Award tahun 2025 ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Perbandingan Statistik STY dan John Herdman di Pentas Piala Dunia, Siapa Lebih Unggul?
-
Meski Segera Diganti, Legacy STY Masih Terus Bertahan Setidaknya Hingga 2 Tahun Mendatang!
-
John Herdman dan Persimpangan di Timnas Indonesia: Pulang Cepat atau Tinggalkan Legacy?
-
Miliki CV Lebih Apik Ketimbang Kluivert, Saatnya Pendukung Garuda Optimis dengan John Herdman?
-
Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia dan Rasa Sungkan AFC yang Berimbas Setumpuk Hukuman
Artikel Terkait
-
Channel Live Timnas Indonesia vs Timnas Mali U-22 Selasa Malam di Leg 2 Laga Uji Coba
-
Kuasai Oxford United, Semoga Erick Thohir Tak Blunder Seperti di Inter Milan dan Timnas Indonesia
-
Setelah Adrian Wibowo, Muncul Pemain Keturunan di Amerika yang Tertarik Bela Timnas Indonesia
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Mali U-22 di Leg 2, Awas Dibantai Lagi
-
Soroti Rumor Jesus Casas ke Timnas Indonesia, Media Irak: Dia Bisa Sukses dengan Mudah
Hobi
-
Pindah Agensi, Mees Hilgers Bisa Akhiri Perang Dingin dengan FC Twente?
-
Ikut Seleksi Timnas U-20, Striker Keturunan Afrika Ungkap Hal Mengejutkan!
-
Ole Romeny Merinding, Akui Atmosfer SUGBK Lebih Panas dari Markas Feyenoord
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Pemain Timnas Indonesia di 2026: Habis Kontrak hingga Rumor Berkarier di Indonesia
Terkini
-
Teaser Trailer Balas Budi Resmi Dirilis, Misi Balas Dendam Penuh Tawa
-
Daemons of the Shadow Realm, Anime Baru dari Kreator FMA Rilis Trailer Baru
-
Bertemu Sosok Berbusana Merah di Malam Tahun Baru
-
CERPEN: Arloji Tua di Persimpangan Takdir
-
Film 5cm: Revolusi Hati Jadi Sekuel Resmi 5 cm Setelah 14 Tahun Penantian