Setelah menunggu beberapa waktu semenjak penunjukannya di tanggal 3 Januari 2026 lalu, John Herdman akhirnya diperkenalkan secara resmi oleh federasi ke khalayak.
Seperti yang diinformasikan oleh laman resmi federasi, eks pelatih Timnas Kanada tersebut diperkenalkan kepada publik di Jakarta pada Selasa (13/1/2026).
Dalam sambutannya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan bahwa kedatangan John Herdman ke tampuk kursi kepelatihan di Timnas sekaligus juga menandai babak baru dalam dinamika persepakbolaan nasional.
“Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru, ditangani pelatih seperti John Herdman,” ujar Erick Thohir dikutip dari malam PSSI.
Sementara di akun Intagram resminya @erickthohir (13/1/2026), eks Presiden Inter Milan tersebut menuliskan harapannya agar sang pelatih segera beradaptasi dengan iklim kerja terbarunya.
"Semoga cepat beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola Tanah Air, dan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia," tulis Erick.
Namun sayangnya, harapan yang dituliskan oleh Erick Thohir tersebut seolah bertolak belakang dengan keinginan para penggemar setia Timnas Indonesia.
Pasalnya, ketika federasi memutuskan untuk melepas Shin Tae-yong yang sudah berproses kurang lebih lima tahun bersama Pasukan Garuda, maka tak ada lagi kata "proses" yang bisa dijadikan tameng oleh federasi ataupun sosok-sosok yang berada di dalamnya untuk lepas tangan.
Dengan kata lain, melihat situasi saat ini di Timnas Indonesia, barisan suporter tak lagi bisa menerima "proses" dalam tim kebanggaan mereka itu.
Setidaknya ada dua alasan yang mendasari pemikiran itu. Yang pertama tentu saja karena seharusnya kini Indonesia sudah bisa memetik buah hasil proses yang dilakukan oleh STY jika sang pelatih tak diberhentikan di tengah jalan, dan yang kedua, karena Skuat Garuda kini dihuni oleh para pemain "siap pakai" yang mana memiliki kualitas memadai untuk bersaing di level benua sekalipun.
Berbeda dengan era Shin Tae-yong yang para pemain naturalisasinya masih berkutat di Grade B atau bahkan C, John Herdman kini dibekali dengan para pemain yang memiliki grade lebih baik.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Emil Audero Mulyadi, Kevin Diks tentu sudah tak bisa lagi disebut sebagai pemain kelas dua di persepakbolaan Asia. Kiprah mereka di kompetisi Eropa sudah cukup untuk membuktikan secara faktual bahwa mereka adalah amunisi kelas satu dan siap bersaing dengan pemain manapun dari seluruh kawasan Benua Kuning.
Belum lagi kabar terbaru yang menyebutkan bahwa John Herdman dan federasi juga mengincar nama-nama baru yang lebih berkualitas lagi di kancah persepakbolaan Benua Biru. Tentunya hal itu akan membuat kata "proses" seharusnya sudah tak lagi muncul di era kepelatihan Herdman ini bukan?
Jadi, berkaitan dengan hal itu, seharusnya sudah tak ada lagi kata "proses" di kepelatihan kali ini. Karena bagaimanapun, rentangan waktu untuk melakukan hal itu sudah terlalui dan komposisi pemain yang dimiliki eks pelatih Timnas Kanada tersebut sudah siap untuk bersaing dengan nama-nama besar di kancah persepakbolaan Asia.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
-
Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!
-
Gegara Persib Bandung, Indonesia Kini Berpeluang Punya 3 Wakil di Kompetisi Level Asia!
-
John Herdman dan Timnas Indonesia yang Terancam Minim Kreasi di Guliran FIFA Series 2026
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
Artikel Terkait
-
Pesan Jay Idzes hingga Kevin Diks untuk John Herdman di Timnas Indonesia
-
Ajakan Uji Coba Ditolak, Mengapa Indonesia Tak Ajak Bangladesh Bermain di FIFA Series?
-
Pemain Rp11,3 Miliar Ini Dipuji Setinggi Langit John Herdman, Disebut Layak Naik Level
-
Justin Hubner: Tekel Saya Normal di Inggris, Tapi Jadi Masalah di Eredivisie
-
John Herdman Resmi! Erick Thohir: Timnas Indonesia Masuki Era Baru
Hobi
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
-
Dipuji Tak Terbang, Marco Bezzecchi Fokus Tampil Maksimal Sejak Awal Musim
-
Italjet Dragster 459 Twin, Motor Skutik Premium Bergaya Sport Italia
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
Terkini
-
Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
-
Review Novel Satine: Realitas Pahit Menjadi Budak Korporat di Jakarta
-
Jangan Baca Pesan Terakhirku
-
Review Film Marty Supreme: Perjalanan Gelap Seorang Underdog yang Ambisius!
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun