Skandal naturalisasi yang melibatkan Induk Sepak Bola Malaysia, FAM sampai kini belum juga usai. Meskipun telah dilakukan investigasi mulai bulan September tahun lalu, namun sampai saat ini kasus tersebut belum juga tuntas.
FAM dan tujuh pemain naturalisasi yang menjadi pihak utama dalam kasus ini, terus melakukan perlawanan. Bahkan, mereka kini tengah berjuang di CAS untuk "mencari keadilan" versi mereka.
Bukan hanya terkait pertarungan antara FAM, AFC dan CAS, permasalahan ini juga semakin melebar dengan melibatkan pihak-pihak lain. Kali ini, kubu FAM dan AFC mulai menyenggol pihak-pihak yang melaporkan mereka beberapa waktu lalu.
Bukan hanya satu pihak, namun pernyataan-pernyataan yang mereka lontarkan juga mulai mengarah kepada sosok lain di luar lingkaran pertarungan mereka dengan CAS.
Seperti yang dilansir oleh laman Suara.com (16/2/2026), media-media di Malaysia mulai mengungkapkan bahwa Vietnam lah aktor utama yang melaporkan kasus skandal naturalisasi mereka kepada AFC dan FIFA yang kemudian berlarut ke CAS.
Bukan hanya menyasar Vietnam, media-media di Malaysia kini bahkan mulai menuding Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sebagai dalang dari aksi pelaporan tersebut.
Sebuah tudingan yang tentu saja seperti mengulang apa yang dilakukan oleh TMJ, bos dari Johor Darul Takzim yang menjadi junjungan mereka dalam dunia sepak bola.
Munculnya nama Erick Thohir yang mereka tuding sebagai dalang di balik aduan ke FIFA soal skandal 7 pemain naturalisasi ini seolah seperti kriminalisasi Indonesia jilid kedua.
Pasalnya, sebelumnya ketika awal-awal kasus ini mencuat, TMJ dan media-media di dalam negeri Malaysia menuliskan bahwa sosok yang melaporkan skandal tersebut adalah "sosok yang berada di New York", yang mana saat itu bersamaan dengan momen Presiden Prabowo Subianti berjumpa dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.
"Siapa yang ada di New York?", tulis TMJ kala itu dan membuat heboh khalayak di kawasan Asia Tenggara.
Namun, tak berapa lama kemudian, statemen kriminalisasi Indonesia jilid pertama itu pun ditarik seiring dengan tak terbuktinya tudingan yang dia lakukan. Hingga kemudian, muncul pemberitaan bahwa Vietnam lah yang melakukan laporan kepada FIFA.
Faktanya, kriminalisasi Indonesia oleh TMJ dan media Malaysia itu bukanlah satu-satunya mereka lakukan. Karena belakangan ini, kembali muncul tudingan bahwa Erick Thohir lah dalang utama yang melakukan pelaporan skandal mereka kepada FIFA.
Sebuah tudingan yang kembali harus menunggu waktu untuk membuktikan karena sampai saat ini hanya berupa desas-desus tak beralasan yang yang berkembang.
Lantas yang menarik untuk terus diikuti adalah, apakah upaya kriminalisasi Indonesia jilid kedua ini akan berhasil setelah jilid pertama lalu terbilang gagal dilakukan? Tentu kita tunggu guliran waktu untuk menjawabnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
Artikel Terkait
-
Jay Idzes Masih Jadi Kapten Timnas Indonesia Era John Herdman?
-
Terungkap Isi Diskusi Panjang Shayne Pattynama dengan John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
-
Nasib Tragis Rekan Baru Maarten Peas, Oleksandr Zinchenko Dipastikan Absen Sampai Akhir Musim
-
Lupakan Kegagalan Lalu, John Herdman Janjikan Kebahagiaan Untuk 280 Juta Rakyat Indonesia
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?