M. Reza Sulaiman | zahir zahir
John Herdman. (pssi.org)
zahir zahir

Pelatih baru Timnas Indonesia, yakni John Herdman, resmi diperkenalkan ke publik usai ditunjuk melatih pada awal tahun 2026 ini. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), pelatih asal Inggris tersebut memang ditunjuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia usai dipecatnya Patrick Kluivert pada Oktober 2025 silam.

Ditunjuknya pelatih berusia 50 tahun tersebut tentunya tak lain dan tak bukan karena PSSI memiliki misi membawa Timnas Indonesia tampil di ajang Piala Dunia 2030 mendatang. Melansir dari laman transfermarkt.com, John Herdman pernah sukses membawa Timnas Kanada lolos ke ajang Piala Dunia 2022 silam setelah absen selama lebih dari 30 tahun.

Rekam jejak prestisius inilah yang membuat PSSI pada akhirnya menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Bahkan, dirinya tidak hanya menjadi pelatih Timnas Indonesia senior semata, tetapi juga pelatih Timnas Indonesia U-23.

Namun, sebelum mengusung misi lolos ke ajang Piala Dunia 2030, John Herdman akan diberi target oleh PSSI pada tahun 2026 ini. Salah satu target yang diberikan oleh PSSI kepada John Herdman adalah menjuarai ajang ASEAN Championship 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup.

Melansir dari akun Instagram @arsiptimnas, ketika ditanya mengenai target dan langkah yang akan dilakukannya menjelang ajang AFF Cup 2026 nanti, John Herdman menyebut akan menggunakan para pemain liga lokal di ajang tersebut. Hal ini dipilih oleh John Herdman mengingat ajang AFF Cup tidak masuk ke dalam kalender FIFA sehingga opsi pemanggilan pemain menjadi terbatas.

“Saya pikir turnamen [AFF] akan menjadi kesempatan bagus bagi saya untuk memahami kedalaman pool pemain yang dimiliki Indonesia, untuk memberi kesempatan bagi mereka yang tidak mendapatkannya pada bulan Maret di jendela FIFA atau pada bulan Juni. Kami tak pernah punya akses kepada Alphonso Davies atau Jonathan David (saat di Kanada). Dalam turnamen seperti ini, Anda harus menggunakan para pemain lokal dan memanfaatkan kedalaman skuad. Dan Anda akan belajar,” ujar John Herdman.

Lalu, dengan wacana yang dicanangkan oleh John Herdman mengenai ajang AFF Cup 2026 nanti, apakah Timnas Indonesia masih berpeluang juara?

Miliki Banyak Pemain Diaspora di Liga Lokal, Indonesia Masih Berpeluang Juara?

Rencana John Herdman yang akan menurunkan skuad dari liga lokal di ajang AFF Cup 2026 nanti tentunya menimbulkan banyak pertanyaan di benak para pencinta sepak bola nasional. Salah satunya adalah apakah Timnas Indonesia masih berpeluang meraih gelar juara di ajang tersebut?

Seperti yang diketahui, Indonesia sejauh ini masih belum mampu meraih gelar juara di ajang AFF Cup sejak pertama kali digelar pada tahun 1996 silam. Padahal, Indonesia sendiri dianggap sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara setiap kali gelaran tersebut dilaksanakan. Namun, prestasi terbaik Skuad Garuda hanyalah mampu meraih peringkat runner-up sebanyak enam kali.

Tentunya di ajang AFF Cup 2026 kali ini, PSSI akan menargetkan Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih John Herdman untuk meraih gelar juara. Namun, mengingat John Herdman menyebut hanya akan menurunkan skuad pemain liga lokal, apakah peluang Indonesia meraih gelar juara masih terbuka lebar?

Faktanya, di liga lokal Indonesia saat ini banyak pula para pemain diaspora atau naturalisasi yang berkarier di kancah Super League. Melansir dari laman ileague.id, beberapa nama seperti Jordi Amat, Rafael Struick, Jens Raven, Thom Haye, dan Eliano Reijnders merupakan nama-nama pemain diaspora yang berkarier di liga Indonesia.

Pengalaman mereka selama berkarier di liga Eropa tentunya tidak bisa diragukan dan bisa menjadikan peluang Indonesia meraih gelar AFF Cup terbuka lebar. Selain itu, ada beberapa pemain lokal semacam Egy Maulana Vikri, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, dan beberapa pemain lainnya yang juga cukup berpengalaman di level Timnas Indonesia.

Jadi, jika ditanya apakah Timnas Indonesia bisa meraih gelar juara di ajang AFF Cup 2026 kali ini, jawabannya tentu masih terbuka lebar. Kini, hanya tinggal bagaimana John Herdman meramu taktik yang nantinya bisa membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara di ajang tersebut.