Kegagalan timnas Indonesia U-22 atau yang sebelumnya bernama timnas Indonesia U-23 yang tak bisa lolos ke babak semifinal ajang Sea Games 2025 memang menjadi sebuah antiklimaks bagi banyak pihak.
Melansir dari laman resmi PSSI, timnas Indonesia yang digadang-gadang sebagai calon kuat peraih medali emas. Selain itu, status juara bertahan pada edisi 2023 silam juga kian memperkuat prediksi banyak pihak mengenai peluang garuda muda kembali merengkuh gelar juara.
Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik 180 derajat. Skuad garuda harus takluk 0-1 dari Filipina di laga perdana grup C dan harus menang susah payah dari Myanmar dengan skor 3-1. Meskipun meraih poin tiga, timnas Indonesia U-22 tetap gagal lolos ke babak semifinal karena hanya berada di peringkat runner-up grup C maupun peringkat runner-up terbaik dalam kompetisi.
Kondisi ini juga kian memprihatinkan karena timnas Indonesia pertama kalinya tak lolos ke babak semifinal ajang Sea Games sejak terakhir kalinya pada edisi 2009 silam atau 16 tahun yang lalu. Lebih ironisnya lagi, status Indonesia yang merupakan juara bertahan pada edisi sebelumnya kian membuat banyak pihak merasa miris dengan nasib skuad asuhan Indra Sjafri tersebut.
Namun, ternyata tak hanya itu saja catatan buruk timnas Indonesia U-22 atau U-23 di tahun 2025 ini. Tercatat, sepanjang tahun 2025 ini skuad garuda U-23 meraih hasil yang buruk dan mengecewakan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, bisa dikatakan tahun ini adalah tahun terburuk bagi skuad garuda muda dalam lima tahun terakhir.
Dari Gagal Juara AFF Cup U-23 Hingga Hancur Di Sea Games, Performa Garuda Muda Disorot!
Sejak berganti kepelatihan dari Shin Tae-yong ke Gerald Vanenburg dan kemudian Indra Sjafri di tahun 2025 ini, performa timnas Indonesia U-23 seakan-akan mengalami penurunan drastis sepanjang tahun tersebut. Di ajang ASEAN U-23 Mandiri Championship 2025 atau dulunya bernama AFF Cup U-23, timnas Indonesia U-23 gagal meraih gelar juara.
Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, status tuan rumah yang dimiliki oleh skuad garuda U-23 di ajang AFF Cup U-23 2025 kemarin tak mampu dimaksimalkan. Bahkan, kala itu pelatih Gerald Vanenburg yang dipercaya menjadi juru taktik tak bisa membuat skuad garuda meraih gelar juara karena di partai puncak harus takluk dari Vietnam dengan skor tipis 0-1.
Nasib kian parah kemudian dialami oleh skuad garuda U-23 di babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Timnas Indonesia U-23 yang juga berstatus sebagai tuan rumah grup babak kualifikasi tak mampu berbuat banyak saat melakoni laga di babak kualifikasi dan harus gagal lolos ke babak putaran final.
Ironisnya lagi, kegagalan lolos ke babak putaran final Piala Asia U-23 2026 berbanding terbalik jika dibandingkan saat timnas Indonesia U-23 berlaga di ajang Piala Asia U-23 2024.
Saat itu, timnas Indonesia yang berstatus sebagai tim debutan mampu menunjukkan permainan luar biasa dan mampu menembus babak semifinal dan menduduki peringkat ke-4 dalam turnamen.
Terakhir, tentunya hasil buruk di ajang Sea Games 2025 kemarin seakan-akan melengkapi nestapa skuad garuda U-23 di tahun 2025 ini. Performa yang buruk dalam banyak turnamen dan ajang uji coba juga kian menunjukkan penurunan signifikan dari permainan timnas Indonesia di tahun ini.
Perbandingan performa di tahun 2025 ini tentunya sangat berbeda saat timnas Indonesia U-23 mampu meraih medali emas ajang Sea Games 2023 silam dan mampu menunjukkan performa gemilang di ajang Piala Asia U-23 2024 lalu. Menurtmu, apa yang jadi penyebab penurunan performa timnas Indonesia U-23 di sepanjang tahun 2025 ini?
Baca Juga
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
-
18 Gol! Lionel Messi Resmi Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Tunisia vs Belanda: De Oranje Incar Pesta Gol dan Puncak Grup F
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
Terkini
-
Mahasiswa Demo Atas Nama Rakyat: Tapi Rakyat yang Mana?
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Resmi, My Life With the Walter Boys Season 3 Siap Tayang pada Agustus 2026
-
Di Balik Kenaikan Tarif Visa Jepang: Ada Saringan Kelas yang Disembunyikan?
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?